DEFISIT LISTRIK, PLTN, DAN ENERGI ALTERNATIF | by @CenterBerdikari

Ketua Himpunan Masyarakat Nuklir Indonesia, Arnold Soetrisnanto menyatakan, Indonesia siap untuk membangun pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN). Benarkah kita siap dengan segala risikonya?
publicpolicy Indonesia batan pltn PLN nuklir rusia
Berdikari Center @BERDIKARI2015
Kami akan kultwit soal defisit listrik nasional dan rencana Indonesia membangun PLTN pada 2025... @gegesmega @riza_londo @PintarPolitik
Berdikari Center @BERDIKARI2015
1. Meski telah merdeka 70 tahun, Indonesia hingga kini masih mengalami masalah klasik: defisit listrik. cc @pln_123 @fadjroeL
Berdikari Center @BERDIKARI2015
2. Banyak daerah di Indonesia yg belum teraliri listrik atau harus menerima nasib pemadaman bergilir oleh @pln_123. cc @YLKI_ID
Berdikari Center @BERDIKARI2015
3. Sementara PLN sbg satu2nya BUMN penyedia listrik tak sanggup mengatasi defisit listrik di Tanah Air sendirian. industri.bisnis.com/read/20140518/…
Berdikari Center @BERDIKARI2015
4. Terkait hal itu, Presiden @jokowi_do2 akhir tahun lalu mengaku kecewa bhw RI masih terbelit defisit listrik. tribunnews.com/bisnis/2014/12…
Berdikari Center @BERDIKARI2015
5. Utk atasi defisit listrik itu, pemerintah menargetkan 5 tahun ke depan dapat merealisasikan pembangkit listrik sebesar 35 ribu MW.
Berdikari Center @BERDIKARI2015
6. Dlm jangka panjang, salah satu alternatif utk memenuhi kebutuhan listrik tsb adalah dgn mendirikan pembangkit bertenaga nuklir (PLTN).
Berdikari Center @BERDIKARI2015
7. Terlebih kesediaan bahan bakar fosil seperti minyak, batu bara, dan gas bumi semakin berkurang. cc @SoniSumarsono
Berdikari Center @BERDIKARI2015
8. Berbekal cukup tenaga ahli nuklir dan cadangan uraninum, Indonesia dinilai sbg negara Asia Tenggara yg paling siap utk membangun PLTN.
Berdikari Center @BERDIKARI2015
9. Bahkan, seperti diberitakan, Indonesia juga baru saja meneken perjanjian kerjasama nuklir dengan Rusia pekan ini. detik.id/6H8pAh
Berdikari Center @BERDIKARI2015
10. Ketua Himpunan Masyarakat Nuklir Indonesia, Arnold Soetrisnanto menyatakan, Indonesia siap untuk membangun PLTN.
Berdikari Center @BERDIKARI2015
11. PLTN tinggal tunggu izin pemerintah dan sosialisasi ke publik, kata Arnold di Atom Expo Moskow, Rusia (2/6/2015). detik.id/6cTBrP
Berdikari Center @BERDIKARI2015
12. Namun pemenang Nobel, Kenzaburo Oe, pernah mengingatkan Indonesia agar tidak menggunakan energi nuklir. pic.twitter.com/rFe95tYl68
Expand pic
Berdikari Center @BERDIKARI2015
13. Menurut Kenzaburo Oe, ia bisa memahami pentingnya ketersediaan tenaga listrik dlm jumlah besar utk pembangunan suatu negara.
Berdikari Center @BERDIKARI2015
14. Tetapi, ia menjelaskan, banyak alternatif lain selain membangun Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN).
Berdikari Center @BERDIKARI2015
15. Masyarakat Indonesia, kata Kenzaburo Oe, harus sadar akan bahaya kecelakaan PLTN seperti yg terjadi di Fukushima, Jepang.
Berdikari Center @BERDIKARI2015
16. Oe menyatakan, ia tahu betapa besar kebutuhan listrik di Indonesia. Tapi penggunaan nuklir bukan pilihan satu2nya utk membangun negara.
Berdikari Center @BERDIKARI2015
17. "Masih banyak pilihan lain (di luar nuklir)," kata Kenzaburo Oe yg pemenang hadiah Nobel Sastra dari Jepang ini.
Berdikari Center @BERDIKARI2015
18. Pemenang Nobel Sastra 1994 itu mengatakan, janganlah mengikuti kepentingan politik yg ada, melainkan carilah pilihan yg terbaik.
Berdikari Center @BERDIKARI2015
19. Masyarakat Indonesia sendiri, kata Kenzaburo Oe, harus memutuskan yg terbaik dan mencari sumber energi alternatif, bukan nuklir.
Berdikari Center @BERDIKARI2015
20. Kecelakaan di PLTN Fukushima (11/3/2011) mencelakai 200 ribu warga Jepang yg hingga kini tak bisa kembali ke kampung halaman.
Berdikari Center @BERDIKARI2015
21. Mereka akan menderita sampai puluhan tahun akibat terkena radiasi nuklir.
Berdikari Center @BERDIKARI2015
22. Kenzaburo Oe juga mengkritik pemerintah Jepang yg ingin melanjutkan penggunaan energi nuklir usai bencana di Fukushima itu.
Berdikari Center @BERDIKARI2015
23. Ia mendesak Perdana Menteri Jepang agar mengikuti jejak Jerman, yang mulai meninggalkan energi nuklir.
Berdikari Center @BERDIKARI2015
24. Saat Maret 2011 gambar2 bencana Fukushima dipertontonkan televisi Jerman, Kanselir Angela Merkel bereaksi cepat. pic.twitter.com/4E88lfnYty
Expand pic
Load Remaining (21)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.