Jurit Malam Penuh Jerit 2

Memetwit minggu ke-8 Catatan: Mohon maaf bila nama tokoh Rani berubah menjadi Rina di pertengahan cerita. Maklum, nulisnya buru-buru dan sedang diserang kantuk. :p
2
Pribadi P. | IG: @pipu @pipis
1. Udah baca Jurit Malam Penuh Jerit? Nah, #memetwit kali ini masih di tempat yg sama… beberapa saat kemudian. :D
Pribadi P. | IG: @pipu @pipis
2. Tersebutlah 4 pengurus OSIS ganteng: Iwan, Riko, Rani dan Jambu Monyet lagi bengong di Pos 3 abis denger suara ketawa cewek.
Pribadi P. | IG: @pipu @pipis
3. Kami bengong karena: 1. Di Pos 3 gak ada cewek lain selain Rani. 2. Rani kan cewek, kok tadi dibilang ganteng?
Pribadi P. | IG: @pipu @pipis
4. Suasana kembali mencekam. "Kalian denger suara ketawa tadi?" tanya gue memecah keheningan yang kemudian dijawab dengan anggukan.
Pribadi P. | IG: @pipu @pipis
5. "Kok perasaan gue jadi gak enak ya?" lanjut gue. Yang lain ngangguk. "Kalian juga ngerasa yg sama?" kembali dijawab anggukan.
Pribadi P. | IG: @pipu @pipis
6. "Gue ganteng banget yah?" Gak ada yg ngangguk. KAMPRET. "Jangan2 temennya cowok yg lo anterin barusan?" Riko mengambil kesimpulan.
Pribadi P. | IG: @pipu @pipis
7. "Udah, mudah2an bukan apa2," kata Riko. "Iya, kita kan masih harus jaga pos ini dan lo harus balik ke posisi lo!" kata Iwan dorong2 gue.
Pribadi P. | IG: @pipu @pipis
8. "Gue gak bisa di sini aja ya sama kalian?" "Nanti kalo ada yg nyasar gimana, lagian lo kan yg paling ganteng," Rani coba merayu.
Pribadi P. | IG: @pipu @pipis
9. "Gue ganteng juga setannya tetep nakutin kali!" gue pun balik sambil baca segala macam ayat biar gak ketemu cowok kurus itu.
Pribadi P. | IG: @pipu @pipis
10. Walkie-talkie bunyi, "Nyet, lo ke Pos 5 ya! Ada yg kesurupan!" "Bentar.. KENAPA GUE?" "Di Pos 5 cewek semua, si Riko juga ke sana."
Pribadi P. | IG: @pipu @pipis
11. Gue protes, "Kenapa gue dipanggil Nyet dan Riko tetep dipanggil Riko?" "SEKARANG BUKAN WAKTUNYA BUAT ITU!" "Ish, gak bisa dibecandain."
Pribadi P. | IG: @pipu @pipis
12. Mendekati Pos 5 gue denger jeritan.. suasana jd mencekam. Gue berdoa, saking paniknya sampe gak sadar yg gue ucapkan doa buka puasa.
Pribadi P. | IG: @pipu @pipis
13. Di sana anak2 berkumpul mengelilingi Dita, peserta yg kesurupan. Tampak Riko megangin Dita yg melotot dan mendengus kayak banteng.
Pribadi P. | IG: @pipu @pipis
14. Gue ikut megangin Dita yg meronta2. Tubuhnya basah keringat, badannya panas dan matanya… gue gak pernah liat mata seperti itu, SERAM
Pribadi P. | IG: @pipu @pipis
15. Salah satu teman baca ayat kursi, dan Dita tiba2 nyakar gue. "Sini gue aja yg baca ayat lo yg dicakar!" gue bilang ke temen gue itu.
Pribadi P. | IG: @pipu @pipis
16. Tiba2 Dita narik tangan gue. "Kamu! Kenapa bawa dia?" Gue melongo, "Gue? Bawa siapa?" "DIAAA!" Dita nunjuk ke belakang gue.
Pribadi P. | IG: @pipu @pipis
17. Serentak anak2 noleh ke arah yg ditunjuk. Gue kencing di celana. Pelan2 noleh ke belakang… gak ada orang!
Pribadi P. | IG: @pipu @pipis
18. "Ah, lo becanda Dit.. Dit? Dita?" Dita pingsan. Anak2 ngeliatin gue bertanya2 "Emang lo bawa siapa?" "Mana gue tau!" padahal gue tau.
Pribadi P. | IG: @pipu @pipis
19. Riko jawil gue, "Jangan2.." "Mending kita bawa Dita ke basecamp." Di sana Dita lgsg dirawat anak2 PMR dan ada yg turun gunung cari kyai.
Pribadi P. | IG: @pipu @pipis
20. "Pip, ke sini cepet!" Iwan manggil lewat walkie-talkie. "Tumben bukan manggil Jambu Monyet," batinku. "Ajak Riko juga ya, Nyet!" JANCUK!
Pribadi P. | IG: @pipu @pipis
21. Di Pos 3 kami tertegun. Si Rani gak ada! "Mana Rani?" "Gak ada di sini," jawab Iwan pengen gue kebiri. "Iya makanya gue nanya!"
Pribadi P. | IG: @pipu @pipis
22. "Tadi sih katanya mau pipis, tapi belum balik2," jelas Iwan. Kami mulai mencari di sekitar pos. Tapi gak nemu. "Di sini!" panggil Riko.
Pribadi P. | IG: @pipu @pipis
23. Dan pemandangan selanjutnya gak pernah gue lupain, si Rina duduk di bawah pohon mata melek tapi pandangan kosong.
Pribadi P. | IG: @pipu @pipis
24. "Rin.. sadar Rin," Iwan nyorotin senter ke Rina. Tiba-tiba Rina ngeliat ke gue. DHEG. Kok gue lagi? "I..iya, Rin?" gue berusaha tenang.
Pribadi P. | IG: @pipu @pipis
25. Rina berkata lirih, "Gue.." "Iya?" gue menajamkan telinga. "Tadi.." "Ya?" gue mulai deg2an. "Ngeliat.. cowok kurus yg lo maksud.."
Load Remaining (20)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.
Login and hide ads.