Dede Budhyarto @kangdede78
Mumpung bed rest mau kultwit panjang2 yah, silahken menyimek eh nyimak..:) Setelah Mahasiswa Gagal "Menggulingkan" Jokowi
Dede Budhyarto @kangdede78
TAK sabar dengan hasil kepemimpinan Joko Widodo (Jokowi), para mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se Indonesia
Dede Budhyarto @kangdede78
pada 20 dan 21 Mei lalu menggelar unjuk rasa. Jauh sebelumnya santer terdengar, aksi itu dilakukan katanya sih untuk  menjatuhkan Jokowi.
Dede Budhyarto @kangdede78
“Skenario” mahasiswa tak berlanjut, sebab sampai sekarang Jokowi masih sebagai Presiden dan justru membuat aksi-aksi kejutan,
Dede Budhyarto @kangdede78
..khususnya dalam rangka pemberantasan korupsi.
Dede Budhyarto @kangdede78
Di luar dugaan, Jokowi memilih sembilan perempuan sebagai anggota Panitia Seleksi (Pansel) Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Dede Budhyarto @kangdede78
Jokowi memilih kesembilan pendekar ini dgn harapan agar Pansel Pimpinan KPK steril dari intervensi dan kepentingan politik.
Dede Budhyarto @kangdede78
Harap maklum,bukan rahasia lagi, banyak tokoh parpol yang berkepentingan menitipkan orangnya di Pansel.
Dede Budhyarto @kangdede78
Tujuannya, apa lagi kalau bukan untuk mengamankan kasus2 korupsi yg melibatkan partai& [mungkin] dirinya kelak jika pimpinan KPK terpilih.
Dede Budhyarto @kangdede78
Jokowi sangat marah melihat praktik korupsi di negeri ini yang sudah mendarah daging di semua sendi kehidupan.
Dede Budhyarto @kangdede78
Tidak tanggung-tanggung, Petral, anak purasahaan Pertamina yang selama ini cuma memburu rente dalam transaksi minyak, DIBUBARKAN...
Dede Budhyarto @kangdede78
Siapa yg tidak gemas, rente yg diperoleh Petral dari transaksi minyak mentah itu ternyata sebagian masuk ke kantong oknum2 penguasa
Dede Budhyarto @kangdede78
..lintas generasi (terakhir pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono), transaksi  Petral per hari  Rp 1,7 triliun.
Dede Budhyarto @kangdede78
Setelah perusahaan yang isinya anggota mafia migas itu dibubarkan, negara bisa menghemat Rp 250 miliar per hari.
Dede Budhyarto @kangdede78
Uang inilah yang dibagi-bagi secara berjamaah....cckckckc..bedebah yah...
Dede Budhyarto @kangdede78
Kemarin Presiden Joko Widodo menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 7 tahun 2015 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi.
Dede Budhyarto @kangdede78
Penerbitan Inpres tersebut bertujuan untuk memastikan iklim pemerintah yang bersih dan bebas dari korupsi.
Dede Budhyarto @kangdede78
Dengan diterbitkannya Inpres itu, Jokowi berharap tercipta sistem yang mendukung pencegahan korupsi.
Dede Budhyarto @kangdede78
Caranya antara lain menerapkan sistem e-Budgeting, e-Procurement, e-Catalog dan lain sebagainya.
Dede Budhyarto @kangdede78
Jokowi memberikan  ilustrasi pengadaan barang & jasa melalui APBN dan APBD sepanjang 2015 yg disebutnya kurang lebih mencapai Rp 1.000 T.
Dede Budhyarto @kangdede78
Sementara  itu pengadaan barang dan jasa melalui BUMN mencapai Rp 1.650 triliun. Totalnya mencapai Rp 2.650 triliun.
Dede Budhyarto @kangdede78
Tahukah Anda, beberapa tahun silam begawan ekonom Sumitro Djojohadikusumo (alm) pernah mengungkapkan bahwa setiap tahun APBN bocor 30%.
Dede Budhyarto @kangdede78
Mengacu pada angka ini, Jokowi mengatakan, sebenarnya negara mampu menekan 30% dari anggaran pengadaan barang
Dede Budhyarto @kangdede78
yang mengoptimalkan pengadaan melalui konsep elektronik.
Dede Budhyarto @kangdede78
"Kalau 30 persen saja, berarti sudah mencapai Rp 795 triliun,itu kan bisa untuk mengefisiensikan keuangan negara.
Load Remaining (43)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.