1
Irene @Irenvien
Dalam kita Futuhatul Makiyyah, karya Ibnu 'Arabi dikisahkan tentang ibadah orang yang khusyuk ...salah satunya kisah seorang pemuda belia
Irene @Irenvien
Pemuda itu sedang belajar tawasuf kepada gurunya. Pada suatu pagi sang pemuda menemui gurunya dan berkata "Semalam aku khatamkan Alquran"
Irene @Irenvien
"bagaimana kau khatamkan al quran itu?" Tanya gurunya ...si pemuda menjawab "aku mengkhatamkan al quran dalam shalat malamku tadi malam"
Irene @Irenvien
"Bagus. Nanti malam, saat shalat malam cobalah baca al quran dan seakan2 aku berada di hadapanmu dan mendengar bacaanmu" saran sang guru
Irene @Irenvien
Keesokan pagi. Si pemuda menemui gurunya .. Mukanya msh pucat krn blm tidur. "Ya Guru, aku tdk malam tak sanggup baca quran lbh setengahnya"
Irene @Irenvien
Gurunya menjawab "kalau bgtu nanti malam, coba kau baca al quran dan hadirkan para sahabat Rasulullah di hadapanmu"
Irene @Irenvien
Keesokan paginya, si pemuda kembali menemui gurunya dan mengeluh.."Aku tak sanggup menyelesaikan sepertiga dari al quran yg kubaca ya guru"
Irene @Irenvien
"Kalau bgtu coba kau nanti malam shalat dan baca al quran seolah2 Rasulullah sendiri yg hadir di depanmu dan mendengar bacaanmu"
Irene @Irenvien
Kembali keesokan harinya si pemuda menemui gurunya dan berkata "aku tak mampu selesaikan al quran meski hanya 1 juz wahai guru"
Irene @Irenvien
Sang Guru tak berhenti mencoba si pemuda muridnya itu "nanti malam kau shalat malam dan baca alquran, hadirkan jibril di depanmu"
Irene @Irenvien
Ternyata pemuda itu juga tak sanggup menyelesaikan baca quran lebih dari 1 juzz. Lalu sang guru bertanya "apakah kau mengerti apa maksudku?"
Irene @Irenvien
"Apakah kau muridku tahu, siapa sesungguhnya yang hadir dan mendengar jika kau shalat dan membaca al quran? Dia lah Allah SWT"
Irene @Irenvien
"Cobalah kau shalat malam nanti dan baca al quran. Hadirkan Allah SWT di depanmu, mendengar hambaNYA membaca kalamNya" ujar sang guru
Irene @Irenvien
Keesokan harinya, si pemuda tak muncul menemui gurunya. Sehari dua hari pun berlalu. Sang pemuda tak kelihatan. Guru mendatangi pondoknya
Irene @Irenvien
Ternyata pemuda itu jatuh sakit. "Apa yg terjadi? Kenapa engkau mendadak sakit wahai muridku?" Tanya sang guru
Irene @Irenvien
"Maafkan daku muridmu ini guru. Dua malam lalu aku bahkan tak sanggup menyelesaikan bacaan al fatihah dalam shalatku"
Irene @Irenvien
"Aku tak mampu menyelesaikan meski hanya al fatihah. Ketika hendak kuucapkan 'iyyaka na'bu waiyyaka nastain' lidahku kelu. Tak sanggup"
Irene @Irenvien
"Lidahku kelu. Suaraku tercekat. Karena aku tahu saat membaca ayat itu hatiku tengah berdusta. Aku tak sanggup guru"
Irene @Irenvien
"Mulutku berucap 'hanya kepadaMu aku menyembah dan hanya padaMu aku mohon pertolongan. Tapi batinku tahu bhw aku berucap bohong"
Irene @Irenvien
"Hatiku tahu bhw aku serong memperhatikan selain Allah. Hatiku tahu aku sering berharap pertolongan selain dari Allah ...mulutku berdusta"
Irene @Irenvien
"Karena itu aku tak mampu selesaikan bacaan al fatihah sampai terbit fajar. Aku tak mampu selesaikan bacaan iyyakanakbuduwaiyyakanastain"
Irene @Irenvien
"Aku malu wahai guruku. Betapa aku telah menjadi manusia pendusta dan munafik selama ini. Lalu aku pun jatuh sakit. Maafkan aku wahai guru"
Irene @Irenvien
Sang Guru tersenyum ..."Sesungguhnya engkau telah mendapat pelajaran sangat berharga ttg bgmn khusyuk dlm beribadah terutama ketika shalat"
Irene @Irenvien
"Segeralah bertobat dan mohon ampun kepada Allah Yang Maha Pengampun. Niscaya kau akan sembuh segera dan lebih bertaqwa"

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.
Login and hide ads.