Moh. Fauzil Adhim @kupinang
1. Siapakah yang patut kita ikuti? Siapakah yang patut kita pegangi nasehatnya? Terlebih ketika banyak silang pendapat terjadi.
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
2. Teringatlah kita tentang seorang laki-laki yang datang dari ujung kota. Tak disebutkan namanya. Mufassir mengatakan, ia Habib An-Najjar.
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
3. Allah Ta’ala berfirman: وَجَاءَ مِنْ أَقْصَى الْمَدِينَةِ رَجُلٌ يَسْعَىٰ قَالَ يَا قَوْمِ اتَّبِعُوا الْمُرْسَلِينَ QS. Yasin, 36: 20.
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
4. Dan datanglah dari ujung kota, seorang laki-laki dengan bergegas-gegas ia berkata: "Hai kaumku, ikutilah utusan-utusan itu." QS. 36: 20.
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
5. Apa yang istimewa dari utusan-utusan itu sehingga patut menjadi panutan? Apa hal penting yang harus kita perhatikan?
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
6. Mari kita simak di ayat berikutnya: اتَّبِعُوا مَنْ لَا يَسْأَلُكُمْ أَجْرًا وَهُمْ مُهْتَدُونَ QS. Yasin, 36: 21.
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
7. "Ikutilah orang yang tiada minta balasan kepadamu; dan mereka adalah orang-orang yang mendapat petunjuk." QS. Yasin, 36: 21.
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
8. Inilah yang menjadikan utusan tersebut patut diikuti; menjadi panutan. Ada pelajaran yang dapat kita petik untuk acuan kita sekarang.
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
9. Ada dua keistimewaan yang tidak dapat dipisahkan: tidak meminta balasan; langsung dari lisannya, asisten maupun manajer.
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
10. Tetapi itu tidak cukup. Ia haruslah orang yang mendapat petunjuk. Dalam konteks sekarang, ia memahami agama ini dengan dasar yang kuat.
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
11. Ia berbicara berdasarkan nash yang kuat. Bukan mengandalkan persangkaan dan reka-reka. Apalagi yang menyelisihi dalil yang shahih.
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
12. Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa'di mengatakan: tidak mengajak kecuali kepada hal-hal yang dikukuhkan akal sehat akan kebaikannya.
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
13. "Dan mereka pun tidak mencegah kecuali apa yang dibenarkan oleh akal sehat akan keburukannya," jelas Syaikh As-Sa'di.
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
14. Apakah terlarang seseorang menerima pemberian maupun hadiah? Hmm... Menerima sangat berbeda dengan meminta bayaran.
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
15. Bedakan dengan kasus seorang shahabat meminta upah seekor kambing tatkala mendo'akan pemuka suatu kaum. | Maaf, terhenti sejenak.

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.