Siapa yang Mengklaim Budaya Siapa?, by: @Bangsa_Serumpun

Apakah yang dimaksud dengan Status Hak Paten/Hak Milik, Hak Cipta, serta Warisan Kemanusiaan Budaya Lisan-Nonbendawi (Masterpieces of the Oral & Intangible Heritage of Humanity)? Tentunya tak sedikit yang bersalah-salahan paham mengenai Status dan Kepemilikan Suatu Budaya seperti halnya yang dimaksud itu.
0
Indonesia+Malaysia @Bangsa_Serumpun

Budaya milik bangsa,di negara manapun bangsa itu berada. Maka mereka berhak menggunakan nya. Salam #haribatik

02/10/2012 11:21:05 WIB
Indonesia+Malaysia @Bangsa_Serumpun

Apakah Suatu seni budaya dapat diberi status Hak Paten & Hak Milik ? ternyata tidak bisa kawan...

02/10/2012 12:47:39 WIB
Indonesia+Malaysia @Bangsa_Serumpun

Seni Budaya tidak bisa diberi status Hak Paten atau Hak milik oleh suatu negara manapun di dunia..

02/10/2012 12:47:54 WIB
Indonesia+Malaysia @Bangsa_Serumpun

Seni Budaya hanya memperoleh status Warisan Kemanusiaan Budaya Lisan-Nonbendawi (Masterpieces of the Oral & Intangible Heritage of Humanity)

02/10/2012 12:48:10 WIB
Indonesia+Malaysia @Bangsa_Serumpun

UNESCO Hanya memberi status "Warisan Kemanusiaan Budaya Lisan-Nonbendawi" kepada setiap budaya di seluruh dunia.

02/10/2012 12:48:21 WIB
Indonesia+Malaysia @Bangsa_Serumpun

Pengertian Status Hak Paten/Hak Milik dengan status Warisan Kemanusiaan Budaya Lisan-Nonbendawi adalah 2 hal yang sangat berbeda jauh..

02/10/2012 12:48:30 WIB
Indonesia+Malaysia @Bangsa_Serumpun

Hak Paten adalah perlindungan hukum untuk teknologi atau proses teknologi, bukan untuk seni budaya seperti Batik & Angklung.

02/10/2012 12:49:02 WIB
Indonesia+Malaysia @Bangsa_Serumpun

Hak cipta adalah perlindungan untuk ciptaan di bidang seni budaya & ilmu pengetahuan,seperti : Karya Lagu & Tarian.

02/10/2012 12:49:19 WIB
Indonesia+Malaysia @Bangsa_Serumpun

Pendaftaran Hak Cipta tidaklah wajib. Apabila didaftarkan, akan muncul konsekuensi berupa habisnya masa berlaku hak cipta,

02/10/2012 12:50:20 WIB
Indonesia+Malaysia @Bangsa_Serumpun

Jika diberi status Hak Cipta, maka 50 tahun setelah pencipta meninggal dunia, hak ciptanya hilang & tarian dapat di klaim oleh siapa saja.

02/10/2012 12:50:45 WIB
Indonesia+Malaysia @Bangsa_Serumpun

Pemerintah Indonesia bukan mendaftarkan budaya dengan status Hak Cipta tapi dengan status “Warisan Kemanusiaan Budaya Lisan-Nonbendawi”

02/10/2012 12:51:18 WIB
Indonesia+Malaysia @Bangsa_Serumpun

“Warisan Kemanusiaan Budaya Lisan-Nonbendawi” bertujuan menjaga warisan seni budaya suatu bangsa, dimanapun bangsa itu berada.

02/10/2012 12:51:26 WIB
Indonesia+Malaysia @Bangsa_Serumpun

Status yang diberikan UNESCO terhadap seni budaya adalah agar masyarakat dunia menjaga kelestarian adat seni budaya dimanapun berada.

02/10/2012 12:51:28 WIB
Indonesia+Malaysia @Bangsa_Serumpun

Status UNESCO jangan disalah pahami,seolah-olah hanya negara ini dan negara itu yang boleh melestarikan berbagai macam seni budaya.

02/10/2012 12:51:31 WIB
Indonesia+Malaysia @Bangsa_Serumpun

Orang Minang,Jawa,Bugis & Palembang ramai menetap & menjadi warga negara Malaysia..dan mereka berhak melestarikan budaya leluhurnya.

02/10/2012 12:53:25 WIB
Indonesia+Malaysia @Bangsa_Serumpun

Budaya tak terbatas oleh ruang dan jarak,Budaya akan tetap hidup ketika bangsa tersebut membawanya ke setiap sudut dunia.

02/10/2012 12:54:12 WIB
Indonesia+Malaysia @Bangsa_Serumpun

Pemerintah Indonesia melalui Kementrian Luar Negeri telah menyatakan jika Budaya tidak bisa diberi status Hak Paten & Hak Milik.

02/10/2012 12:54:39 WIB
Indonesia+Malaysia @Bangsa_Serumpun

Sumber saya dapat dari Seminar Perlindungan Warisan Budaya : “Siapa Menjiplak Siapa”, 23 Juni 2010 prakarsa Kementerian Luar Negeri.

02/10/2012 12:54:45 WIB

Comment

No comments yet. Write yours!