Siapa yang Mengklaim Budaya Siapa?, by: @Bangsa_Serumpun

Apakah yang dimaksud dengan Status Hak Paten/Hak Milik, Hak Cipta, serta Warisan Kemanusiaan Budaya Lisan-Nonbendawi (Masterpieces of the Oral & Intangible Heritage of Humanity)? Tentunya tak sedikit yang bersalah-salahan paham mengenai Status dan Kepemilikan Suatu Budaya seperti halnya yang dimaksud itu.
international jawa bangsa budaya Malaysia melayu hak paten milik cipta Indonesia
0
Indonesia+Malaysia @Bangsa_Serumpun
Budaya milik bangsa,di negara manapun bangsa itu berada. Maka mereka berhak menggunakan nya. Salam #haribatik
Indonesia+Malaysia @Bangsa_Serumpun
Apakah Suatu seni budaya dapat diberi status Hak Paten & Hak Milik ? ternyata tidak bisa kawan...
Indonesia+Malaysia @Bangsa_Serumpun
Seni Budaya tidak bisa diberi status Hak Paten atau Hak milik oleh suatu negara manapun di dunia..
Indonesia+Malaysia @Bangsa_Serumpun
Seni Budaya hanya memperoleh status Warisan Kemanusiaan Budaya Lisan-Nonbendawi (Masterpieces of the Oral & Intangible Heritage of Humanity)
Indonesia+Malaysia @Bangsa_Serumpun
UNESCO Hanya memberi status "Warisan Kemanusiaan Budaya Lisan-Nonbendawi" kepada setiap budaya di seluruh dunia.
Indonesia+Malaysia @Bangsa_Serumpun
Pengertian Status Hak Paten/Hak Milik dengan status Warisan Kemanusiaan Budaya Lisan-Nonbendawi adalah 2 hal yang sangat berbeda jauh..
Indonesia+Malaysia @Bangsa_Serumpun
Hak Paten adalah perlindungan hukum untuk teknologi atau proses teknologi, bukan untuk seni budaya seperti Batik & Angklung.
Indonesia+Malaysia @Bangsa_Serumpun
Hak cipta adalah perlindungan untuk ciptaan di bidang seni budaya & ilmu pengetahuan,seperti : Karya Lagu & Tarian.
Indonesia+Malaysia @Bangsa_Serumpun
Pendaftaran Hak Cipta tidaklah wajib. Apabila didaftarkan, akan muncul konsekuensi berupa habisnya masa berlaku hak cipta,
Indonesia+Malaysia @Bangsa_Serumpun
Jika diberi status Hak Cipta, maka 50 tahun setelah pencipta meninggal dunia, hak ciptanya hilang & tarian dapat di klaim oleh siapa saja.
Indonesia+Malaysia @Bangsa_Serumpun
Pemerintah Indonesia bukan mendaftarkan budaya dengan status Hak Cipta tapi dengan status “Warisan Kemanusiaan Budaya Lisan-Nonbendawi”
Indonesia+Malaysia @Bangsa_Serumpun
“Warisan Kemanusiaan Budaya Lisan-Nonbendawi” bertujuan menjaga warisan seni budaya suatu bangsa, dimanapun bangsa itu berada.
Indonesia+Malaysia @Bangsa_Serumpun
Status yang diberikan UNESCO terhadap seni budaya adalah agar masyarakat dunia menjaga kelestarian adat seni budaya dimanapun berada.
Indonesia+Malaysia @Bangsa_Serumpun
Status UNESCO jangan disalah pahami,seolah-olah hanya negara ini dan negara itu yang boleh melestarikan berbagai macam seni budaya.
Indonesia+Malaysia @Bangsa_Serumpun
Orang Minang,Jawa,Bugis & Palembang ramai menetap & menjadi warga negara Malaysia..dan mereka berhak melestarikan budaya leluhurnya.
Indonesia+Malaysia @Bangsa_Serumpun
Budaya tak terbatas oleh ruang dan jarak,Budaya akan tetap hidup ketika bangsa tersebut membawanya ke setiap sudut dunia.
Indonesia+Malaysia @Bangsa_Serumpun
Pemerintah Indonesia melalui Kementrian Luar Negeri telah menyatakan jika Budaya tidak bisa diberi status Hak Paten & Hak Milik.
Indonesia+Malaysia @Bangsa_Serumpun
Sumber saya dapat dari Seminar Perlindungan Warisan Budaya : “Siapa Menjiplak Siapa”, 23 Juni 2010 prakarsa Kementerian Luar Negeri.

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.