Chat Mesum @Portal_Kriminal
Banyak kali teori ekonomi tentang pelemahan nilai tukar rupiah thd dolar AS. Ampe bosen bacanya. Solusinya apa dong?
Chat Mesum @Portal_Kriminal
Jika rupiah terjun bebas sampai Rp 17.000 per 1 USD apa dampaknya thd ekonomi rakyat kecil. Wong tempe aja udah mahal dan kecil kayak piyik
Chat Mesum @Portal_Kriminal
Sekitar 64% dari total industri di Indonesia masih mengandalkan bahan baku, bahan penolong, barang modal impor utk dukung proses produksi
Chat Mesum @Portal_Kriminal
Karena itu dapat dipastikan mayoritas industri rentan terhadap fluktuasi kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.
Chat Mesum @Portal_Kriminal
Impor nih : permesinan, logam, otomotif, elektronik, kimia dasar, makanan, minuman, pakan ternak, tekstil, barang kimia, pulp dan kertas
Chat Mesum @Portal_Kriminal
Sekitar 64% industri itu mendominasi nilai produksi industri nasional sebesar 80% serta menyumbang 65% penyerapan tenaga kerja.
Chat Mesum @Portal_Kriminal
Berdasarkan data Kemenperin, neraca perdagangan enam dari sembilan industri itu ternyata defisit. Impor lebih besar dibandingkan ekspor.
Chat Mesum @Portal_Kriminal
Banyak sumber daya alam Indonesia baik di bidang agro maupun mineral diekspor mentah, kemudian diolah di negara lain jadi barang semi jadi
Chat Mesum @Portal_Kriminal
Dan gilenya lagi, dan diimpor ke Indonesia sebagai bahan baku atau bahan penolong.
Chat Mesum @Portal_Kriminal
Coba kalo bahan mentah wajib diolah di dalam negeri industri hilir kita bisa tumbuh dengan struktur yang kuat.
Chat Mesum @Portal_Kriminal
Ketergantungan akan bahan baku impor yg tinggi bikin industri nasional kita rentan terhadap gejolak kurs. Ini penyakit dari rezim ke rezim
Chat Mesum @Portal_Kriminal
Banyangin. Pakan ternak aja kita masih impor. Sektor industri ini terpukul akibat pelemahan kurs. 80% bahan baku masih bergantung pada impor
Chat Mesum @Portal_Kriminal
Jadi kalo kini kita babak belur akibat nilai tukar thd dolar, salahkan diri kita sendiri. Kenapa dari dulu kita selalu tergantung impor
Chat Mesum @Portal_Kriminal
September ini, bank sentral Amerika Serikat, Federal Reserve, akan menentukan tingkat suku bunga acuan untuk Dollar Amerika Serikat.
Chat Mesum @Portal_Kriminal
Petunjuk Federal Reserve, kebanyakan pelaku pasar berpendapat tingkat suku bunga USD naik dari 0% menjadi 0.25%.
Chat Mesum @Portal_Kriminal
Karena suku bunga adalah harga dari uang. Cara Federal Reserve untuk menaikkan harga uang adalah dengan menurunkan jumlah uang beredar :)
Chat Mesum @Portal_Kriminal
Ingat, ketika penawaran suatu barang turun, maka harga barang akan naik). Apa akibatnya? Kalau jumlah USD yang beredar turun,
Chat Mesum @Portal_Kriminal
Maka harga barang akan naik) Apa akibatnya kalau jumlah USD yg beredar turun, namun jumlah mata uang yg lain (mislnya Rupiah, Ringgit) tetap
Chat Mesum @Portal_Kriminal
maka nilai USD akan meningkat (lagi-lagi, kalau penawaran suatu barang turun, harga akan naik).
Chat Mesum @Portal_Kriminal
Orang lupa AS adalah perekonomian terbesar di dunia. 20% dari seluruh barang dan jasa di dunia diproduksi di Amerika Serikat, hehehe
Chat Mesum @Portal_Kriminal
Dan USD (Si Botak Gondrong) itu adalah mata uang de facto perdagangan internasional :)
Chat Mesum @Portal_Kriminal
Kalau Amerika Serikat, sang perekonomian terbesar, adalah konsumen terbesar dunia (sejak dahulu menjadi buyer of the last resort)
Chat Mesum @Portal_Kriminal
China kurang lebih adalah pabrik terbesar dunia. China membeli banyak barang mentah atau setengah jadi dari seluruh negara di dunia,
Chat Mesum @Portal_Kriminal
Kalo ekonomi China melambat, sehingga China mengurangi belanja barang mentah atau setengah jadi dari tiap negara, termasuk Indonesia.
Chat Mesum @Portal_Kriminal
Perlambatan ekonomi China tentu akan menurunkan ekspor dari tiap-tiap negara di dunia, termasuk Indonesia :)
Load Remaining (25)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.