0
ALy @amailtwit
US$ naik, Istana rapat kordinasi, hasilnya 8 kebijakan. ekonomi.metrotvnews.com/read/2015/03/1…
URL ekonomi.metrotvnews.com Redam Gejolak Rupiah, Pemerintah Mengeluarkan 8 Paket Kebijakan Kinerja perbaikan ekonomi Amerika Serikat (AS) memang sangat dahsyat sehingga membuat ekonomi, terutama perkembangan nilai tukar negara lainnya, ketar-ketir.
ALy @amailtwit
Sayang, dari 8 kebijakan tsb ternyata tidak disinggung bagaimana cara bangsa ini dapat mandiri melalui industri dalam negerinya sendiri.
ALy @amailtwit
Padahal, sebaiknya Pemerintah desak BUMN tingkatkan kualitas dan kuantitas produk2 kebutuhan harian rakyat.
ALy @amailtwit
Semisal BUMN produksi sabun, lalu berbondong rakyat memakainya, maka ketergantungan atas sabun import berkurang. Cadangan US$ kita terjaga.
ALy @amailtwit
Lantas mengapa Pemerintah harus desak BUMN, meski sudah banyak swasta lokal yg produksi barang2 kebutuhan rakyat dan made in Indonesia?
ALy @amailtwit
Jawabnya tentu saja harus dilihat dari "kemana laba itu mengalir".
ALy @amailtwit
Misalnya nih, kita beli air Aq*a. Meski bahan baku airnya dari Indo, plastik kemasannya dari Indo, dan diproduksi oleh tenaga kerja lokal.,
ALy @amailtwit
...namun keuntungan labanya mengalir keluar negeri karena perusahaannya milik asing. Ironis gak?
ALy @amailtwit
oleh sebab itulah kenapa salah satu kebijakan JKW itu mengupayakan laba tsb tidak ditukar US$, namun diputar kembali di Indonesia.
ALy @amailtwit
Kebijakan ini anggaplah oke, namun tidak selesaikan akar masalah. Toh apa untungnya pegang rupiah bagi perusahaan asing?
ALy @amailtwit
Ujungnya, tetap saja laba tsb akan mengalir keluar negeri dlm bentuk US$. Ada timingnya.
ALy @amailtwit
Kembali pada 8 kebijakan JKW. Jika fenomena ini tjd scr global,bukankah berarti negara2 lain yg alami pelemahan jg terapkan kbijakan serupa?
ALy @amailtwit
Kita butuh US$, negara lain juga butuh. Kita genjot eksport, negara lain juga sama. Semampu apa kita bersaing sama mereka?
ALy @amailtwit
Sejak Krismon Global, kini Eropa perlahan bangkit. Ada kecenderungan Euro 'sengaja' dilemahkan thdp US$ utk picu export mereka. Kita?
ALy @amailtwit
Kalau sampai ada menteri bilang US$ tembus 13rb bikin Pemerintah untung, itu sih kita anggap saja lagi menghibur diri.
ALy @amailtwit
Menurut Menteri Keuangan, setiap rupiah melemah, maka penerimaan negara dari migas & tambang akan naik dan menambah kas negara. Aneh gak?
ALy @amailtwit
Anehnya tuh disini: Secara gak langsung menteri ini mengakui bila kita masih eksport minyak dan gas. Lah, bukankah kita import migas?
ALy @amailtwit
Bagaimana bisa surplus, kalau katanya import migas kita lebih besar ketimbang eksportnya? Atau maksudnya; rugi di minyak, untung di gas?
ALy @amailtwit
Sebenarnya pernyataan menteri yg satu ini ngeri ngeri sedap. Ingat loh, kalau katanya dollar naik lalu kita untung dari migas, maka...
ALy @amailtwit
...sebenarnya kita masih mengandalkan komoditi ekspor berupa bahan mentah, namun lemah di komoditi ekspor barang 1/2 jadi dan barang jadi.
ALy @amailtwit
Padahal baiknya, migas digunakan utk dukung industri dlm negeri, dan tambang (misal emas) diolah minimal 1/2 jadi (smelter) sblm di ekspor.
ALy @amailtwit
Tentu saja harus demikian jika kita mau tingkatkan daya saing produk2 lokal kita. Masalahnya, Pemerintahnya niat gak?
ALy @amailtwit
Bagaimana bisa kita tingkatkan daya saing produk lokal, sementara sumber energinya sendiri kita jual ke saingan kita?
Load Remaining (6)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.