2
Effendi @eae18
1 “Mengapa justru diambil tanggal 17, mengapa tidak sekarang saja, tanggal 16?" tanya Sukarni pada Soekarno. Soekarno pun menjawab.....
Effendi @eae18
2 Saya seorang yang percaya mistik. Saya tidak dapat menerangkan dengan pertimbangan akal, mengapa tanggal 17 lebih memberi harapan kepadaku
Effendi @eae18
3 Akan tetapi saya merasakan di dalam kalbuku, bahwa itu adalah saat yang baik. Angka 17 adalah angka suci. Pertama-tama kita sedang....
Effendi @eae18
4 ...kita sedang berada dalam bulan suci Ramadhan, waktu kita semua berpuasa, ini berarti saat yang paling suci bagi kita.....
Effendi @eae18
5 tanggal 17 besok hari Jumat. Jumat itu Jumat legi, Jumat yang berbahagia, Jumat suci. Alquran diturunkan tanggal 17, sembahayang 17 rakaat
Effendi @eae18
6 oleh karena itu kesucian angka 17, bukanlah buatan manusia," Jawab Soekarno pada Sukarni. Ucapan Bung Karno 'bukankan buatan manusia.....
Effendi @eae18
8 Mari kita tengok realitas diri ini. Ada 7 lubang di kepala dan ada 10 jari tangan kita. Total berjumlah 17. 17 rakaat dalam salat.....
Effendi @eae18
7 patut disimak dan dicermati dengan baik. Benarkah fenomena angka 17 bukan buatan manusia? Terus siapa yang membuat? Allah yang membuat
Effendi @eae18
9 apakah 7 lubang dan 10 jari faktor kebetulan atau desain Allah? Soal faktor kebetulan atau tidak, ada pendapat Cak Nur yang menarik...
Effendi @eae18
10 Sejarawan M.C. Ricklefs dalam buku Sejarah Indonesia Modern 1200-2008, beranggapan 17 Agustus dan 17 Ramadhan, itu faktor kebetulan...
Effendi @eae18
11. Cak Nur membantah anggapan MC Ricklefs ini. Cak Nur menulis dalam buku 30 Sajian Ruhani: Renungan di Bulan Ramadhan cukup jelas
Effendi @eae18
13 tapi sebenarnya ini merupakan rencana Tuhan (grand design Sang Khalik) secara sunatullah. Ini pembelaan Cak Nur soal kritikan MC Ricklefs
Effendi @eae18
12 Kata Cak Nur, bersatunya angka 17 Agustus dan 17 Ramadhan, itu terlihat bersifat kebetulan dalam kacamata manusia, tetapi sebenarnya....
Effendi @eae18
14 Tentu Quran tak dibuat oleh Nabi Muhammad. Allah yang berfirman. Dalam Quran surat ke 17 itu surat Al Israa, memperjalankan di malam hari
Effendi @eae18
15 Peristiwa Isra Mikraj jelas satu peristiwa ketika Nabi Muhammad menerima perintah salat lima waktu. Ada kisah lain awalnya 50 waktu....
Effendi @eae18
16 Benarkah atas usulan Nabi Musa, agar jumlah rakaat dikurangi jadi 5 waktu? Kalau merujuk pada surat ke-50 (surat Qaaf) berjumlah 45 ayat
Effendi @eae18
17 kalau mau utak-atik, 50 - 45 = 5. 5 waktu salat. Apakah ini faktor kebetulan. Hanya Allah yang tahu. Penjelasan ini amat panjang.....
Effendi @eae18
18 dalam Quran, kata sujud berjumlah 34 kata. Itu paralel dengan jumlah sujud dalam salat salat sebanyak 17 rakaat. Apakah ini kebetulan?
Effendi @eae18
19 Dalam Al-Quran, kata Shalawat ada lima kata. Jumlah ini selaras dengan lima waktu salat dalam sehari. Apakah ini faktor kebetulan?
Effendi @eae18
20 Kata shalat berikut turunan katanya, disertai kata qiyam berikut turunan katanya, dalam Quran ada 51. 17 rakaat wajib, 34 rakaat sunah
Effendi @eae18
21 Duh masih banyak keajaiban Alquran. Maka jika ada orang mengatakan kisah Quran itu dongeng meski orang itu dari pesantren, ya ngawur
Effendi @eae18
22 Keajabian Quran itu tak hanya soal angka 17. Dalam Ar Rahman ada kalimat yang diulang-ulang; fabi-ayyi aalaa-i rabbikumaa tukadzdzibaani
Effendi @eae18
23 Jumlah pengulangan ayat fabi-ayyi aalaa-i rabbikumaa tukadzdzibaani ada 31. Kata Ar Rahman itu berjumlah 6 huruf. Ayat terakhir 25 huruf
Effendi @eae18
24 jumlah huruf dalam ayat terakhir, ayat 78; tabaaraka ismu rabbika dzii aljalaali waal-ikraami ada 25 + alrrahmaanu ada 6 = 31. Kebetulan?
Effendi @eae18
25 kalau Anda masih tak percaya bahwa Quran itu BACAAN MULIA, mari kita lihat kalimat bismi allaahi alrrahmaani alrrahiimi
Load Remaining (15)

Comment

Login and hide ads.