0
Majalah Fahma @majalahfahma
2| Pagi ini sharing yaaa, ini masalah kepengasuhan #parenting
Majalah Fahma @majalahfahma
3| Tulisan lama Bunda #HepiWahyuningsih "Kesalahan Lazim Orangtua dalam Mengasuh Anak"
Majalah Fahma @majalahfahma
4| Yuuuk mari semoga bermanfaat | gambar via google pic.twitter.com/qe5taLFny8
Expand pic
Majalah Fahma @majalahfahma
5| Anak adalah amanah Allah Subhanallah Wa Ta’ala.
Majalah Fahma @majalahfahma
6| Agar kita amanah, kita perlu tahu apa kesalahan-kesalahan yang biasa dilakukan orangtua ketika mengasuh anak
Majalah Fahma @majalahfahma
7| sehingga dapat menghindarinya. Setidaknya ada 6 kesalahan yang biasa dilakukan oleh orangtua, yaitu :
Majalah Fahma @majalahfahma
9| Pertama tidak konsisten. Konsistensi atau keajegan adalah kunci penting dalam mengasuh anak.
Majalah Fahma @majalahfahma
10| Orangtua seringkali tidak konsisten dalam mengasuh anak mereka, terutama terkait dengan penerapan aturan.
Majalah Fahma @majalahfahma
11| Misal, suatu saat ketika anak tidak shalat ortu memarahi anak, tetapi di saat yg lain anak dibiarkan saja ketika tdk mengerjakan shalat
Majalah Fahma @majalahfahma
12| Contoh lain, orangtua mengatakan akan menghukum anak ketika anak shalatnya main-main,
Majalah Fahma @majalahfahma
13| tetapi ketika anak benar-benar shalatnya main-main tidak dihukum.
Majalah Fahma @majalahfahma
14| Ketidakkonsistenan dalam menerapkan aturan kadang juga terjadi karena perbedaan penerapan aturan antara ayah dengan ibu.
Majalah Fahma @majalahfahma
15| Misalnya ketika bersama ayah anak dihukum ketika melanggar aturan, sedangkan ketika bersama ibu anak tidak dihukum meskipun melanggar
Majalah Fahma @majalahfahma
16| Ketidakkonsistenan ini akan menyebabkan kebingungan anak. Anak menjadi binggung, ”perilaku apa diperbolehkan dan tidak diperbolehkan.”
Majalah Fahma @majalahfahma
18| Semua orangtua pasti menginginkan anaknya berperilaku baik, bahkan seorang penjahat ingin anaknya berperilaku baik.
Majalah Fahma @majalahfahma
19| Akan sulit bagi orangtua untuk mendapatkan anaknya berperilaku baik ketika dirinya tidak memberikan contoh nyata pada anak.
Majalah Fahma @majalahfahma
20| Hal ini dikarenakan ”meniru” adalah cara belajar yang sejak bayi dikaruniakan pada Allah Subhanallah Wa Ta’ala pada seorang anak manusia
Majalah Fahma @majalahfahma
21| Hasil penelitian menunjukkan bahwa bayi yang tuli, tidak mampu mengoceh karena ia tidak mampu mendengar suara manusia,
Majalah Fahma @majalahfahma
22| bayi yang tuli tidak mampu meniru pembicaraan orang dewasa.
Majalah Fahma @majalahfahma
23| Selain itu, perkembangan kognitif anak yg belum mampu berpikir abstrak, tidak akan mampu mencerna kata2 tetapi mampu mencerna perilaku
Majalah Fahma @majalahfahma
24| Oleh karena itu, perilaku orangtua cara paling efektif membentuk perilaku anak daripada ribuan kata nasehat.
Load Remaining (46)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.
Login and hide ads.