Erie Sudewo @ErieSudewoID
Walau matahari mulai meninggi, kita bahas isu yang masih hangat soal #SeputarReshuffle kabinet kemarin siang | #CharacterBuilding
Erie Sudewo @ErieSudewoID
1. Isu lama ttg #SeputarReshuffle kabinet bikin sengkrang-sengkring. Yang resah bukan cuma yang mau diganti, keluarga, dan pendukungnya
Erie Sudewo @ErieSudewoID
2. Kepala negara sendiri juga resah. Mengapa harus terjadi pergantian. Performance menteri diharap baik ternyata malah sebaliknya
Erie Sudewo @ErieSudewoID
3. Jika kau tak suka hasil panen, lihat dulu bibitnya. Jika tak suka performarce organisasi, lihatlah saat rekrutnya | #SeputarReshuffle
Erie Sudewo @ErieSudewoID
4. Jika bibit baik tapi tanaman tetap kurus, nah yang pertama musti dilihat bagaimana sistem rekrutnya. Obyektif atau yaaah begicuuu deh ...
Erie Sudewo @ErieSudewoID
5. Menteri adalah orang-orang paling capable di antara orang-orang terhebat Indonesia. Prestasi mereka tak senormal masyarakat kebanyakan
Erie Sudewo @ErieSudewoID
6. Tentukan orang-orang terhebat duduk di kabinet dengan obyektif, ini perkara besar, pekerjaan berat, tak mudah dan tarik ulurnya kuat
Erie Sudewo @ErieSudewoID
7. Orang pandai ada yang textbook dan kontekstual. Yang textbook, kemampuan bicara, biasanya melampaui kemampuan kerja | #CharacterBuilding
Erie Sudewo @ErieSudewoID
8. Nah yg seperti ini biasanya gagap hadapi persoalan di luar. Dia pandai tapi masih sebatas dirinya, dalam kelas, dengan kunyah buku apapun
Erie Sudewo @ErieSudewoID
9. Saat jadi menteri, kepandaian saja tak cukup. Boleh dibilang kepandaian menteri tak perlu melebihi doktor dan para professor
Erie Sudewo @ErieSudewoID
10. Menteri itu pemimpin. Pemimpin tak perlu tahu semua hal. Pemimpin hanya mesti tahu persoalan mana yang paling menentukan ke depan
Erie Sudewo @ErieSudewoID
11. Karena textbook, banyak doktor dan professor abaikan sifat kepemimpinan. Padahal ketika punya, bakal lahir sarjana yang negarawan
Erie Sudewo @ErieSudewoID
12. Tanpa sifat kepemimpinan, doktor dan professor hanya pengajar. Hasilnya sarjana berorientasi diri sendiri, bukan untuk bangsa/negara
Erie Sudewo @ErieSudewoID
13. Mungkin di antara menteri ada yang pandai, tulisannya tersebar di media massa. Tapi gagap ketika harus bekerja, beri solusi untuk bangsa
Erie Sudewo @ErieSudewoID
14. Dengan leadership, doktor/professor jadilah pendidik. Bukan cuma pengajar. Hasilnya lahir sarjana negarawan, Naluri kebangsaannya kuat
Erie Sudewo @ErieSudewoID
15. Ketika jadi menteri, sarjana negarawan paham akan problem bangsanya. Tak kagok dan tahu apa yang musti dilakukan untuk majukan negerinya
Erie Sudewo @ErieSudewoID
16. Ketika menteri begini tak 'meledak', pasti tanahnya tak subur. Jika tanahnya subur tapi tetap panen tak memuaskan, boleh lihat pupuknya
Erie Sudewo @ErieSudewoID
17. Pupuk di pertanian terbukti banyak yang tak sehat. Kejar swasembada maka Revolusi Hijau dorong pupuk yang tak ramah lingkungan
Erie Sudewo @ErieSudewoID
18. Ibrahnya lingkungan kabinet kerja tak buat nyaman menteri. Fokus kerja terganggu oleh intrik-intrik politisi | #SeputarReshuffle
Erie Sudewo @ErieSudewoID
19. Apalagi ada dorongan politisi minta Rp 20 miliar buat dana dapil. Ibarat di sawah yg sama, kini ada buruh lain yg paksa diri tanam padi
Erie Sudewo @ErieSudewoID
20. Inilah pupuk yg mengganggu kerja. Jika dizinkan, bgmn awasi dana dapil itu. Kerja tak produktif, sia-sia, dan jadi sumber korupsi baru
Erie Sudewo @ErieSudewoID
21. Jika bibit, tanah, pupuk, dan lingkungan baik, tapi masih gagal panen, kini lihat siapa petaninya. Jangan-jangan masalah utama di petani
Erie Sudewo @ErieSudewoID
22. Perusahaan masalah, ganti BOD-nya. Departemen terseok-seok, ganti menterinya. Nah apakah cukup sampai di situ? #SeputarReshuffle
Erie Sudewo @ErieSudewoID
23. Jika kabinetnya kepayahan, siapa sesungguhnya yang jadi masalah utama? Ganti petani tak mudah. Karena dia pemilik lahan
Load Remaining (16)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.