KERAJAAN ISLAM PASCA KERUNTUHAN MAJAPAHIT.by @stakof

Chirpified
HISTORY
0
Rumail Abbas @Stakof
Koin ini sudah menjadi alat tukar sejak dinasti Gajahmada. Bahkan (bisa jadi) jauh sebelum itu. pic.twitter.com/gd1UUiUVJ5
Expand pic
Rumail Abbas @Stakof
"Kerajaan" Pajang adalah kelanjutan dari "Kerajaan" Demak. "Kerajaan" Demak adalah kelanjutan dari Kerajaan Majapahit.
Rumail Abbas @Stakof
Maka bisa dikatakan bahwa "Kerajaan" Pajang adalah kelanjutan dari Kerajaan Majapahit.
Rumail Abbas @Stakof
Saya gunakan tanda kutip dalam menyebut Demak dan Pajang sebagai kerajaan karena memang saya ragu untuk menyebut keduanya sebagai kerajaan.
Rumail Abbas @Stakof
Dugaan saya, Demak dan Pajang itu daerah ygpernah menjadi pusat pemerintahan Kerajaan Majapahit, sprt juga Tarik, Trowulan, Kahuripan, Daha.
Rumail Abbas @Stakof
Jadi, pada suatu periode pemerintahan, Kerajaan Majapahit pernah dipimpin oleh raja yang beragama Islam.
Rumail Abbas @Stakof
yaitu ketika pusat pemerintahannya berada di Demak dan kemudian Pajang.
Rumail Abbas @Stakof
Namun hal ini tanpa mengubah Majapahit menjadi kerajaan Islam. Majapahit tetaplah menjadi kerajaan yang berdasar bhinneka tunggal ika.
Rumail Abbas @Stakof
Lain halnya dengan Kerajaan Mataram yang dipimpin oleh Panembahan Senopati, sejak berdirinya telah menyatakan diri sebagai kerajaan Islam.
Rumail Abbas @Stakof
Karena itu bisa dikatakan bahwa tidak ada kesinambungan (terputus) antara Kerajaan Majapahit dan Kerajaan Mataram.
Rumail Abbas @Stakof
Atau dengan kata lain, Kerajaan Mataram bukanlah kelanjutan dari Kerajaan Majapahit.
Rumail Abbas @Stakof
Catatan: Tulisan ini adalah sekedar pengantar untuk diskusi lebih lanjut.
Rumail Abbas @Stakof
majapahit runtuh karena perang saudara, Perang Paregreg. Kemudian menjadi hilang karena serangan kerajaan bawahannya, Kerajaan Demak.
Rumail Abbas @Stakof
Jawa membentuk imperium baru Mataram Islam) yang bekerja sama dengan belanda; Benteng Belanda & pintu gerbang Keraton ada Portico.
Rumail Abbas @Stakof
Imperium Mataram Islam berupaya menghilangkan budaya Shiwa-Budha Majapahit dengan budaya islami. Ini jelas tak terbantahkan.
Rumail Abbas @Stakof
Sama tak terbantahkannya kemungkinan mengadu domba dalam bentuk mengikis habis budaya Majapahit.
Rumail Abbas @Stakof
Kemudian banyak klaim-klaim budaya Shiwa-Budha agar sesuai dengan budaya islami.
Rumail Abbas @Stakof
Contoh: kalender saka yang menjadi kalender jawa (Jumadilakir, Jumadilawal, dsb.) dan jamus kalimasadha dikatakan senjata Sunan Kalijaga.
Rumail Abbas @Stakof
Padahal, lontar kuno menyebutkan Jamus Kalima Ushada (Kalimosodo; Kalimah Syahadat) itu limu pengobatan kuno.
Rumail Abbas @Stakof
Troloyo yang hanya merupakan makam pemeluk Islam minoritas majapahit kemudian diagungkan dengan makam Syekh Jumadil Kubro (Walisana Awal).
Rumail Abbas @Stakof
Padahal, Syekh Jumadil Kubro tidak jelas fakta sejarahnya pernah mengunjungi majapahit atau tidak?; dan kalaupun pernah, itu kapan?
Rumail Abbas @Stakof
@adzroi setelah Bhre Kertabhumi (Brawijaya V) mangkat, Girindawardana perang melawan Jin Bun (Raden Fatah).
Rumail Abbas @Stakof
Di Bali, tempat sucinya disebut Candi & Pura. Di Jepang disebut Jinja. Di Tiongkok disebut Pagoda. Di India, Kuil. Nepal, Mandira.
Rumail Abbas @Stakof
Desa Kalapatra, dimana nama tempat suci menyesuaikan tempat ia berada. Nama boleh beda, tujuannya sama: persembahyangan.
Rumail Abbas @Stakof
Dalam Islam ya cuma Masjid. Kalau kecil sedikit, disebut Musholla. Kecil lagi, Langgar. Agak kecil namun ramai: Padepokan.
Load Remaining (15)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.
Login and hide ads.