1
Dr. IKU @aindraku
Siksaan paling tragis bagi pecinta jabatan adalah di saat jabatan itu lepas dari genggamannya secara tiba-tiba...
Dr. IKU @aindraku
Namun bagi pecinta-Nya, menjabat ataupun tidak, tetap semangat berkontribusi hadirkan kemaslahatan
Dr. IKU @aindraku
Jabatan bukanlah kemuliaan (tasyrif), tapi penugasan (taudzhif) yang akan dimintai pertanggungjawaban
Dr. IKU @aindraku
Jabatan bukan ukuran kemuliaan di sisi-Nya. Ia hanya jalur tol menuju syurga atau neraka
Dr. IKU @aindraku
Merugilah orang yang jabatan disimpan dalam hatinya. Saat lepas, maka hati pun sakit nan terluka
Dr. IKU @aindraku
Jabatan hanyalah sarana. Barang siapa yang menjadikannya sebagai tujuan utama, maka kemungkinan ia halalkan segala cara untuk meraihnya
Dr. IKU @aindraku
Jabatan memang menghasilkan position power. Namun, ia tidak permanen. Yg relatif permanen adalah personal power (kepribadian, kharisma, dll)
Dr. IKU @aindraku
Pemimpin sejati, berjabatan atau tidak pun masih tetap dihormati dan berpengaruh. Itulah personal power pemimpin pic.twitter.com/FQf2oo4ItK
Expand pic
Dr. IKU @aindraku
Sakitnya tuh di sini :'( RT @inisifani: Gimana ya rasanya? Udah menjilat ludah demi jabatan, eh sekarang jabatan itu pun lepas...

Comment

Login and hide ads.