Afwan Riyadi @af1_
Saya Muslim, dlm memandang masalah apapun, sebisa mungkin selalu menggunakan paradigma Islam. Tak mau sy sekejap-pun lepas dr paradigma ini.
Afwan Riyadi @af1_
Mengapa? Karena sy tak tahu, kapan ALLAH memanggil sy pulang. Sy takut, saat pulang kelak, sy sedang tidak menjadi Muslim dlm paradigma
Afwan Riyadi @af1_
Sebagai Muslim, tentu sy meyakini 100% ajaran Islam ini benar. Masuk logika ataupun (mungkin ada yg) belum masuk logika.
Afwan Riyadi @af1_
Ambil contoh; bagaimana logika perintah Shalat 5 waktu? Mengapa harus 5 waktu? Mengapa harus subuh, dhuhur, ashar, maghrib, isya?
Afwan Riyadi @af1_
Mengapa harus begitu tata caranya? Mengapa maghrib hanya 3 rakaat? Mengapa subuh hanya 2? Mengapa 3 waktu lainnya 4 rakaat?
Afwan Riyadi @af1_
Shalat fardhu itu perintah ALLAH. Titik. ALLAH perintahkan demikian caranya, sebagaimana dicontohkan Nabi-NYA. Makanya kita ikuti.
Afwan Riyadi @af1_
Dalam hal ini, buang jauh logika. Paradigma kita adalah "kami dengar & kami taat". Simple kan?
Afwan Riyadi @af1_
"Kamu beragama seperti budak!" Memang, lalu kenapa? Budak ALLAH adalah gelar yg amat mulia. Rasulullah pun dipanggil sebagai "budak-NYA"
Afwan Riyadi @af1_
"Lalu kamu menafikan akal dalam beragama?" Tidak. Akal digunakan sebagai salah satu cara mencari kebenaran ajaran-NYA.
Afwan Riyadi @af1_
Konsepsi Tuhan dalam Islam, amat mudah diterima oleh akal. Coba gunakan akal untuk menerima konsepsi Tuhan dlm agama lain, pasti sulit.
Afwan Riyadi @af1_
Konsepsi Rasul sebagai pembawa ajaran-NYA, amat mudah dipahami dalam Islam. Dlm ajaran lain; campur aduk antara Rasul dgn anak Tuhan.
Afwan Riyadi @af1_
ISlam dari sumbernya mudah dipahami konsepsinya. Ajaran lain, sumber ajarannya saja sudah njelimet, bagaimana lagi dgn isi ajarannya.
Afwan Riyadi @af1_
Maka dari sini, sy memilih menggunakan Islam sbg paradigma berpikir, sejauh yg sy mampu, sejauh yg sy tahu. Lain tidak.
Afwan Riyadi @af1_
Bagaimana mungkin kita dpt menemukan kebenaran dgn menyandarkan diri pada konsepsi yg sumbernya saja tidak jelas & njlimet?
Afwan Riyadi @af1_
" Atau adakah kamu (berbuat demikian): bagaimanakah kamu mengambil keputusan?" QS Al-Qalam (68) : 36
Afwan Riyadi @af1_
"Atau adakah kamu mempunyai sebuah kitab yang kamu membacanya? Bahwa di dalamnya kamu benar2 boleh memilih apa yang kamu sukai untukmu?"
Afwan Riyadi @af1_
Menghormati ajaran & pilihan ummat agama lain adalah salah satu ajaran Islam. Meyakini kebenarannya adalah persoalan yg lain.
Afwan Riyadi @af1_
Dgn paradigma Islam; jelas kami nyatakan bahwa ajaran lain itu salah. Tapi kami hormati pilihan ummat ajaran lain, hormati pula ibadahnya
Afwan Riyadi @af1_
Kami tak boleh mengganggu tempat ibadahnya, tak boleh mengganggu orang yg sedang beribadah, tak boleh pula memaksa mereka masuk Islam.
Afwan Riyadi @af1_
Yg dapat kami lakukan hanyalah mendakwahkan apa & bagaimana Islam itu; baik dakwah dgn lisan, maupun dgn amal perbuatan baik.
Afwan Riyadi @af1_
Kalau dalam bahasa Al Quran; berjihad "melawan" orang kafir dengan Al Quran .. Bukan dengan kekerasan maupun paksaan.
Afwan Riyadi @af1_
Dan jihad dengan Al Quran terhadap orang2 kafir disebut ALLAH sebagai "jihad akbar". Cek QS Al Furqan : 52
Afwan Riyadi @af1_
"Maka janganlah kamu mengikuti orang-orang kafir, dan berjihadlah terhadap mereka dengannya dengan jihad yang besar." (QS Al Furqan : 52)
Load Remaining (7)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.