#NgajiHikam (84) Kemuliaan Bersama Allah, Kemuliaan Yang Tak Pernah Sirna by: @Sidogiri

"Jika mendambakan kemuliaan yg tak sirna, jgnlah bertaut pada hal2 yg pasti binasa"
0
Pesantren Sidogiri @sidogiri

1. Assalamualaikum Tweeps! Mari kita lanjutkan serial #NgajiHikam edisi 84. Tema: “Kemuliaan Bersama Allah, Kemuliaan yang Tak Pernah Sirna”

14/02/2015 19:30:20 WIB
Pesantren Sidogiri @sidogiri

3. “Jika mendambakan kemuliaan yang tak sirna, janganlah bertaut pada hal-hal yang pasti binasa.”

14/02/2015 19:32:09 WIB
Pesantren Sidogiri @sidogiri

4. Menjadi mulia, berarti seseorang menghindari kehinaan & hal2 yang dihinakan oleh orang lain. Ini tentu berbeda makna dengan takabur.

14/02/2015 19:33:14 WIB
Pesantren Sidogiri @sidogiri

5. Jika menjadi mulia itu berarti hal terpuji, maka takabur adalah hal nista yang sangat dibenci.

14/02/2015 19:34:14 WIB
Pesantren Sidogiri @sidogiri

6. Insting manusia ingin menjadi mulia, meski di sisi lain ia tercipta sebagai makhluk yang lemah secara naluriahnya. QS. An-Nisâ’ [28]

14/02/2015 19:35:14 WIB
Pesantren Sidogiri @sidogiri

7. Nah, utk menjadi mulia manusia membutuhkan hal2 yang memperbantuinya, atau dg kata lain ia butuh proteksi agar tdk jatuh ke lembah hina.

14/02/2015 19:36:16 WIB
Pesantren Sidogiri @sidogiri

8. Nalurinya yang lemah menyebabkan ia menjadi hina, namun sejatinya secara fitrah ia ingin menjadi mulia.

14/02/2015 19:37:04 WIB
Pesantren Sidogiri @sidogiri

9. Mutlak dibutuhkan penopang agar manusia tetap menjadi mulia di tengah kubangan fitrahnya tercipta sebagai makhluk lemah.

14/02/2015 19:38:14 WIB
Pesantren Sidogiri @sidogiri

10. Untuk menjadi mulia manusia bisa menggunakan harta kekayaan, pangkat dan jabatan atau bahkan kekuatan dalam tubuhnya.

14/02/2015 19:39:17 WIB
Pesantren Sidogiri @sidogiri

11. Tapi apakah semua itu menjamin manusia abadi dalam kemuliaannya, apa jaminan untuk tidak terjatuh kelembah nista?

14/02/2015 19:40:16 WIB
Pesantren Sidogiri @sidogiri

12. Ibaratnya jika hamba meletakkan kemuliaan pada selain Allah, sama saja dengan menggantungkan harapan pada ranting-ranting pohon.

14/02/2015 19:41:03 WIB
Pesantren Sidogiri @sidogiri

13. Semakin tua ranting itu, maka akan semakin mendekati kerapuhan dan tiba saatnya akan tumbang.

14/02/2015 19:42:12 WIB
Pesantren Sidogiri @sidogiri

14. Begitu juga hamba yang mencari sebab kemuliaan dengan harta, maka saat roda berputar, suatu saat tiba gilirannya ia jatuh miskin.

14/02/2015 19:43:13 WIB
Pesantren Sidogiri @sidogiri

15. Ketika ia mencari kemuliaan dg jabatan, maka saat tiba masa lengser jabatannya, sirnalah kemuliaan itu.

14/02/2015 19:44:15 WIB
Pesantren Sidogiri @sidogiri

16. Kembali pada pemahaman di atas, bahwa manusia secara naluriah adalah lemah dan pada saat yg bersamaan ia ingin menjadi mulia.

14/02/2015 19:45:03 WIB
Pesantren Sidogiri @sidogiri

17. Lalu siapa yang mampu memberi pertolongan kepada manusia agar bisa abadi dalam kemuliannya?

14/02/2015 19:46:03 WIB
Pesantren Sidogiri @sidogiri

18. Kita harus menyadari bahwa semua selain Allah itu sirna, atau bahkan tiada nilai sama sekali di dalam wujudnya.

14/02/2015 19:47:08 WIB
Pesantren Sidogiri @sidogiri

19. Kita sadar bahwa Allah penggerak segala sesuatu, tapi masih saja kita memuliakan diri dg sesuatu yg sirna, apa itu bukan bodoh?

14/02/2015 19:49:12 WIB
Pesantren Sidogiri @sidogiri

20. Hamba yg menautkan kemuliaan pd harta, jabatan, atau kekuasaan, tak ubah orang yg menaruh cita-cita tinggi pd rapuhnya rumah laba-laba.

14/02/2015 19:50:10 WIB
Pesantren Sidogiri @sidogiri

21. Hamba yang berpegangan pd ajaran Allah dg sungguh2, dan menjdikan ibadahnya sebagai persembahan terindah bagi-Nya >>

14/02/2015 19:51:15 WIB
Pesantren Sidogiri @sidogiri

22. >>Maka ia terjaga dari ketidak abadian dalam kemuliaan yang diraih, meski jabatan dan kekayaan telah hilang darinya.

14/02/2015 19:52:14 WIB
Pesantren Sidogiri @sidogiri

23. Jika ia kaya, maka tak sedikitpun kekayaan itu mempengaruhi kemuliaannya & jika ia miskin, tak secuil pun kefaqirannya membuat ia hina.

14/02/2015 19:53:12 WIB
Pesantren Sidogiri @sidogiri

24. Kita tengok kehebatan Sayyidina Umar pd waktu Islam mencapai puncak kejayaan di bawah pemerintahannya.

14/02/2015 19:54:06 WIB
Pesantren Sidogiri @sidogiri

25. Dua imperium besar, Persia & Romawi takluk di bawah bendera Islam. Pertahanan militer Islam menjadi kekuatan yg menciutkan nyali lawan.

14/02/2015 19:55:04 WIB
Load Remaining (5)

Comment

No comments yet. Write yours!