2
Pribumi Nusantara @TPK_RI
Zhong Wan Xue Alias Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, kembali menjadi sorotan publik. Apakah Ahok anti Korupsi? pic.twitter.com/KlmfcunneV
Expand pic
Pribumi Nusantara @TPK_RI
1. Semasa menjadi Bupati Belitung Timur, nama Ahok tak sepopuler seperti saat ini. Publik mengenal Ahok sejak dirinya menjadi Wagub DKI JKT.
Pribumi Nusantara @TPK_RI
2. Bersama pasangannya, Jokowi, Ahok melenggang menjadi Wagub DKI dari partai @Gerindra yang kini telah ditinggalkannya.
Pribumi Nusantara @TPK_RI
3. Ahok pernah bergabung dgn beberapa partai, diantaranya Partai Perhimpunan Indonesia Baru, Golkar dan terakhir di Gerindra.
Pribumi Nusantara @TPK_RI
4. Sejak menjabat menjadi Bupati Belitung Timur, Ahok pernah tersangkut kasus korupsi perusakan hutan lindung dan penambangan ilegal.
Pribumi Nusantara @TPK_RI
5. Kasus tsb pernah diusut Mabes Polri pada 2010, lalu pada awal tahun 2011 dilimpahkan ke Polda Bangka Belitung.
Pribumi Nusantara @TPK_RI
6. Ahok menjabat sbg Bupati Belitung Timur periode 2005-2006, dan kasus tersebut terendus ditahun 2005, saat Ahok menjabat Bupati.
Pribumi Nusantara @TPK_RI
7. Polda Belitung bersama Dinas Pertambangan dan Dinas Kehutanan Propinsi telah melakukan penyidikan dan menemukan fakta mengejutkan.
Pribumi Nusantara @TPK_RI
8. Penambangan liar tsb ditemukan oleh penyidik dilakukan oleh 4 perusahaan milik Ahok. Saat itu ditemukan ditengah kawasan hutan lindung.
Pribumi Nusantara @TPK_RI
9. Dalam operasional penambangan hutan lindung oleh perusahaan milik Ahok, ditemukan dilakukan sejak tahun 1992-1998.
Pribumi Nusantara @TPK_RI
10. Kemudian pada tahun 2001, Ahok menghentikan pencurian dan perusakan hutan lindung tsb. Tetapi saat menjabat sbg Bupati, Ahok berulah lg.
Pribumi Nusantara @TPK_RI
11. Saat menjabat sbg Bupati, Ahok melakukan penambangan ilegal pasir kuarsa dikawasan Gunung Nayo, Belitung.
Pribumi Nusantara @TPK_RI
12. Berdasarkan hasil olah TKP, ditemukan bukti bhw perusahaan Ahok mlakukan pelanggaran tsb dgn bukti keberadaannya ditengah hutan lindung.
Pribumi Nusantara @TPK_RI
13. Dan hasil temuan penyidik dituangkan dlm BAP yg telah dilimpahkan ke pengadilan. Berdasarkan Peta 410 dan Peta 357 SK Menhut 1986 & 2004
Pribumi Nusantara @TPK_RI
14. Terbukti bahwa operasional 4 perusahaan Ahok melanggar UU dan diancam hukuman penjara maksimal 12 tahun.
Pribumi Nusantara @TPK_RI
15. Saat kasus ini tengah diproses oleh Polda Belitung (2011), Ahok justru mencalonkan diri sbg Gubernur Babel. Bahkan disebut2 calon kuat.
Pribumi Nusantara @TPK_RI
16. Berdasarkan hasil survey, Ahok menjadi calon kuat yang bisa mengalahkan lawannya, yakni Gubernur Incumben Eko Maulana.
Pribumi Nusantara @TPK_RI
17. Disisi lain, kasus yg menjeratnya terus bergulir. Ahok pun rupanya gentar menghadapi kasus hukum yg tengah menjeratnya.
Pribumi Nusantara @TPK_RI
18. Terjadi keajaiban, Ahok mundur dari pencalonannya sbg Gubernur Babel, padahal saat itu dia menjadi calon kuat. Rupanya ada deal lain.
Pribumi Nusantara @TPK_RI
19. Ahok melakukan deal dgn Eko Maulana, barter jabatan. Dgn syarat kasusnya tdk diusut alias di petieskan. Dan terbukti, kasusnya menguap.
Pribumi Nusantara @TPK_RI
20. Rupanya ancaman pidana 12 tahun penjara membuat nyali Ahok ciut. Bukti-bukti kuat keterlibatannya tak mampu dibantah.
Pribumi Nusantara @TPK_RI
21. Hingga terjadilah barter jabatan, Ahok rela melepas jabatan yg akan diembannya, dgn syarat kasusnya di HENTIKAN.
Pribumi Nusantara @TPK_RI
22. Sebelumnya, Ahok sempat melobi beberapa aparat, agar kasusnya tak dilimpahkan ke pengadilan, tp upaya tsb gagal, hingga berujung BARTER.
Pribumi Nusantara @TPK_RI
23. Akhirnya Ahok menjalin kesepakatan dgn Eko Maulana, sbg jalan terakhir agar kasusnya bisa diselamatkan. Dan Eko pun menyanggupinya.
Load Remaining (7)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.