REVOLUSI MENTAL CALON PETANI

Sekelumit Ide Untukl Mengisi "Kemerdekaan" dari UN
0
Bayu W Prayogo @BayuWPrayogo

REVOLUSI MENTAL CALON PETANI. SEKELUMIT IDE UNTUK MENGISI ‘KEMERDEKAAN’ DARI UN

18/05/2015 23:06:17 WIB
Bayu W Prayogo @BayuWPrayogo

1. Kini, Ujian Nasional (UN) bukan lagi menjadi penentu kelulusan siswa, dan Sekolah yang menentukan kelulusan siswa.

18/05/2015 23:06:43 WIB
Bayu W Prayogo @BayuWPrayogo

2. Banyak efek yang terjadi akibat keputusan Menteri Pendidikan (@aniesbaswedan ) ini.

18/05/2015 23:07:04 WIB
Bayu W Prayogo @BayuWPrayogo

3. Salah satunya adalah, siswa dianggap kurang greget dalam mengikuti UN. Pelaksanaan UN tidak sedramatis dulu.

18/05/2015 23:07:16 WIB
Bayu W Prayogo @BayuWPrayogo

4. Tapi menurut saya, inilah yang dibutuhkan Bangsa Indonesia saat ini. Banyak tantangan yang dihadapi bangsa ini kedepan,

18/05/2015 23:07:35 WIB
Bayu W Prayogo @BayuWPrayogo

5. Yang tidak cukup kalau hanya Pelajaran2 yang diujikan di UN itu yang menjadi bekal siswa.

18/05/2015 23:08:06 WIB
Bayu W Prayogo @BayuWPrayogo

6. Karena jika UN menjadi penentu kelulusan, mau tidak mau siswa hanya terfokus kepada pelajaran-pelajaran UN itu.

18/05/2015 23:08:22 WIB
Bayu W Prayogo @BayuWPrayogo

7. Lalu, ketika UN bukan menjadi penentu kelulusan, pertanyaannya: bagaimana selanjutnya? What next?

18/05/2015 23:08:34 WIB
Bayu W Prayogo @BayuWPrayogo

8. Saya mencoba memaparakan ide, dalam rangka mengisi “kemerdekaan” dari UN ini.

18/05/2015 23:09:02 WIB
Bayu W Prayogo @BayuWPrayogo

9. Bhwa sekolah dibrikan kewenangan menentukan kelulusan siswa, & untuk lulus siswa harus menyelesaikan program pembelajaran di sekolah tsb.

18/05/2015 23:09:32 WIB
Bayu W Prayogo @BayuWPrayogo

10. Artinya, apapun program pembelajaran yang dilaksanakan sekolah, siswa harus mengikutinya sampai selesai.

18/05/2015 23:09:53 WIB
Bayu W Prayogo @BayuWPrayogo

11. Disini sekolah bisa berimprovisasi. Misalnya, sekolah melaksanakan Program Pendidikan Ketahanan Pangan.

18/05/2015 23:10:11 WIB
Bayu W Prayogo @BayuWPrayogo

12. Dimana untuk naik kelas, siswa harus memiliki hewan ternak peliharaannya sendiri, baik itu kambing atau sapi.

18/05/2015 23:10:25 WIB
Bayu W Prayogo @BayuWPrayogo

13. Atau siswa menggarap lahan sawah milik orang tuanya, yang dikhususkan digarap olehnya.

18/05/2015 23:10:40 WIB
Bayu W Prayogo @BayuWPrayogo

14. Program ini bekerja sama dan dibuktikan dengan kesaksian dari Wali Murid. Dimana sebelum kenaikan kelas atau kelulusan,

18/05/2015 23:10:56 WIB
Bayu W Prayogo @BayuWPrayogo

15. Wali murid diundang ke sekolah untuk memberikan kesaksian dan tanda tangan, bahwa anaknya melaksanakan program tsb.

18/05/2015 23:11:16 WIB
Bayu W Prayogo @BayuWPrayogo

16. Kalau wali murid tidak mau tanda tangan, dalam arti anaknya tidak melaksanakan program tersebut,

18/05/2015 23:11:32 WIB
Bayu W Prayogo @BayuWPrayogo

17. Maka murid itu tidak naik kelas atau tidak lulus.

18/05/2015 23:12:08 WIB
Bayu W Prayogo @BayuWPrayogo

18. Dalam hal ini ada baiknya ada guru yang mengecek ke rumah siswa, membuktikan kebenarannya.

18/05/2015 23:12:21 WIB
Bayu W Prayogo @BayuWPrayogo

19. Memang, program ini hanya bias dilaksanakan di sekolah yang siswanya mayoritas anak petani (sekolah di desa).

18/05/2015 23:12:40 WIB
Bayu W Prayogo @BayuWPrayogo

20. Tetapi sekolah yang berada di desa itu jumlahnya lebih banyak daripada sekolah yang berada di kota.

18/05/2015 23:12:56 WIB
Bayu W Prayogo @BayuWPrayogo

21. Dan warga Indonesia yang berprofesi sebagai petani lebih banyak dari penduduk Jakarta

18/05/2015 23:13:11 WIB
Bayu W Prayogo @BayuWPrayogo

22. Padahal, jumlah petani di Indonesia semakin menyusut. Selain faktor lahan, kesalahannya justru ada di pendidikan.

18/05/2015 23:13:26 WIB
Bayu W Prayogo @BayuWPrayogo

23. Pertama, anak jaman sekarang gengsi menjadi petani. Karena dianggap tidak keren.

18/05/2015 23:13:38 WIB
Bayu W Prayogo @BayuWPrayogo

24. Kedua, ketika UN menjadi penentu kelulusan, para wali murid melarang anaknya untuk membantu pekerjaan bertani.

18/05/2015 23:13:56 WIB
Load Remaining (13)

Comment

No comments yet. Write yours!