ragilnugroho @ragilnugroho1
Gak usah provokasi>>Hasyim Muzadi: Pengurus PBNU Cacat Hukum via @inilahdotcom ini.la/2227736
ragilnugroho @ragilnugroho1
Kepentingan Jokowi terhadap NU apa? Begini ceritanya: tentu menyangkut 2017
ragilnugroho @ragilnugroho1
U kepentingan 2019, Jokowi belum tentu maju lewat PDIP. Ia masih mempersiapkan partai baru.
ragilnugroho @ragilnugroho1
Mengapa partai baru? Karena Jokowi tak mau seperti sekarang: terus menerus diteror oleh Mamaknya si Bejad. Dg partai sendiri lbh leluasanya
ragilnugroho @ragilnugroho1
Membangun partai baru tentu membutuhkan SDM yg besar, berangkat dr nol tentu sulit
ragilnugroho @ragilnugroho1
Maka jalan yg paling mudah adalah mendekati ormas2 besar. Tentu NU merupakan salah 1 ormas yg besar.
ragilnugroho @ragilnugroho1
Anggota NU menurut LSI ada 80 jt. Tentu membuat kekuatan politik manapun jd ngaceng dg massa sebesar itu
ragilnugroho @ragilnugroho1
Tentu Jokowi melihat besarnya massa NU itu u pendukung klu ia mendirikan partai baru.
ragilnugroho @ragilnugroho1
Nah, jokowi perlu orang yang kira2 bisa dikontrol di tubuh NU shg bl bkn baru bisa membantunya
ragilnugroho @ragilnugroho1
Maka dua hari sebelum muktamar NU, salah satu kandidat ketua NU diterima Jokowi. Silakan baca beritanya di koran tempe
ragilnugroho @ragilnugroho1
Tentu tak perlu analisa yg sulit kenapa kandidat ketua NU bertemu Jokowi. Tentu bkn u makan bakso kan.
ragilnugroho @ragilnugroho1
Nah, tak mengherankan kalau muktamar NU menjadi panas2 dibanding muktamar2 sebelumnya.
ragilnugroho @ragilnugroho1
Setelah era reformasi, pemerintah tak pernah ikut campur lg muktamar NU. Baru pada era Jokowi ini kebiasaan massa Orba dibangkitkan lg
ragilnugroho @ragilnugroho1
Tentu sj PKB yg sejarahnya didirikan o kyai2 NU gak mau klu basisnya dirayah oleh kepentingan Jokowi.
ragilnugroho @ragilnugroho1
Maka lumrah klu Cak Kardus cs berjuang keras agar rencana Jokowi tak berhasil. Ya caranya melumpuhkan calon yg di endos Jokowi
ragilnugroho @ragilnugroho1
Sayangnya calon yg diendos Jokowi ini semangat bertarungnya lemah. Beda dg Gus Dur waktu lawan Abu Hasan
ragilnugroho @ragilnugroho1
Tak mengherankan klu calon yg diendos Jokowi dg gampang dilumpuhkan.
ragilnugroho @ragilnugroho1
Isu2 bahwa si A syiah, dekat dng Jul dll yg diembuskan, yg diharapkan bs melumpuhkan calon kotra Jokowi, gak mempan
ragilnugroho @ragilnugroho1
Hasilnyapun sudah dpt kita lihat. Sejauh ini rencana Jokowi gagal. Tak berhasil mnptkn orang yg diendos
ragilnugroho @ragilnugroho1
Dan orang2 yg anti Jokowi pun kemarin terbawa tabuhan gendang jokowi dg mendukung si B, padahal itu jagonya Jokowi
ragilnugroho @ragilnugroho1
Jadi lihat konteks politiknya kenapa muktamar NU lbh ramai dibanding muktamar sebelumnya. Ada Gundul Pringis yg bermain
ragilnugroho @ragilnugroho1
Sekarang memang repot. Klu ditengah ekonomi yg terpuruk NU keras terhadap pemerintah, akan membuat puyeng
ragilnugroho @ragilnugroho1
Dulu Mbah Piye jg puyeng krn ketika Raja Sarungan memimpin, keras. Maka dimunculkan si Abu
ragilnugroho @ragilnugroho1
Kyai Balsem yg tau si A didukung C, si B didukung J, memilh jadi begawan saja.
Load Remaining (2)
Login and hide ads.