0
Iman Brotoseno @imanbr
Peringatan KAA ini, Jokowi punya Menlu Retno jadi ujung tombak diplomasinya. Mengingatkan dulu seorang perempuan yg jadi andalan Bung Karno
Iman Brotoseno @imanbr
Dulu ada Supeni. Perempuan cerdas, sekaligus diplomat dan Duta besar keliling yang ditunjuk Bung Karno utk melobby pemimpin negara2 lain
Iman Brotoseno @imanbr
Supeni yang sejak tahun 1949 diangkat jadi anggota dewan PNI. Pernah ditugaskan memantau & mempelajari pemilu di India dan Amerika
Iman Brotoseno @imanbr
Pengalamannya sebagai diplomat dimulai pada saat Konperensi Asia Afrika di Bandung tahun 1955. Supeni ditugaskan oleh PM Ali Sastroamidjojo
Iman Brotoseno @imanbr
Negara spt Filiina, Pakistan dan Turki yg merupakan sekutu Amerika ( secara tidak langsung jg sekutu Belanda ) akhirnya mendukung Indonesia
Iman Brotoseno @imanbr
Ia melobi negara2 peserta konperensi untuk mendukung Indonesia dalam masalah Irian Barat. Negara2 yang tadinya meragukan akhirnya berbalik
Iman Brotoseno @imanbr
Setidaknya lobby yg dilakukan Supeni menghasilkan rumusan “ The Asian African Conference support the position of Indonesia on West Irian “.
Iman Brotoseno @imanbr
Bung Karno sekali lagi mengutus Supeni berbicara di Konperensi2 Uni antar Parlemen di London & Rio De Janeiro utk urusan Irian Barat
Iman Brotoseno @imanbr
Sebagai Ketua seksi Luar Negeri di DPR tahun 1956, Supeni ambil inisiatif mendukung kebijakan Mesir menasionaliasi terusan Suez
Iman Brotoseno @imanbr
Dengan adanya dukungan Indonesia di dunia Internasional, maka Presiden Nasser berterima kasih, dan mengundang Supeni untuk datang ke Mesir
Iman Brotoseno @imanbr
Ketika Supeni datang ke Mesir, membuat Presiden Suriah ( Syiria ) perlu mengundang Supeni datang ke Damaskus. Ia ingin bertemu
Iman Brotoseno @imanbr
Jamuan makan yg diadakan Presiden Suriah, para menteri serta pejabat Suriah tidak ada yang membawa istri, padahal tamu mereka seorang wanita
Iman Brotoseno @imanbr
Selanjutnya ketika perwakilan RI di Damascus mengadakan jamuan balasan, dalam surat undangan disebutkan “ dimohon hadir bersama istri “
Iman Brotoseno @imanbr
Mendadak kantor perwakilan RI ramai dering telpon yang memberitahukan mohon maaf sebesar besarnya karena tidak mungkin datang bersama nyonya
Iman Brotoseno @imanbr
Supeni sadar bahwa Tradisi Arab saat itu tdk memungkinkan wanita ikut dlm kegiatan semacam ini, Jadilah dia seorang diri diantara tamu Arab
Iman Brotoseno @imanbr
Hubungan Supeni dengan Bung Karno memang akrab. Dia menganggap Bung Karno sebagai guru. Tapi Supeni juga berani mengkritik gurunya ini
Iman Brotoseno @imanbr
Ketika ada demo dan gerakan untuk mengembalikan Ibu Fatmawati ke Istana, Supeni dipanggil Bung Karno. “ Siapa ini yang bikin gerakan ini ? "
Iman Brotoseno @imanbr
Supeni tahu, bahwa Ibu Fatmawati sudah mengirim surat permintaan agar diceraikan. Namun Bung Karno tak pernah mau, dan surat itu didiamkan
Iman Brotoseno @imanbr
Kata Supeni “Sebaiknya bu Fat diceraikan. Kasihan kalau dia mau menikah lagi “. Bung Karno terkejut “ Lha dia mau kawin sama siapa ? "
Iman Brotoseno @imanbr
Lalu BK bicara “ Suruh datang ke saya kalau ada pria yg mau melamarnya “. Supeni membalas “ Ya mana mungkin ada yg berani minta ke BK "
Iman Brotoseno @imanbr
Bung Karno lalu curhat ke Supeni. “ Saya tdk mau menceraikan Fatmawati agar dia bisa keluar masuk Istana dgn bebas, utk bertemu anak anak “
Iman Brotoseno @imanbr
Supeni diam saja. Tiba tiba dia teringat saat ulang tahun Bung Karno di Istana. Ibu Fatmawati mengundangnya hadir pic.twitter.com/HxHFTTTDYq
 Expand pic
Iman Brotoseno @imanbr
Supeni sempat diangkat oleh BK jadi Duta besar berkuasa penuh utk Amerika Serikat. SK 17 September 1960, No 533/M/1960 telah ditandatangani
Iman Brotoseno @imanbr
Namun menjelang keberangkatannya, sebuah konspirasi dilakukan kelompok kiri yg tdk suka dg nkeberangkatannya menjadi duta besar utk Amerika
Iman Brotoseno @imanbr
Dibuat surat fitnah seolah olah pihak Amerika yang tidak setuju, sehingga Supeni akhirnya batal berangkat. Padahal dia sudah berkemas kemas
Load Remaining (75)
Login and hide ads.