Strategi + Bisnis @Strategi_Bisnis
Iuran BPJS Ketenagakerjaan ini sekitar 10% dari gaji, yg 7% ditanggung perusahaan, 3% ditanggung karyawan.
Strategi + Bisnis @Strategi_Bisnis
Manfaat BPJS Ketenagakerjaan (Naker) adlh untk jaminan hari tua, pensiun, dan kecelakaan kerja.
Strategi + Bisnis @Strategi_Bisnis
Iuran 7% yg ditanggung perushaan itu cukup berat juga. Kalau gaji karyawannya 10 juta, pershaan wajib setor iuran BPJS Naker 700 ribu.
Strategi + Bisnis @Strategi_Bisnis
Untk BPJS Kesehatan, perusahaan jg wajib setor iuran 4% dari gaji. 1% ditanggung karywan sendiri.
Strategi + Bisnis @Strategi_Bisnis
Kalau gaji karyawannya 10 juta, maka perushaan wajib setor iuran BPJS Kesehatan 400 ribu (4%).
Strategi + Bisnis @Strategi_Bisnis
Artinya untk iuran BPJS Naker dan BPJS Kesehatan, perushaan wajib setor total Rp 1.1 juta jika karywannya bergaji 10 juta.
Strategi + Bisnis @Strategi_Bisnis
Belum pajaknya. Jika karyawannya bergaji 10 juta, perushaan wajib bayar PPH sekitar Rp 2,5 juta.
Strategi + Bisnis @Strategi_Bisnis
Artinya jika ada karywannya yg bergaji 10 juta, perushaan wajib bayar ekstra macam2 tadi total Rp 3.6 juta (iuran bpjs + pajak). 36%nya!
Strategi + Bisnis @Strategi_Bisnis
Ekstra 36% itu sering disebut sbg "hidden salary". Bnyak kryawan yg nggak sadar kalau cost yg dikeluarkan pershaan jauh lebih tinggi.
Strategi + Bisnis @Strategi_Bisnis
Extra 36% itu yg disebut sbg high employee cost. Ini yg acap bikin pusing pengusaha. Iuran macam2 plus pajak. Daya saing agak goyah.
Strategi + Bisnis @Strategi_Bisnis
Nah skrng banyak yg protes kenapa iuran BPJS Naker baru bisa diambil setelah usia 56 thn. Ya iyalah, namanya saja JHT jaminan hari tua.
Strategi + Bisnis @Strategi_Bisnis
Komponen terbesar BPJS Naker adlh untk Jaminan Hari Tua (JHT). Wajar banget kalau hanya bisa diambil setelah tua, yakni usia 56 thn.
Strategi + Bisnis @Strategi_Bisnis
Cuma itulah. Bnyk orang yg suka terburu2. Ndak mikir jangka panjang. Setelah resign mau langsung diambil. Tipikal no long term plan.
Strategi + Bisnis @Strategi_Bisnis
Tp pernah ada survey, orang indonesia kebnaykan cenderung mikir jangka pendek. Jarang mikir jangka panjang. Wajar pd protes ke BPJS naker.
Strategi + Bisnis @Strategi_Bisnis
Urip kuwi sing sabar yo le. Ora usah grusa grusu. Think long term. Not short term.
Strategi + Bisnis @Strategi_Bisnis
Dana iuran anda di BPJS Naker memang baru bisa diambil setelah usia 56 JUSTRU untk kebaikan masa depan dan hari tua anda.
Strategi + Bisnis @Strategi_Bisnis
Jangan lupa, selama belum diambil uang tidak hilang. BAHKAN terus bertambah krn di reinvestasikan oleh pengelola BPJS Naker.
Strategi + Bisnis @Strategi_Bisnis
Dana iuran itu dikelola dg prinsip prudent (hati2), dan memberikan imbalan 10% per tahun (angka yg reasonable dan safe).
Strategi + Bisnis @Strategi_Bisnis
Kelak ketika usia 56 thn, dana iuran anda (ingat anda cuma setor 3%, perushaanmu 7%) sdh pasti akan membesar, bisa ratusan juta/miliaran.
Strategi + Bisnis @Strategi_Bisnis
Karena itu petisi yg menggugat kebijakan pembatasan usia 56 untk ambil dana BPJS, itu aneh. Pola pikir khas short term.
Strategi + Bisnis @Strategi_Bisnis
Tapi mendidik publik untk berpikir jangka panjang itu tidak mudah. Banyak orang lbh senang berpikir jangka pendek. Berpikir instan.
Strategi + Bisnis @Strategi_Bisnis
Itulah knp survei dari OJK jg pernah menyebut lebih dari 90% pegawai indonesia tdk siap menghadapi masa pensiun, financially.
Strategi + Bisnis @Strategi_Bisnis
Btw, kalau kantormu tertib, bayar iuran BPJS 7%/bulan + anda setor 3%/bulan, lalu diinvestasikan scara profesional, anda akan kaya saat tua.

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.
Login and hide ads.