"Inilah Faktor-Faktor Penyebab Terulangnya Ancaman Krisis Moneter 1998" by @RBicara

Chirpified By @M4ngU5il
rakyat bicara @RBicara

1. Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) makin terpuruk dan kini menembus angka 13.000 sejak 5 Maret 2015 lalu.

15/06/2015 14:42:29 WIB
rakyat bicara @RBicara

2. Hingga akhir pekan lalu, Rupiah bahkan menembus level Rp 13.400.

15/06/2015 14:42:46 WIB
rakyat bicara @RBicara

3. Rupiah pun diprediksikan bakal menuju level Rp 15.000.

15/06/2015 14:43:03 WIB
rakyat bicara @RBicara

4. Staf Pengajar Universitas Sam Ratulangi, Agus Tony Poputra mengungkapkan,

15/06/2015 14:43:21 WIB
rakyat bicara @RBicara

5. depresiasi kurs masih akan terjadi dengan ancaman krisis moneter 1998 terulang kembali

15/06/2015 14:43:49 WIB
rakyat bicara @RBicara

6. jika pemerintah dan Bank Indonesia tidak melakukan kebijakan substansial untuk mencegahnya.

15/06/2015 14:44:04 WIB
rakyat bicara @RBicara

7. Agus menjelaskan, pelemahan Rupiah memberi keuntungan bagi Indonesia karena dapat meningkatkan ekspor.

15/06/2015 14:44:24 WIB
rakyat bicara @RBicara

8. Hal itu benar hanya jika ekspor Indonesia jauh melampaui impor.

15/06/2015 14:44:43 WIB
rakyat bicara @RBicara

9. Faktanya impor Indonesia telah melewati ekspor pada beberapa tahun terakhir.

15/06/2015 14:44:59 WIB
rakyat bicara @RBicara

10. “Stabilisasi Rp yg hakiki tdk dpt diselesaikan lewat kebijakan yg bersifat responsif, seperti membentuk Crisis Management Protocol (CMP)

15/06/2015 14:46:07 WIB
rakyat bicara @RBicara

11. karena hanya memberi solusi jangka pendek,” ungkapnya

15/06/2015 14:46:15 WIB
rakyat bicara @RBicara

12. Agus menyebut, ada lima faktor yang membuat rupiah sangat rentan terhadap pengaruh global, antara lain :

15/06/2015 14:46:36 WIB
rakyat bicara @RBicara

13. Pertama, Kurangnya usaha serius pemerintah selama beberapa dekade mendorong produksi barang substitusi impor.

15/06/2015 14:46:54 WIB
rakyat bicara @RBicara

14. Hasilnya tekanan impor semakin deras yang berujung rupiah semakin terekspos.

15/06/2015 14:47:10 WIB
rakyat bicara @RBicara

15. Kedua, Lambatnya penerapan kebijakan hilirisasi terutama sektor pertambangan.

15/06/2015 14:47:27 WIB
rakyat bicara @RBicara

16. Ini membuat sumber daya alam terdeplesi luar biasa, namun nilai tambah domestiknya sangat kecil.

15/06/2015 14:47:43 WIB
rakyat bicara @RBicara

17. Selain itu, terjadi export illusion yang signifikan pada sektor pertambangan yaitu nilai ekspor besar, tapi devisa yang masuk kecil.

15/06/2015 14:48:02 WIB
rakyat bicara @RBicara

18. Ini membuat dana pihak ketiga perbankan dalam negeri tumbuh melambat serta cadangan devisa tidak meningkat signifikan.

15/06/2015 14:48:19 WIB
rakyat bicara @RBicara

19. Selama 4 tahun terakhir, cadangan devisa Indonesia hanya berkutat pada US$ 95 sampai US$ 124,64 miliar.

15/06/2015 14:48:34 WIB
rakyat bicara @RBicara

20. Posisi tertinggi US$ 124,64 miliar ini dicapai pada Agustus 2011.

15/06/2015 14:48:55 WIB
rakyat bicara @RBicara

21. Angka tertinggi ini sulit dicapai kembali, karena Mei 2015 saja posisi cadangan devisa US$ 110,8 miliar.

15/06/2015 14:49:13 WIB
rakyat bicara @RBicara

22. “Tidak kuat jika cadangan devisa itu buat intervensi rupiah dalam rangka stabilisasi rupiah,” tegasnya.

15/06/2015 14:49:30 WIB
rakyat bicara @RBicara

23. Ketiga, Lebih dari 20 tahun pemerintah tidak memperhatikan secara serius terhadap kebijakan lokal konten.

15/06/2015 14:49:46 WIB
rakyat bicara @RBicara

24. Dampaknya nilai impor bahan baku semakin meningkat seiring bertambahnya permintaan produk untuk pasar domestik maupun ekspor.

15/06/2015 14:50:00 WIB
Load Remaining (19)

Comment

No comments yet. Write yours!