2
Ferry Koto @ferrykoto
Saya coba share soal kewajiban @BPJSKesehatanRI dalam memberi manfaat kepada peserta. Banyak didaerah yg tdk sesuai Permen 28/2015
Ferry Koto @ferrykoto
Bahkan Dibanyak daerah banyak tenaga kesehatan, managemen RS bahkan memandang sebelah mata peserta @BPJSKesehatanRI yg berobat
Ferry Koto @ferrykoto
Midset tenaga kesehatan & managemen RS menganggap peserta @BPJSKesehatanRI itu orang "yang disantuni". Midset salah dan bahaya bagi peserta
Ferry Koto @ferrykoto
Saya juga sempat alami perlakuan yg tdk menyenangkan akibat midset tenaga kesehatan, managemen, dan pekerja di RS akibat midset salah tsb
Ferry Koto @ferrykoto
Mereka pandang sebelah mata, bahkan saat kita sampaikan sbuah keluhan, respon nya sinis etelah tahu kita peserta @BPJSKesehatanRI "ooo BPJS"
Ferry Koto @ferrykoto
Nampaknya didaerah kurang sosialisasi dan edukasi apa itu Jaminan Sosial Nasional dan kewajiban kepesertaan @BPJSKesehatanRI @rieke_diah
Ferry Koto @ferrykoto
Mereka tenaga RS dan Managemen dibanyak daerah tsb mungkin belum paham, bahkan seorang pejabat negarapun wajib ikut @BPJSKesehatanRI
Ferry Koto @ferrykoto
Kedepan semua wajib ikut @BPJSKesehatanRI demi terlaksananya UU JSN. Jadi peserta bukan orang yg "disantuni" shingga dipandang rendah
Ferry Koto @ferrykoto
Disisi sosialisasi dan edukasi tenaga keaehatan inilah diantara kurangnya @BPJSKesehatanRI berperan. Sehingga dipandang sebelah mata peserta
Ferry Koto @ferrykoto
A. Selain itu, saya temukan fakta, juga karena mengalami sendiri, RS tdk pahami bahwa yg jadi landasan JAMINAN MANFAAT @BPJSKesehatanRI itu.
Ferry Koto @ferrykoto
B. Adalah diperkecil sekecil mungkin bahkan hingga NOL, biaya yg ditanggung peserta saat klaim manfaat sebagai peserta @BPJSKesehatanRI ..
Ferry Koto @ferrykoto
C. Itulah semangat dr diadakannya BPJS. Biaya diambil alih tanggung jawabnya oleh @BPJSKesehatanRI & dananya dr gotong royong sluruh Rakyat
Ferry Koto @ferrykoto
RS mestinya punya midset melayani & bekerja maksimal menyembuhkan peserta BPJS tdk lagi memikirkan apakah peserta sanggup membayar nantinya
Ferry Koto @ferrykoto
Karena semua kewajiban pembayaran bagi peserta yg berobat tsb sdh ditanggung secara gotong royong dananya oleh seluruh rakyat/peserta
Ferry Koto @ferrykoto
BPJS lah yg jadi lembaga pengelola dana gotong royong tsb, dan mengambil alih tanggung jawab pasien, peserta BPJS, untuk membayar tagihan RS
Ferry Koto @ferrykoto
Sehingga dgn cara ini, diharapkan dokter, tenaga kesehatan dan RS fokus di penyembuhan pasien.
Ferry Koto @ferrykoto
Maaf terhenti tadi, ditelpon soal klaim biaya ke BPJS yg dikatakan o/ RS ada system paket jika pindah kelas. Ini ngarang lagi, tdk ada paket
Ferry Koto @ferrykoto
Hal2 sperti ini jg termasuk yg kurang sosialisasi dan edukasi dari @BPJSKesehatanRI pada peserta, apa yg jadi hak2nya agar bisa klaim ke RS
Ferry Koto @ferrykoto
Mari kita lihat permenkes 28/2014 tentang pedoman pelaksanaan program jaminan kesehatan nasional. Ini permenkes yg kurang sosialisasi juga
Ferry Koto @ferrykoto
Permenkes 28/2014 ini yg jadi acuan BPJS, pemerintah, pemberi layanan kesehatan, dan peserta BPJD. Banyak org tdk faham (sengaja?)
Ferry Koto @ferrykoto
Permenkes 28/2014 ini yg jadi acuan BPJS, pemerintah, pemberi layanan kesehatan, dan peserta BPJS. Banyak org tdk faham (sengaja?)
Ferry Koto @ferrykoto
a, Dipasal 2 ditegaskan layanan harus menganut prinsip komprehensif, cost efektif serta rasional. Ini jg mengingatkan pic.twitter.com/35mFJXcmNg
Expand pic
Ferry Koto @ferrykoto
b.agar tidak terjadi overtreatment yg timbulkan pembengakakan biaya yg harus ditanggung BPJS (banyak jg yg akhirnya dibebankan ke peserta)
Load Remaining (51)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.