Sidang Perdata JIS, Keterangan Dokter dan Visum Simpulkan Tidak Ada Kekerasan by @beritaterbaik

beberapa data medis yang dipakai TPW tidak sesuai dengan fakta yang disampaikan phak rumah sakit atau dokter
National
Berita Terbaik @beritaterbaik
Selamat sore tweps, simak kultweet “Sidang Perdata JIS, Keterangan Dokter dan Visum Simpulkan Tidak Ada Kekerasan” pic.twitter.com/bIw77wv9Lf
Expand pic
Berita Terbaik @beritaterbaik
1.Kasus gugatan senilai US$ 125 juta atau sekitar Rp 1,6 triliun oleh TPW terhadap JIS terus mengungkap sejumlah kejanggalan baru.
Berita Terbaik @beritaterbaik
2.Judiati, kuasa hukum JIS mengatakan, tidak ditemukannya tanda-tanda fisik kekerasan seksual pada MAK..
Berita Terbaik @beritaterbaik
4. Sebelumnya, dr Narrain saat menjadi saksi di persidangan menegaskan bahwa saat pertama kali diperiksa pada 22 Maret 2014
Berita Terbaik @beritaterbaik
4.Dari pemeriksaan fisik yg dilakukannya,dri ujung kepala,seluruh badan & juga lubang pelepas MAK, seluruhnya dlm kondisi baik/normal.
Berita Terbaik @beritaterbaik
5.Bahkan saat diperiksa lubang pelepasnya, MAK tidak menolak atau berontak,
Berita Terbaik @beritaterbaik
6.Padahal dalam gugatannya TPW mengatakan anaknya mengalami kekerasan seksual dan trauma mendalam.
Berita Terbaik @beritaterbaik
7.Hasil pemeriksaan lab dri usapan yg diambil dri alat kelamin&anus MAK hanya menunjukkan adanya bakteri/kuman yg umum hidup ditubuh manusia
Berita Terbaik @beritaterbaik
8.Sedangkan hasil pemeriksaan darah MAK terkait HSV-2 menunjukkan antibody IgG negatif dan IgM positif.
Berita Terbaik @beritaterbaik
9.Untuk itu Narain menyarankan kepada ibu TPW untuk dilakukan pemeriksaan ulang tapi dia tidak pernah datang lagi.
Berita Terbaik @beritaterbaik
10.Hal itu dikuatkan pula dgn visum dr Octavinda dari RSCM. Keduanya menyatakan lubang pelepas MAK dlm keadaan baik & tidak ada kelainan.
Berita Terbaik @beritaterbaik
11.“Dua hasil tes darah yang dilakukan setelah pemeriksaan SOS Medika Klinik yaitu dari RSPI tanggal 2 Mei 2014..
Berita Terbaik @beritaterbaik
12.dan RS Bhayangkara tanggal 16 Juli 2014 menunjukkan bahwa antibody IgG MAK tetap hasilnya negatif,”
Berita Terbaik @beritaterbaik
13.Lebih lanjut,Judiati mengungkapkan, beberapa data medis yg dipakai TPW tidak sesuai dgn fakta yg disampaikan pihak rumah sakit/dokter.
Berita Terbaik @beritaterbaik
14.TPW sendiri adalah ibu MAK, salah satu siswa TK JIS yang disebut mengalami kekerasan seksual.
Berita Terbaik @beritaterbaik
15.Judiati menjelaskan “Sejumlah data medis yang diajukan oleh TPW justru tidak membuktikan terjadinya apa yang dituduhkan.
Berita Terbaik @beritaterbaik
16.Keterangan dokter & rumah sakit yg memeriksa MAK adalah bukti sahih bahwa kekerasan seksual yg dituduhkan justru tidak terjadi,”
Berita Terbaik @beritaterbaik
17.Judiati mengatakan “Pada akhirnya kebenaran akan terungkap.
Berita Terbaik @beritaterbaik
18.Kami berharap majelis hakim dapat menyelamatkan hukum di Indonesia dengan mengungkap kebenaran yang sesungguhnya di kasus ini,”.
Berita Terbaik @beritaterbaik
19.“Kasus ini menjadi ujian bagi penegakan hukum di Indonesia. Jangan sampai menghukum orang yang tidak bersalah ” tandas Judiati. -Selesai-

Comment

Login and hide ads.
Login and hide ads.