Suara #FNI#Aktivis98 @suaralit
Walau argumen yg disampaikan oleh @MMisbakhun benar adanya, namun 'hidden agenda' anggota @DPR_RI utk Dana Aspirasi ini yg akan kami bongkar
MMisbakhun @MMisbakhun
Proses UP2DP berjalan dengan proses yang transparan. Setiap rapat melibatkan 10 fraksi di DPR. Tidak hidden agenda. @suaralit @DPR_RI
MMisbakhun @MMisbakhun
UP2DP murni program untuk memperkuat fungsi keterwakilan anggota DPR di dapilnya masing-masing. Sesuai amanat UU MD3. @suaralit @DPR_RI
MMisbakhun @MMisbakhun
UP2DP juga sebagai bagian dari upaya memperkuat DPR secara kelembagaan. Anggota DPR yg aspiratif memperkuat lembaganya. @suaralit @DPR_RI
MMisbakhun @MMisbakhun
Yang harus diluruskan soal UP2DP ini adalah berbeda sama sekali dengan Dana Aspirasi yg diwacanakan di media. @suaralit @DPR_RI
MMisbakhun @MMisbakhun
UP2DP berbasis usulan propasal masyarakat di daerah pemilihannya. Anggota DPR menerima proposal tersebut. Lalu direkap. @suaralit @DPR_RI
MMisbakhun @MMisbakhun
Dg diketahui fraksinya. Lalu dijadikan usulan program pembangunan yg disampaikan kpd pemerintah untuk diintegrasikan. @suaralit @DPR_RI
MMisbakhun @MMisbakhun
Proses berikutnya adalah mekanisme APBN yg menjadi hak sepenuhnya eksekutif. Anggota DPR sama sekali tidak pegang dana. @suaralit @DPR_RI
MMisbakhun @MMisbakhun
Karena itu, kalau UP2DP ada yang mengatakan sebagai dana aspirasi itu menyesatkan. Ini Program Pembangunan Dapil. @suaralit @DPR_RI
MMisbakhun @MMisbakhun
Anggota DPR jelas dipilih rakyat di daerah pemilihannya. Riil suaranya. Itu harus diperjuangkan aspirasinya. @suaralit @DPR_RI
MMisbakhun @MMisbakhun
Terima kasih dukungannya @Ekamans. Ini program rintisan. Perlu meyakinkan banyak pihak akan manfaat program ini. @suaralit @DPR_RI

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.