Hunter 99 @SangPemburu99
Nampaknya ada upaya sistematis dr pihak2 tertentu utk mengaburkan fakta dlm tragedi pembakaran masjid dan properti milik muslim di #Tolikara
Hunter 99 @SangPemburu99
1. Tragedi penyerangan thd umat Islam yg sdg shalat Ied di Karubaga, Tolikara telah memicu perang opini di media massa & media sosial.
Hunter 99 @SangPemburu99
2. Perang opini itu dipicu adanya upaya yg nampaknya sistematis untuk mengaburkan fakta dan substansi kejadian dalam insiden di Tolikara.
Hunter 99 @SangPemburu99
3. Upaya pengaburan fakta dlm tragedi penyerangan umat Islam di Tolikara 17 Juli 2015 tsb dilakukan dgn mengandalkan corong media2 tertentu.
Hunter 99 @SangPemburu99
4. Kita tentu sdh paham media2 mana saja yg digunakan utk mengaburkan fakta dan memelintir opini terkait tragedi shalat Ied di Tolikara.
Hunter 99 @SangPemburu99
5. Mereka adalah media2 yg selama ini memang dikenal kurang "friendly" terhadap pihak2 yg menyuarakan kepentingan umat Islam.
Hunter 99 @SangPemburu99
6. Media2 itu selama ini memiliki track record yg kurang bersahabat dgn tokoh, ormas, atau partai politik Islam.
Hunter 99 @SangPemburu99
7. Celakanya, media2 itu adalah media2 besar yg paling banyak dibaca dan dilihat orang serta selalu mendominasi pemberitaan di negeri ini.
Hunter 99 @SangPemburu99
8. Sebagian media2 itu memang dimiliki oleh pihak non muslim, sebagian lagi dimiliki para pemilik modal dg segala kepentingan pragmatisnya.
Hunter 99 @SangPemburu99
9. Berbagai cara dilakukan media2 itu utk mengaburkan fakta dan membentuk opini yg berbeda dgn substansi peristiwa yg terjadi di Tolikara.
Hunter 99 @SangPemburu99
10. Mati kita lihat contoh "modus" yg dilakukan sebagian media2 itu yg terindikasi melakukan pengaburan fakta & pembelokan opini. #Tolikara
Hunter 99 @SangPemburu99
11. Ini strategi "playing victims" yg dilakukan @tempodotco & islamtoleran.com utk mengaburkan fakta yg terjadi pic.twitter.com/rk6k5Zplid
Expand pic
Expand pic
Hunter 99 @SangPemburu99
12. Para penyerang yg merupakan para pemuda GIDI itu diposisikan media2 itu seolah2 sbg "korban" tragedi #Tolikara pic.twitter.com/MF9wdGhtPF
Expand pic
Expand pic
Hunter 99 @SangPemburu99
13. Padahal tertembaknya para penyerang itu hanyalah merupakan ekses dari tindakan anarkhis mereka melempari jamaah yg sedang shalat Ied.
Hunter 99 @SangPemburu99
14. Dan tertembaknya orang2 itu karena mereka tdk mengindahkan peringatan yg diberikan aparat (sesuai SOP). Tdk mgkn aparat menembak duluan.
Hunter 99 @SangPemburu99
15. Yg mestinya ditonjolkan media2 itu sbg korban insiden itu adalah mereka yg sedang shalat tiba2 dilempari batu oleh para pemuda GIDI.
Hunter 99 @SangPemburu99
16. Juga mereka2 umat Islam yg tiba2 jatuh miskin karena harta bendanya ludes terbakar shg hanya menyisakan baju yg melekat di badan.
Hunter 99 @SangPemburu99
17. Sehingga mereka ketakutan dan terpaksa mengungsi dg tanpa membawa apapun krn semua hartanya ludes dibakar para pemuda GIDI yg menyerang.
Hunter 99 @SangPemburu99
18. Usaha mereka mengumpulkan rezeki selama bertahun2 demi membangun kehidupan yg layak tiba2 dalam sekejap lenyap dibakar para penyerang.
Hunter 99 @SangPemburu99
19. Namun oleh @tempodotco & islamtoleran.com fakta2 itu dibalik sedemikian rupa. Justru pelaku intoleransi diposisikan sbg korban.
Hunter 99 @SangPemburu99
20. Sedangkan mereka warga muslim Tolikara yg jelas2 sbg sasaran kekerasan seakan2 diposisikan bukan sbg korban. pic.twitter.com/bWvbLelngZ
Expand pic
Expand pic
Hunter 99 @SangPemburu99
21. Sebanyak 153 muslim yg kehilangan 38 rumah & 63 kios yg jd sumber penghidupan mereka itulah korban sebenarnya dr anarkhisme pemuda2 GIDI
Hunter 99 @SangPemburu99
22. "Modus" berikutnya yg dilakukan media2 itu adalah seolah2 sbg "jubir" pihak GIDI tanpa mengutip informasi pembanding dari pihak korban.
Hunter 99 @SangPemburu99
23. Pembelaan diri pihak GIDI dan PGLII (organisasi yg menaungi GIDI) oleh media2 itu ditampilkan seolah2 sbg FAKTA tanpa info pembanding.
Hunter 99 @SangPemburu99
24. Sebagai pihak "tertuduh" dlm kasus #Tolikara ini sdh barang tentu GIDI akan membela diri sedemikian rupa agar namanya terselamatkan.
Load Remaining (58)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.