0
IAC / Koalisi AIDS @KoalisiAIDS
Met siang, udah makan siang belum? sambil makan, kita ulas sedikit yuk soal paten obat ARV #arvgenerik
IAC / Koalisi AIDS @KoalisiAIDS
Slm ini, teman2 ODHA konsumsi obat ARV u/ tekan jumlah HIV dlm tubuh. HIV rendah, tubuh sehat #arvgenerik
IAC / Koalisi AIDS @KoalisiAIDS
ARV yg dikonsumsi, terdiri dari banyak jenis. Krn terapi ini minimal menggunakan kombinasi 3 jenis ARV agar efektif #arvgenerik
IAC / Koalisi AIDS @KoalisiAIDS
ARV yang dikonsumsi ODHA ini, disubsidi 100% pemerintah, ODHA bs dapatkan ini gratis #arvgenerik
IAC / Koalisi AIDS @KoalisiAIDS
Subsidi ARV gratis ini selain jaga ODHA ttp sehat jg u/ beri pesan jika HIV tidak menakutkan. Ayo test HIV #arvgenerik
IAC / Koalisi AIDS @KoalisiAIDS
Dari sekian banyak jenis ARV yg dikonsumsi ODHA, ada yg sudah produksi lokal ada yg import. Semuanya generik #arvgenerik
IAC / Koalisi AIDS @KoalisiAIDS
Jika dalam bentuk obat patent, ARV ini sangat mahal dan tidak terjangkau. Mungkin sekitar 5-10 juta u/ setiap bulannya. #arvgenerik
IAC / Koalisi AIDS @KoalisiAIDS
dengan versi generik, hanya 10%nya saja dari harga patent. #arvgenerik
IAC / Koalisi AIDS @KoalisiAIDS
U/ dapat produksi obat generik, kita tidak boleh sembarangan. Krn obat patent dilindungi oleh ketentuan patent #arvgenerik
IAC / Koalisi AIDS @KoalisiAIDS
Ketentuan patent mengatur siapa yg blh produksi obat, brp harganya dan rantai distribusinya. Hasilnya? obat jadi mahal #arvgenerik
IAC / Koalisi AIDS @KoalisiAIDS
Ketentuan paten ini dikenal dgn TRIPS - Trade Related Intelectual Propery Rights. Hasil putaran Uruguay tahun '94 #arvgenerik
IAC / Koalisi AIDS @KoalisiAIDS
U/ TRIPS ini, nanti kita share lbh dalam ya. Termasuk dampak WTO, FTA dan TRIPS pada AIDS #arvgenerik
IAC / Koalisi AIDS @KoalisiAIDS
Karena obat patent dilindungi oleh TRIPS, maka harganya mahal. Yang bs akses terbatas #arvgenerik
IAC / Koalisi AIDS @KoalisiAIDS
Ketentuan ini sangat bertentangan dgn rasa kemanusiaan. Akhirnya pd tahun 2001, disepakati point Doha Declaration #arvgenerik
IAC / Koalisi AIDS @KoalisiAIDS
Point dlm deklarasi ini mungkinkan negara u/ kesampingkan patent obat jk obat tersebut diperlukan oleh rakyatnya #arvgenerik
IAC / Koalisi AIDS @KoalisiAIDS
Atau bahasa sederhanya, paten itu dirampas oleh negara demi rakyatnya. Harapannya? obat bs jadi murah dan terjangkau #arvgenerik
IAC / Koalisi AIDS @KoalisiAIDS
Perampasan paten itu sah menurut Deklarasi DOHA. Namanya Compulsory Licensing (CL). Ini mekanisme yg dipakai produksi #arvgenerik
IAC / Koalisi AIDS @KoalisiAIDS
Sejak deklarasi DOHA inilah, banyak negara berkembang yg mulai produksi ARV. Mis India dan brazil. #arvgenerik
IAC / Koalisi AIDS @KoalisiAIDS
Obat generik ini jauh lebih murah. Sehingga terjangkau bagi rakyat di negara berkembang seperti Indonesia #arvgenerik
IAC / Koalisi AIDS @KoalisiAIDS
Indonesia pun tidak mau kalah, Di tahun 2004, Presiden Indo keluarkan Perpres soal CL ini. Bagi 2 jenis ARV #arvgenerik
IAC / Koalisi AIDS @KoalisiAIDS
Ini langkah maju krn akhirnya Indo bisa produksi ARV generik dalam negeri. Yang buat PT Kimia Farma sbg BUMN #arvgenerik
IAC / Koalisi AIDS @KoalisiAIDS
Adanya produksi lokal, membuat rantai distribusi jadi pendek. satu yg pasti kita tidak tergantung produk LN #arvgenerik
IAC / Koalisi AIDS @KoalisiAIDS
Pada tahun 2007, CL ini ditambah dgn 1 jenis ARV lagi. Lamivudine, Nevirapine dan Efavirenz. #arvgenerik
IAC / Koalisi AIDS @KoalisiAIDS
Meskipun ada keanehan dlm produksi ARV generik ini. Kenapa? Harganya 7-10 kali lipat dr harga #arvgenerik produksi India
IAC / Koalisi AIDS @KoalisiAIDS
Untuk keanehan harga, itu bagiannya @KoalisiAIDS buat share. Rumit soalnya. Mimin suka pusing dengernya :) #arvgenerik
Load Remaining (16)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.