Asal USul Rohingya hingga diusir dari Myanmar
Rifan @Rifanpecros
Asal Usul Etnis Rohingya Hingga Diusir dari Myanmar Sebelum tidur, nulis dulu
Rifan @Rifanpecros
Fakta-fakta sejarah mengenai warga etnis Rohingya yang tinggal di Negara Bagian Arakan, Myanmar, cukup bervariasi.
Rifan @Rifanpecros
Banyak pula perbedaan-perbedaan dan klaim yang diutarakan para sejarawan dalam mendeskripsikan asal-usul bangsa Rohingya.
Rifan @Rifanpecros
Seorang sejarawan seperti Khalilur Rahman mengatakan, kata “Rohingya” berasal dari bahasa Arab yaitu “Rahma” yang berarti pengampunan.
Rifan @Rifanpecros
Sejarawan itu menelusuri pula peristiwa kecelakaan kapal pada abad ke-8, tepatnya pada saat kapal Arab terdampar di P. Ramree
Rifan @Rifanpecros
Pada saat itu, para pedagang keturunan Arab itu terancam hukuman mati oleh Raja Arakan.
Rifan @Rifanpecros
Mereka memberontak dan berteriak “Rahma.” Penduduk Arakan kesulitan untuk menyebut Kata “Rahma” mereka justru menyebut “Raham”
Rifan @Rifanpecros
"Raham" (kasihanilah kami) dari “Raham” kata itu berubah menjadi “Rohang” dan akhirnya menjadi “Rohingya.”
Rifan @Rifanpecros
Namun sejarah itu ditepis oleh mantan Presiden dan Sekretaris Konferensi Muslim Arakan, Jahiruddin Ahmed dan Nazir Ahmed.
Rifan @Rifanpecros
Ahmed mengklaim, kapal yang terdampar di Ramree adalah kapal milik warga Muslim Thambu Kya, yang tinggal di pesisir pantai Arakan.
Rifan @Rifanpecros
Merekalah warga Rohingya yang sebenarnya, dan mereka merupakan keturunan warga Afghanistan yang tinggal di Ruha.
Rifan @Rifanpecros
Sejarahwan lain, MA Chowdhury memiliki pendapat lain mengenai asal usul Rohingya.
Rifan @Rifanpecros
Chowdhury yakin ada populasi Muslim yang bernama “Mrohaung” di antara warga Myanmar.
Rifan @Rifanpecros
Warga “Mrohaung” ini berasal dari Kerajaan Kuno Arakan dan nama “Mrohaung” diubah menjadi “Rohang.”
Rifan @Rifanpecros
Sedangkan sejarawan Myanmar, Khin Maung Saw menjelaskan, warga Rohingya tidak pernah muncul dalam sejarah Myanmar, sebelum tahun 1950.
Rifan @Rifanpecros
Sejarawan Myanmar lainnya juga yakin, tidak ada kata “Rohingya” dalam sensus penduduk 1824 yang dilakukan oleh Kolonial Inggris.
Rifan @Rifanpecros
Klaim baru pun muncul dari Universitas Kanda yang menyebutkan bahwa warga Rohingya merupakan keturunan dari bangsa Benggala
Rifan @Rifanpecros
dari Benggala yang bermigrasi ke Burma pada dekade 1950an. Mereka melarikan diri di era kolonialisme.
Rifan @Rifanpecros
Bersamaan dengan itu, Dr. Jacques P mengatakan bahwa penggunaan kata “Rooinga” sudah ada pada abad ke-18,
Rifan @Rifanpecros
dan kata itu dipublikasikan oleh seorang warga Inggris :D :D
Rifan @Rifanpecros
Berdasarkan penelusuran sejarah, peradaban Muslim di Arakan sudah ada pada abad ke-8, tepatnya di saat pedagang Arab tiba di Asia.
Rifan @Rifanpecros
Mereka bermukim di Kota Mrauk-U dan Kyauktaw, wilayah itu saat ini dipenuhi oleh etnis Rohingya.
Rifan @Rifanpecros
Tepat pada 1785, Burma menguasai Arakan dan sekira 35 ribu warga Arakan kabur ke wilayah Chittagong yang dikuasai Inggris.
Load Remaining (12)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.
Login and hide ads.