0
Galindra Cakra Aji @Galaxi2014
Barusan tadi gw nonton ILC di TV One (17 Maret 2015). Pertama gw kaget judul diskusinya “KMP Mau Digembosi Pemerintah?” #JudulProvokatif
Galindra Cakra Aji @Galaxi2014
Gw kagetnya karena ILC sekarang sering ngurusin Politik Praktis. Ini yang kali kedua ILC membahas aspirasi KMP dan bukan aspirasi rakyat.
Galindra Cakra Aji @Galaxi2014
Yang pertama sewaktu KMP mempeributkan Jokowi yang meminta screening KPK untuk menetapkan calon –calon yg akan dipilih sebagai Menteri.
Galindra Cakra Aji @Galaxi2014
Karni Ilyas mungkin udah pikun jadi lupa kalau Pengangkatan Menteri dan Penseleksiannya adalah Hak Prerogatif Presiden. Kenapa Dicampuri?
Galindra Cakra Aji @Galaxi2014
Hanya karena Fadli Zon, Hidayat Nur Wahid dan KMP lainnya mengomentari Screening Menteri KPK, oleh Karni Ilyas dijadikan bahan diskusi ILC
Galindra Cakra Aji @Galaxi2014
Itu sih jelas bukan Diskusi tetapi jelas merupakan upaya Pembentukan Opini Publik oleh KMP. ILC sudah menjadi Alat Politik ARB dan KMP.
Galindra Cakra Aji @Galaxi2014
Dan tadi malam juga terjadi demikian. Urusan Golkar dijadikan urusan penting Publik. Makin Jelas ILC sekrg adalah perpanjangan tangan KMP.
Galindra Cakra Aji @Galaxi2014
Dari Judul Diskusi saja sudah Provokatif. Benarkah KMP mau digembosi pemerintah? Dari kalimat itu sangat jelas pembentukan opini.
Galindra Cakra Aji @Galaxi2014
Seolah-olah saat ini public sudah resah bahwa dalam beberapa waktu terakhir Pemerintah diduga telah melakukan Penggembosan Partai2 yg ada.
Galindra Cakra Aji @Galaxi2014
Padahal yang terjadi hanyalah Ical, Bamsoet dan elit KMP yang sedang resah dan panik. Elit KMP juga hanya kubu Ical, Gerindra dan PKS saja.
Galindra Cakra Aji @Galaxi2014
Kubu Ical CS panik dan terancam karena Surat Menkumham yang mensahkan Keputusan Mahkamah Partai Golkar yang memenangkan Kubu Agung Laksono.
Galindra Cakra Aji @Galaxi2014
Ical, Idrus Marham, Bamsoet mengamuk di media menyalahkan Menkumham.akhirnya Fadli Zon dan Fahri Hamzah ikut-ikutan menyalahkan Pemerintah.
Galindra Cakra Aji @Galaxi2014
Masalahnya hny sepele. Pertarungan kubu Ical dan Kubu Agung yg berakhir dgn kemenangan Agung. Gara2 itu muncul.Begal Demokrs n Lonte Politik
Galindra Cakra Aji @Galaxi2014
Karena Ical merasa tdk kuat melawan makanya meminta bantuan KMP. Gerindra dan PKS mau bantu mau bikin Hak Angkat tp PAN dan Demokrat g ikut
Galindra Cakra Aji @Galaxi2014
Setelah itu mereka mencari-cari dalil agar KMP punya hak bersuara. Dan akhirnya mereka mengkait-kaitkan Kisruh Golkar dgn Kisruh PPP.
Galindra Cakra Aji @Galaxi2014
KMP yang sbnrnya hanya terdiri dari Kubu Ical, Gerindra, PKS dan kubu SDA dari PPP sepakat menuduh Menkumham ingin mengobok-obok KMP.
Galindra Cakra Aji @Galaxi2014
Sayangnya urusan sepele itu didramatis Karni Ilyas melalui ILC di TV One. Ckckck.. Karni Ilyas sudah mencoreng mukanya sendiri.#Kasihan
Galindra Cakra Aji @Galaxi2014
Di acara tersebut gw perhatikan, Karni Ilyas pura2 berlagak netral. Tetapi tetap saja akhirnya tidak bisa menyembunyikan jati dirinya.
Galindra Cakra Aji @Galaxi2014
Pertama, wawancara live dengan Menkumham Yasona Laoly. Karni bertanya tentang proses keluarnya keputusan Menkumham yang mensahkan kubu Agung
Galindra Cakra Aji @Galaxi2014
Yasona menjelaskan bahwa sebagai Menkumham dirinya tidak dalam kapasitas membuat keputusan. Dia hanya mensahkan putusan dari Mahkamah Partai
Galindra Cakra Aji @Galaxi2014
Yasona menjelaskan, dia bersama seluruh staff membahas dan mengkaji Putusan Mahkamah Partai Golkar dan karena yakin akhirnya mengesahkannya
Galindra Cakra Aji @Galaxi2014
Betul bahwa ada perbedaan pendapat 4 Hakim Mahkamah, tetapi pada kesimpulan Putusan (Diktum) yg dijabarkan Kubu Agung yang dianggap sah.
Galindra Cakra Aji @Galaxi2014
Berbeda dengan PPP, menurut Yasona. Dirinya mengesahkan Kepengurusan Rommy di Muktamar Surabaya karena sudah sesuai UU Parpol yg berlaku
Galindra Cakra Aji @Galaxi2014
Bahwa Muktamar (Munas) Surabaya dihadiri oleh lebih dari 2/3 Pengurus Partai PPP. Dan setelah itu tidak ada klaim dari 2/3 Pengurus yg sah.
Galindra Cakra Aji @Galaxi2014
Setelah Yasona menjelaskan semua, Karni Ilyas mempersilahkan PPP yang diwakili Djan Faridz dan SDA untuk berbicara. #Keanehanmulaiterjadi
Load Remaining (30)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.