Ferry Koto @ferrykoto
Bukannya prof jg mengajarkan semua tdk harus didapat dibangku sekolah? justru lapangan penting ? twitter.com/Rhenald_Kasali…
Ferry Koto @ferrykoto
Seingat sy, saking yakinnya lapangan lebih penting, Prof punya program, Mahasiswa Prof harus pernah ke LN/berpasspor twitter.com/Rhenald_Kasali…
Ferry Koto @ferrykoto
Mungkin maksud Prof, "Belajar dulu", bukan "sekolah dulu". dua hal berbeda. Monggo Prof sy siap menerima pengetahun twitter.com/Rhenald_Kasali…
Ferry Koto @ferrykoto
Apa analisa prof soal ekonomi global, khususnya US dan dampaknya bagi ekonomi Indonesia. jg terkait pelemahan Rp twitter.com/Rhenald_Kasali…
Ferry Koto @ferrykoto
Siap Prof , nampaknya yg beda dgn prof=kurang sekolah. Samuel securitas jg "khawatir", Risk emerging market naik twitter.com/Rhenald_Kasali…
Ferry Koto @ferrykoto
Alasannya pribadi :) mungkin terkait nurani, dan ketidak selarasan profesionalitas dgn tujuan/program2 perusahaan twitter.com/bangajee/statu…
Ferry Koto @ferrykoto
Sy ingin twit soal beda pandang sy dgn analisan Prof Rhenald soal kondisi ekonomi Indonesia dan korelasi pembangunan Infrastruktur @jokowi
Ferry Koto @ferrykoto
Ada yg tdk cermat Prof Rhenald dalam analisanya, entah sengaja mengabaikan data2 yg jelas terpampang atau memang tidak mengetahui
Ferry Koto @ferrykoto
Dalam ekonomi yg memburuk, apalagi US$ yg terjerembab, ditambah kita negara yg impornya jauh lebih tinggi dari ekspor, ini mengkhawatirkan
Ferry Koto @ferrykoto
Hal yg mudah dipahami dlm perdagangan antar negara, pelemahan mata uang suatu negara akan menguntungkan jika "produktif" dan expor tinggi
Ferry Koto @ferrykoto
Penguatan mata uang justru dikhawatirkan o/ negara Produktif yg exportnya tinggi dr impor, karena beresiko produknya tdk kompetitif dipasar
Ferry Koto @ferrykoto
Jadi jangan dikira pelemahan suatu mata uang selalu akan merugikan, bahkan negara besar sperti AS & Jepang pernah terapkan u/ pacu ekspor
Ferry Koto @ferrykoto
China paling jago urusan kontrol dan "melemahkan" Yuan, karena mereka negara manufature yg merajai produk2 didunia, export mereka tinggi
Ferry Koto @ferrykoto
Nach dimana posisi Indonesia saat ini? Dlm twitnya implist Prof Rhenald akui kita negara dg kebiasaan impor yg tinggi. Jelas mengkhawatirkan
Ferry Koto @ferrykoto
Import tinggi bukan saja barang2 manufactur juga bahan pokok/makanan (tempe dicontoh Prof). Jadi mengherankan beliau tdk khawatir Rp anjlok
Ferry Koto @ferrykoto
Sudahlah rupiah anjlok, melemah tinggi, ech kita negara konsumtif pulak, defisit neraca perdagangan, impor tinggi, expor rendah
Ferry Koto @ferrykoto
Dan jangan dilupakan, export kita "tertolong" bukan dari sektor manufatur, pertanian, dan sejenis, tapi dari penjualan SDA, bahan mentah
Ferry Koto @ferrykoto
Minyak bumi dan gas serta tambang/mineral, penopang tertinggi export kita. Sektor produktif minim.
Ferry Koto @ferrykoto
Bahkan u/ bahan baku produksi di industri kita banyak yg andalkan Impor. Dgn anjloknya rupiah, ini sangat mengkhawatirkan, Tanya pengusaha
Ferry Koto @ferrykoto
Jika sektor produksi terpukul, sudahlah expor rendah, semenatara bahan baku makin mahal karena Rp anjlok, Pengusaha akan kesulitan
Ferry Koto @ferrykoto
Pengusaha akan kesulitan penetrasi pasar, harga mereka menjadi tdk kompetitif karena biaya produksi naik. Bandingkan dgn China misal
Ferry Koto @ferrykoto
Dengan kondisi Rupiah terjerembab, sementara diChina, Yuan juga melemah, apa yang terjadi? produk CHina makin kompetitif
Ferry Koto @ferrykoto
Produk2 China akan lebih mudah membanjiri pasar Indonesia, harga mereka akan lebih kompetitif. Sementara Produk Indonesia yg main dilokal..
Ferry Koto @ferrykoto
Yang main dilokal dan bahan baku impor, makin terjepit. Pengusaha Indonesia pasti makin pusing. Pak Rhenal pasti tahu apa yg dilakukan jika.
Load Remaining (54)
Login and hide ads.