0
Inkrispena @Inkrispena
1. Dalam dua kultwit sebelumnya, kita sudah membahas empat masalah yang ada dalam BPJS Kesehatan.
Inkrispena @Inkrispena
2. Keempat masalah itu adalah minimnya sosialisasi, prosedur yg menyulitkan, masalah2 terkait PBI dan buruknya penyediaan informasi layanan.
Inkrispena @Inkrispena
3. Kultwit ke-1, "Mslh Minimnya Sosialisasi & Prosedur Akses Layanan yg Menyulitkan dlm BPJS Kesehatan" bs dibaca di chirpstory.com/li/257102.
Inkrispena @Inkrispena
4. Kultwit ke-2, "Masalah Terkait Kepesertaan PBI & Buruknya Penyediaan Informasi Layanan dlm BPJS Kesehatan" ada di chirpstory.com/li/257280.
Inkrispena @Inkrispena
5. Skrng, kita akan membahas mslh pelayanan kesehatan yg buruk & tidak merata, yg dikondisikan olh sistem INA-CBG & fasilitas yg tdk memadai
Inkrispena @Inkrispena
6. Diantara pelayanan kesehatan yang buruk adalah kesalahan dan/atau keterlambatan diagnosa penyakit di bawah penanganan BPJS.
Inkrispena @Inkrispena
7. Misalnya, salah seorang informan dalam riset kami menyatakan bahwa suaminya (almarhum) terlambat didiagnosa menderita penyakit jantung.
Inkrispena @Inkrispena
8. Beliau baru menerima diagnosa tersebut setelah terlebih dahulu menerima berbagai diagnosa lain yang tidak tepat di berbagai RS.
Inkrispena @Inkrispena
9. Hal ini terkait keengganan pihak Rumah Sakit (RS) untuk menggunakan fasilitas yang memadai dalam melakukan diagnosa.
Inkrispena @Inkrispena
10. Baru setelah didiagnosa menggunakan "teropong," akhirnya diketahui bahwa fungsi jantung beliau telah menurun hingga hanya 30%.
Inkrispena @Inkrispena
11. Pada akhirnya tindakan yang harus dilakukan adalah operasi pemasangan ring pada jantung beliau dengan resiko kematian yang besar.
Inkrispena @Inkrispena
12. Kesalahan (dan keterlambatan) diagnosa ini pun berujung pada meninggalnya almarhum suami si informan.
Inkrispena @Inkrispena
13. Masalah pelayanan kesehatan lain adalah tidak bisa diklaimnya beberapa peralatan yang digunakan pasien, sehingga harus dibayar.
Inkrispena @Inkrispena
14. Diantaranya infus trombosit bagi penderita DBD, barang2 kebutuhan dasar bagi pasien di ICU seperti pampers dan tissue, dan mobil jenazah
Inkrispena @Inkrispena
15. Peserta BPJS yang menjalani rawat inap juga tidak dapat berkonsultasi dengan dokter visit, shg hrs ikut prosedur mengantri di poliklinik
Inkrispena @Inkrispena
16. Selain persoalan pelayanan kesehatan yang buruk, terdapat pula masalah pelayanan yang tidak merata.
Inkrispena @Inkrispena
17. Misalnya, yang dialami oleh informan kami yang lain dan istrinya yang sedang sakit (diagnosa awalnya) panas dingin.
Inkrispena @Inkrispena
18. Di puskesmas kecamatan dimana ia tinggal, layanan laboratorium yg diperlukan utk rujukan ke RS, tdk melayani pasien yg datang malam hari
Inkrispena @Inkrispena
19. Ia harus membawa istrinya ke puskesmas kecamatan tetangga yang jaraknya cukup jauh, yang tutupnya lebih belakangan.
Inkrispena @Inkrispena
20. Di Jakarta, sejak KJS berlaku (salah satu pilot project BPJS), rujukan dari Puskesmas tidak lagi dapat ke RS swasta terdekat.
Inkrispena @Inkrispena
21. Rujukan dari Puskesmas tersebut harus ke RSUD atau ke RS swasta tertentu yang bekerja sama dengan BPJS.
Inkrispena @Inkrispena
22. Ada setidaknya tiga faktor yang mengkondisikan buruk dan tidak meratanya pelayanan kesehatan di bawah BPJS.
Inkrispena @Inkrispena
23. Pertama, terkait tidak meratanya pelayanan, ini disebabkan krn layanan yang tersedia bergantung pada besaran APBD tiap daerah.
Inkrispena @Inkrispena
24. Misalnya, BPJS di Jakarta menanggung biaya scan dan radiologi karena mendapat tambahan dana dari APBD Jakarta.
Inkrispena @Inkrispena
25. Namun, warga di daerah lain, apalagi yang APBD-nya kecil, biasanya tidak mendapatkan fasilitas tersebut saat mengklaim BPJS.
Load Remaining (28)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.