Surat Terbuka yg Dijawab Pengamat & Pembuat Film: Kenapa Film Indonesia "Kurang Greget"

tanggapan pertama oleh @emakbul, dan kultwit dibalik film yang masyarakat Indonesia tonton oleh @jokoanwar
movies jokoanwar film Indonesia suratterbuka
baru-baru ini ada penonton film Indonesia yang mengirimkan surat terbuka untuk para pembuat film di Indonesia.

cek linknya di bawah ini

URL LINIMASA Surat Terbuka untuk Pembuat Film Indonesia Dengan hormat, Sejak media sosial berkembang, terutama Twitter, sebagai penonton film kami senang sekali karena sekarang kami bisa berinteraksi dengan para pembuat film Indonesia. Mulai dari sutrad...
irham acho bahtiar @irhamachob
Apapun yg terjadi sineas tak boleh menyalahkan penonton krn penonton adalah raja, linimasa.com/2015/07/19/sur…
lalu, seorang editor/writer bernama @emakbul meluncurkan twitnya menanggapi surat terbuka tersebut.
Joko Anwar @jokoanwar
Ikuti timelime @emakbul tentang film dan penonton.
Hanung Bramantyo @Hanungbramantyo
Ketika surat terbuka dari 'Penonton' ditanggapi 'Penonton' ... Ikuti TL @emakbul CERDAS!!!
Erwin Amin Ismail @erwinarnada
Respons @emakbul atas surat terbuka ihwal penonton film lebih menyentil . Simak deh
baca selengkapnya....
makbul @emakbul
1. Sebuah surat terbuka baru saja dirilis untuk pembuat film. Pembuat film menyalahkan penonton. Menarik.
makbul @emakbul
2. Mari bahas surat terbuka itu. Ada beberapa hal imut dan lucu-lucu di situ. Penulisnya memposisikan diri sebagai penonton kebanyakan.
makbul @emakbul
3. Inilah konsekuensi dari fenomena surat terbuka, dimana isu personal gampang sekali didaku sebagai isu publik.
makbul @emakbul
4. Padahal penonton yang dimaksud oleh si penulis belum tentu adalah penonton kebanyakan. Itu mah bisa jadi dia aja.
makbul @emakbul
5. Yang luput dari surat itu: penonton bukanlah entitas yg seragam, demografi penonton selalu sama majemuknya dengan demografi rakyat.
makbul @emakbul
6. Penonton blok M square tidak sama demografinya dengan penonton di PS atau Buaran. Jadi, penonton mana yang dia maksud?
makbul @emakbul
7. Fenomena lain dari sebuah surat terbuka: baper in public tanpa riset tentang terms-terms yang digunakan.
makbul @emakbul
8. Saya rasa, ketika menggunakan kata "penonton," kita harus sm hati2nya dgn ketika menggunakan kata "rakyat." Ada kemajemukan di dalamnya.
makbul @emakbul
9. Di sisi lain, ada filmmaker yg menyalahkan penonton yg tidak paham filmnya. Kalau penonton tdk paham, itu pasti karena penontonnya bodoh
makbul @emakbul
10. Konon, filmnya itu untuk semua kalangan, mencerdaskan anak bangsa dan penuh teka-teki.
makbul @emakbul
11. Bagi saya, embel2 "untuk semua kalangan" mencerminkan attitude filmmaker yang menyeragamkan penonton dan tidak paham siapa penontonnya.
makbul @emakbul
12. Memahami selera penonton TIDAK SAMA dengan bikin film yg memenuhi selera semua orang, melainkan memahami siapa penonton anda.
makbul @emakbul
13. Bikin film yang disukai semua orang tentunya mustahil. Maka pahamilah siapa penonton anda, buatlah yg sesuai dengan preferensi mereka.
makbul @emakbul
14. Sebuah film eksperimental sekalipun dibuat untuk penonton. Syaratnya: pembuat film harus tahu siapa penontonnya.
makbul @emakbul
15. Bikin film lalu dilempar saja ke publik & menyalahkan publik ketika mrk tak paham, bagi sy adalah filmmaking yg tidak bertanggungjawab.
makbul @emakbul
16. Jadi, penonton bukanlah entitas steril dan seragam. Ada tingkat kedetilan tertentu yang mesti diriset sebelum sebuah film dirilis.
Load Remaining (49)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.
Login and hide ads.