Toleransi dan Kekeluargaan di Tolikara

Kejadian Tolikara selama ini menjadi perhatian publik, oleh pihak tertentu malah makin dibuat runcing dengan provokasi terkait SARA, kultwit ini adalah fakta yang menyejukkan, jauh dari provokasi seperti yang banyak tersebar di medsos
National
Aghnia Adzkia @aghniaadzkia
1. Saya ke Tolikara pekan lalu dan wawancara beberapa orang soal insiden saat Salat Idul Fitri dan apa yg melatarbelakangi.
Aghnia Adzkia @aghniaadzkia
2. Alih-alih dpt jawaban yang memuaskan soal latar belakang insiden tsb, smp skg saya justru kebingungan kenapa insiden ini bisa terjadi.
Aghnia Adzkia @aghniaadzkia
3. Gimana ga bingung? Saya justru dapet cerita yang ngebuat berdecak kagum. Ya. Soal gimana toleransi umat Islam&Kristen di sana. #Tolikara
Aghnia Adzkia @aghniaadzkia
4. Saya tdk mau terjebak dr peristiwanya sj. Saya pgn lihat konteksnya. Saya juga tanya, gimana sih sejarah musala ini berdiri? #Tolikara
Aghnia Adzkia @aghniaadzkia
5. Fiktor Kogoya, putra daerah dari trah Yikwa dan Kogoya, salah satu suku terbesar di Tolikara, bercerita soal sejarah musala. #Tolikara
Aghnia Adzkia @aghniaadzkia
6. Cerita itu didapat Fiktor dari tete (kakek), nenek, orang tua, dan para sesepuh adatnya. #Tolikara
Aghnia Adzkia @aghniaadzkia
7. Fiktor cerita, musala itu dibangun di atas tanah ulayat milik keluarganya, masyarakat adat setempat. #Tolikara
Aghnia Adzkia @aghniaadzkia
8. "Kami yg punya tanah ulayat. Maka orangtua saya, tete (kakek) saya, kasih tempat ini (utk bangun musala)," begitu kata Fiktor. #Tolikara
Aghnia Adzkia @aghniaadzkia
9. Kenapa bisa seperti itu? Kenapa masy adat setempat dg murah hatinya kasih sebidang tanah ulayat ke umat muslim yg pendatang? #Tolikara
Aghnia Adzkia @aghniaadzkia
10. Well, jawaban Fiktor, "Teman-teman muslim datang ke sini kan mendidik kami. Mereka membuat kami ada perubahan hidup." #Tolikara
Aghnia Adzkia @aghniaadzkia
11. Amazed. Itu perasaan sy waktu dgr jwbn Fiktor. Mayoritas kaum pendatang beragama muslim yg transmigrasi era 80-an berprofesi sbg guru.
Aghnia Adzkia @aghniaadzkia
*sorry, beragama Islam maksud tweet sebelumnya*
Aghnia Adzkia @aghniaadzkia
12. Nah, sedikit flashback. Kaum muslim pendatang ini tersebar di sejumlah distrik, tak hanya Karubaga di Kabupaten #Tolikara, Papua.
Aghnia Adzkia @aghniaadzkia
13. Mereka datang dalam jumlah masif, ratusan. Para guru ini mengajar beragam hal di sekolah-sekolah di Papua. #Tolikara
Aghnia Adzkia @aghniaadzkia
14. Interaksi para guru, sesepuh adat, dan anak-anak di Papua tak bisa dihindarkan. Mereka pun jadi mengenal satu sama lain. #Tolikara
Aghnia Adzkia @aghniaadzkia
15. Suatu ktk, seorang guru bernama Zupri dr Jombang, Jawa Timur, tengah salat. Rupanya, Kepala Suku bernama Carel Yikwa melihat. #Tolikara
Aghnia Adzkia @aghniaadzkia
16. Terheran-heran dengan perilaku Zupri, Carel bertanya, "Pak Guru kenapa? Kau sakit badankah, kok badan ditekuk-tekuk begini?" #Tolikara
Aghnia Adzkia @aghniaadzkia
17. Guru menjawab, "Kami punya agama model sembahyangnya seperti ini." Rupanya saat itu Zupri sdg membungkukkan badan posisi rukuk&sujud.
Aghnia Adzkia @aghniaadzkia
18. Carel paham. Lama-kelamaan, Carel familiar dg cara umat Islam salat. Warga lokal lain pun jd tak asing dg gaya ibadah tsb. #Tolikara
Aghnia Adzkia @aghniaadzkia
19. Sebab keramahan Zupri dan merasa utang budi dg para guru muslim, Carel terpantik hatinya utk menghibahkan tanah ulayat. #Tolikara
Aghnia Adzkia @aghniaadzkia
20. Sejak thn 1988 musala itu berdiri sampai 16 Juli 2015, belum pernah ada kerusuhan yang menyebabkan terbakarnya musala itu. #Tolikara
Aghnia Adzkia @aghniaadzkia
21. Musala tsb dpt menampung hingga 100 orang. Saban pekan, umat Islam Tolikara menggunakannya utk salat Jumat bersama. #Tolikara
Aghnia Adzkia @aghniaadzkia
22. Musala itu jd satu-satunya tmpt ibadah muslim Tolikara slm hampir tiga dekade. Dua dekade pertama, musala msh cukup menampung #Tolikara
Aghnia Adzkia @aghniaadzkia
23. Tp sejak 2009, jamaah salat mulai tumpah-ruah. Makanya, saat salat Id thn 2015, jamaah membludak sampai halaman dpn musala. #Tolikara
Aghnia Adzkia @aghniaadzkia
24. Menurut pengakuan Ustaz Ali Mukhtar, salat Idul Fitri kemarin, hny menggunakan pengeras suara yg dpt terdengar sebatas jamaah #Tolikara
Load Remaining (28)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.