Chirpstory will close the service later this year. At the end of September, you will not be able to post stories or comments.

Membaca Quran dengan lagam Jawa?? Why Not?! By @kajiannusantara

Chirpified
0
NUsantara @kajiannusantara

Assalamualikum Wr. Wb. Selamat malam twips. Sekarang netizen pada rame mempersoalkan bacaan al-Qur'an di Istina Negara beberapa hari yg lalu

17/05/2015 19:23:47 WIB
NUsantara @kajiannusantara

Dan ini menuai pro dan kontra, karena nagham atau lagham jawa yg dibawakan oleh si Qari' dirasa asing di telinga. Baik itu sih wajar2 saja.

17/05/2015 19:26:16 WIB
NUsantara @kajiannusantara

Dalam membaca Qur'an yang perlu diperhatikan adalah kaedah dan makhrajnya, dan tidak ada unsur tashannu' (dibuat-buat) krn mengikuti lagu.

17/05/2015 19:28:20 WIB
NUsantara @kajiannusantara

Artinya, seinggris2nya orang Inggris yang muslim, kalau membaca al-Qur'an ya sesuai dengan kaedah tajwid dan makhraj, tdk memaksa dls.

17/05/2015 19:30:57 WIB
NUsantara @kajiannusantara

Karena dalam hal apapun unsur Tashannu' atau buat-buat sesuatu jelas gak bagus, apalagi dalam hal Qira'ah.

17/05/2015 19:32:42 WIB
NUsantara @kajiannusantara

Soal lagam atau nagham bacaan al-Qur'an, sesuai dengan keadaan bahasa masing2 itu benar, namun dalam hal ini adalah tidak dibuat-buat.

17/05/2015 19:34:22 WIB
NUsantara @kajiannusantara

Ini seharusnya menjadi titik pentingnya, dalam artian baik nagham jawa atau sumatera boleh dalam qiraah namun jangan dibuat-buat.

17/05/2015 19:35:47 WIB
NUsantara @kajiannusantara

Karena tentu setiap bangsa punya cengkok logatnya tersendiri, kayak bacaan kita di Indonesia, kita mempunyai ciri khas dalam bacaan Qur'an.

17/05/2015 19:37:50 WIB
NUsantara @kajiannusantara

Ada sebuah ungkapan bahwa lisan Indonesia salah satu lisan yang paling fasih dalam membaca abjad Arab.

17/05/2015 19:39:20 WIB
NUsantara @kajiannusantara

Dan bacaan Qiraah orang Indonesia banyak mendapat simpati orang-orang selain Indonesia, di samping karena fasih, juga naghamnya bagus.

17/05/2015 19:40:50 WIB
NUsantara @kajiannusantara

Namun apapun alasannya, yang jelas kita harus membaca al-Qur'an sesuai dengan yang diajarkan oleh para guru kita.

17/05/2015 19:42:08 WIB
NUsantara @kajiannusantara

Karena apa yang diajarkan oleh guru kita sanadnya mutawatir. Sanad bacaan al-Qur'an yg menjadi pijakan kita saat ini Krapyak dan Kudus.

17/05/2015 19:43:42 WIB
NUsantara @kajiannusantara

Ada sebagiian orang yang dengan lantang menyatakan Iqrau al-Qur'an biluhunil Arab, tanpa mengetahui maksudnya.

17/05/2015 19:46:50 WIB
NUsantara @kajiannusantara

Maksud luhun al-Arab adalah bukan cuma soal bacaan, tapi kesyahduan serta masuknya ruh bacaan itu di hati pendengar, meski tak tahu artinya.

17/05/2015 19:48:33 WIB
NUsantara @kajiannusantara

Intinya adalah boleh kita menagham atau melagam bacaan al-Qur'an sesuai loghat apapun, namun kaedah tajwid/makhrajnya tetap diprioritaskan.

17/05/2015 19:51:24 WIB
NUsantara @kajiannusantara

Kita tidak usah terkejut dengan hal yang baru, jangan asal menyalahkan kalau gak tau ilmunya. Kalau gak tau tanyakan pada yang tau.

17/05/2015 19:52:25 WIB
NUsantara @kajiannusantara

Semoga bermanfaat dan menjadi tambahan ilmu yang nafi' dan berbarakah. Wassalamualaikum Wr. Wb.

17/05/2015 19:53:15 WIB

Comment

No comments yet. Write yours!