1
Login and hide ads.
d'c☕ffeeWay @selenach__
1. Mengapa 120 juta rakyat Indonesia hidup dalam kemiskinan (versi Bank Dunia)?
d'c☕ffeeWay @selenach__
2. Mengapa Hutang Luar Negeri Indonesia terus meningkat ? Sekarang udah berapa ??? Pasti nambah !!
d'c☕ffeeWay @selenach__
3. Mengapa Indonesia selalu bergantung pada Investor Asing dan jika tak ada Investor Asing datang maka pembangunan tidak berjalan?
d'c☕ffeeWay @selenach__
4. Jawaban dari semua pertanyaan di atas adalah karena Indonesia tidak punya cukup uang. Kenapa tidak punya cukup uang?
d'c☕ffeeWay @selenach__
5. Karena kekayaan alam Indonesia dikuras asing dan perekonomiannya dikuasai asing.
d'c☕ffeeWay @selenach__
6. Contohnya untuk tambang emas dan perak di Papua, Freeport dapat 99% sementara 230 juta rakyat Indonesia harus puas dgn 1% saja.
d'c☕ffeeWay @selenach__
7. Bagaimana Indonesia tidak miskin? Akibatnya, mayoritas rakyat Indonesia hidup dalam kemiskinan.
d'c☕ffeeWay @selenach__
8. Pemerintah hanya bisa memberi bantuan Rp 100 ribu/bulan untuk kurang dari 40 juta rakyat Indonesia.
d'c☕ffeeWay @selenach__
9. Itu pun BLT tidak bisa berjalan rutin setiap bulan. Pemerintah tidak bisa membiayai penuh pendidikan dan kesehatan
d'c☕ffeeWay @selenach__
10. sehingga mayoritas rakyat Indonesia meski tergolong miskin versi Bank Dunia harus membayar mahal untuk pendidikan dan kesehatan.
d'c☕ffeeWay @selenach__
11. Karena pemerintah tidak punya cukup uang, maka terpaksa harus berhutang dan menggantungkan pada datangnya Investor Asing.
d'c☕ffeeWay @selenach__
12. Jika tidak, pembangunan tidak akan jalan. Menurut penganut paham Ekonomi Neoliberalisme tanpa hutang tidak mungkin ada pembangunan.
d'c☕ffeeWay @selenach__
13. Padahal kalau hutang sudah membukit dan si peminjam sampai mendikte bangsa Indonesia untuk menyerahkan kekayaan alam dan
d'c☕ffeeWay @selenach__
14. menjual BUMN yang dimiliki serta menaikkan berbagai harga yang menyengsarakan rakyat, itu sudah tidak sehat lageee ..
d'c☕ffeeWay @selenach__
15. Hutang Indonesia yang sudah mencapai 68% dari GNP jelas sudah sangat besar, Jangan “Besar Pasak daripada Tiang!” *seharusnya
d'c☕ffeeWay @selenach__
16. Korupsi merajalela di negara kita karena gaji pejabat dan pegawai negeri di Indonesia sangat kecil.
d'c☕ffeeWay @selenach__
17. Gaji Presiden Indonesia +/- dari Rp 70 juta/bulan. Padahal gaji CEO Chevron (satu perusahaan migas asing yg beroperasi di Indonesia)
d'c☕ffeeWay @selenach__
18. mencapai US$ 7,8jt/th atau Rp 7,1M/bln Artinya dlm 30 tahun masa kerja, CEO perusahaan migas asing ini pendapatannya mencapai Rp 2,5 T
d'c☕ffeeWay @selenach__
19. Itu baru satu orang. Kalau lebih ? Darimana uang untuk menggaji mereka sebesar itu? Di antaranya ya dari minyak dan gas Endonesahh !!
d'c☕ffeeWay @selenach__
20. Coba kita bayangkan, jika Dirut perusahaan migas asing total gajinya mencapai Rp 2,5 trilyun,
d'c☕ffeeWay @selenach__
21. sementara Dirut BUMN hanya Rp 100 juta/bulan atau Rp 36 milyar, mana yang lebih banyak mengambil uang dari kekayaan alam Indonesia?
d'c☕ffeeWay @selenach__
22. Jadi jika ternyata yang diakui asing jumlahnya cuma 1/4, dan dari 1/4 itu Indonesia hanya diberi 1%
d'c☕ffeeWay @selenach__
23. Indonesia cuma dapat 0,25% dari hasil tambang emas, perak, dsb. Inilah sebabnya kenapa negeri Indonesia yang kaya dengan hasil alamnya
d'c☕ffeeWay @selenach__
24. ternyata mayoritas rakyatnya hidup miskin dan melarat. Kita bisa belajar dari Arab Saudi misalnya
Load Remaining (21)
Login and hide ads.