By @PartaiSocmed : KASUS TOLIKARA, TERAPI KAUSAL ATAU SIMPTOMATIS?

kasus Tolikara menurut opini PartaiSocmed
#99 @PartaiSocmed

Tweeps.. Sebentar lagi kami akan kultwit 'opini' kami tentang Kasus Tolikara

19/07/2015 13:41:46 WIB
#99 @PartaiSocmed

KASUS TOLIKARA, TERAPI KAUSAL ATAU SIMPTOMATIS ?? pic.twitter.com/KT3soSfLDH

19/07/2015 13:52:57 WIB
Expand pic
#99 @PartaiSocmed

Banyak sudah komentar perihal kasus Tolikara ini. Mulai dari wakil presiden, aparat, presiden GIDI, Komnas HAM, dll

19/07/2015 13:54:57 WIB
#99 @PartaiSocmed

Namun semua komentar mereka lebih banyak bicara tentang gejala dibanding penyakit. Penyakit yg harusnya disembuhkan justru tidak disinggung.

19/07/2015 13:57:06 WIB
Pourquoi @JohnySibuea

@PartaiSocmed @MartinLS2 Ibaratnya dokter diagnostik flu hanya dari bersin dan batuk. Pasien sesungguhnya alergi dingin sbgi sumber flunya.

19/07/2015 15:42:50 WIB
Edward Aditjondro @edward207960

@PartaiSocmed |Juist, para komentator di NKRI pun lbh bnyk dan jago memberikan "resep", bukan "obat" mujarab thd penyakit yg sdh kronis!

19/07/2015 16:05:05 WIB
#99 @PartaiSocmed

Dalam dunia medis kita mengenal pengobatan atau terapi KAUSAL dan pengobatan SIMPTOMATIS

19/07/2015 13:58:14 WIB
#99 @PartaiSocmed

Terapi Kausal adlh pengobatan dgn cara meniadakan atau memusnahkan penyebab penyakitnya, misalnya sulfonamid, antibiotika, obat malaria, dll

19/07/2015 13:59:18 WIB
#99 @PartaiSocmed

Terapi Simptomatis adlh pengobatan utk menghilangkan atau meringankan gejala penyakit, sedangkan penyebab yg lebih mendalam tdk dipengaruhi

19/07/2015 14:00:41 WIB
#99 @PartaiSocmed

Contoh obat Simptomatis adalah pemberian analgetik pada reumatik atau sakit kepala, obat untuk meredakan gejala flue, dll

19/07/2015 14:01:59 WIB
#99 @PartaiSocmed

Dari pemahaman tersebut marilah kita menengok komentar pihak2 terkait tentang kasus Tolikara ini.

19/07/2015 14:03:37 WIB
#99 @PartaiSocmed

Apakah mereka bicara tentang gejala atau penyakitnya? Lalu solusi yg ditempuh kira2 akan mengobati penyakitnya atau cuma meredakan gejala?

19/07/2015 14:04:56 WIB
#99 @PartaiSocmed

Mari kita mulai dari komentar wakil presiden kita yg menyalahkan speaker pic.twitter.com/WKfk1FpoJe

19/07/2015 14:06:45 WIB
Expand pic
#99 @PartaiSocmed

Meskipun komentar konyol itu diralat sendiri oleh yg bersangkutan pic.twitter.com/pQ7Y9J8ST5

19/07/2015 14:08:42 WIB
Expand pic
#99 @PartaiSocmed

Komentar menyalahkan speaker adalah cara berpikir pengobatan simptomatis. Sebab penyakit sesungguhnya bukan di speaker

19/07/2015 14:12:35 WIB
#99 @PartaiSocmed

Harus diingat bahwa sebelum terjadinya kerusuhan sudah beredar surat larangan (bukan himbauan) yg sifatnya sangat intoleran

19/07/2015 14:14:49 WIB
Maz_El @smile_mamas

@PartaiSocmed yup masak hari raya Idul Fitri digeser ke hari lain....

19/07/2015 14:16:01 WIB
#99 @PartaiSocmed

Ingat, surat larangan tersebut nyata adanya dan sudah diakui semua pihak. Tak ada gunanya membantah perihal surat ini!

19/07/2015 14:16:39 WIB
#99 @PartaiSocmed

Mari kita tinggalkan pak tua. Sekarang kita bahas komentar Luhut yg tak kalah konyolnya pic.twitter.com/FXI1dGjOgq

19/07/2015 14:18:58 WIB
Expand pic
#99 @PartaiSocmed

Komentar Luhut ini juga seperti komentar dokter yg hanya mampu mengobati gejala, bukan penyakitnya

19/07/2015 14:20:45 WIB
#99 @PartaiSocmed

Logika Luhut mirip begini: "Orang itu mati bukan karena sengaja mau dibunuh, dia cuma didorong ke jalan yg kebetulan ramai"

19/07/2015 14:22:33 WIB
#99 @PartaiSocmed

Seolah2 massa datang hanya untuk memprotes kios, bukan ibadah yg sedang dilakukan oleh agama lain

19/07/2015 14:24:10 WIB
Johan (Gus Joh) @joh_gus

@PartaiSocmed isi surat edaran itu juga melarang JILBAB... artinya ini memang sistematis dlm menekan muslim pic.twitter.com/U9HFgfVjTd

19/07/2015 14:44:43 WIB
Expand pic
#99 @PartaiSocmed

Luhut lupa atau pura2 tidak tahu bahwa sebelum peristiwa tersebut sudah beredar surat intoleran spt ini pic.twitter.com/pHri05274Z

19/07/2015 14:26:01 WIB
Expand pic
Load Remaining (75)

Comment

No comments yet. Write yours!