1
Pejuang Subuh @PejuangSubuh
Merenungi di jaman ini banyak terjadi perceraian,lebih dari 50%,perceraian sudah bukan hal yg aneh
Pejuang Subuh @PejuangSubuh
Di jaman kakek nenek kita dulu,bahkan mereka yg dijodohkan pun banyak yg masih bertahan bersama sampai tua
Pejuang Subuh @PejuangSubuh
Mengapa di jaman yg sudah bebas memilih pasangan sendiri ini malah dengan mudahnya banyak yg bercerai?
Pejuang Subuh @PejuangSubuh
Kebanyakan Perceraian di jaman sekarang juga alasannya sepele : Ketidakcocokan dalam rumah tangga
Pejuang Subuh @PejuangSubuh
Tidak cocok saja anaknya bisa sampai 3 bahkan lebih,gimana kalau cocok? Apa benar tidak cocok? apa itu alasan sebenarnya?
Pejuang Subuh @PejuangSubuh
Mungkin penyebabnya wanita pun sekarang semakin maju,semakin berani,semakin terbuka pikirannya
Pejuang Subuh @PejuangSubuh
Tidak ada lagi batasan antara pria dan wanita,dalam berkarir,dalam mengejar cita2 ,wanita punya kesempatan yg sama dengan pria di jaman ini
Pejuang Subuh @PejuangSubuh
Emansipasi wanita telah berhasil digaungkan kaum feminis,sehingga sekarang bahkan Presiden pun ada yg wanita
Pejuang Subuh @PejuangSubuh
Dan dinegeri yg mayoritas islam ini, ternyata seorang wanita pun pernah ada yg bisa jadi Presidennya. Emansipasi? ya, tapi jd tidak islami
Pejuang Subuh @PejuangSubuh
Bukan bermaksud bicara politik,sama sekali tidak. Hanya menyoroti kemunafikan,jelas Alquran mengatakan Pemimpin adalah Pria
Pejuang Subuh @PejuangSubuh
(QS 4:34) Kaum laki2 itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka atas sebahagian yang lain
Pejuang Subuh @PejuangSubuh
Emansipasi walaupun ada sisi baiknya,tapi juga punya sisi yg kelam bagi kehidupan berumah tangga di jaman ini
Pejuang Subuh @PejuangSubuh
Beberapa teman wanita kami saat ini tidak takut bercerai, karena sudah punya karir sendiri,punya uang sendiri, Mandiri istilahnya sekarang
Pejuang Subuh @PejuangSubuh
Jaman dulu mungkin bercerai buat wanita berarti kehilangan sumber penghasilan,karena kebanyakan karirnya adalah ibu Rumah Tangga
Pejuang Subuh @PejuangSubuh
Emansipasi juga yg bisa membuat seorang istri jadi berani terhadap suaminya,apalagi jika penghasilanya jauh lebih besar dari suami
Pejuang Subuh @PejuangSubuh
Kami merenungkan tentang seorang teman pria yg sudah berumur, dengan istri dan 4 anaknya. Dimana istrinya punya karir yg jauh lebih bagus
Pejuang Subuh @PejuangSubuh
Hampir semua anaknya telah menikah,kecuali yg paling kecil. Tapi hubungannya dengan sang istri sebenarnya sudah renggang sejak lama.
Pejuang Subuh @PejuangSubuh
Teman kami ini sering mengeluhkan betapa istrinya menekannya,karena dari sisi penghasilan,dianggap suami tak berkontribusi
Pejuang Subuh @PejuangSubuh
Ketika mau balikin ke agama,istri menolak. Selama ini jarang sholat,gak pernah belajar agama,tiba2 ketika mentok masalah,larinya ke agama
Pejuang Subuh @PejuangSubuh
Dulu memilih pasangan pun bukan landasan agama,jadi wajar kalau keduanya saling tidak mengerti adab pernikahan yg islami spt apa
Pejuang Subuh @PejuangSubuh
Gimana seorang istri dikatakan wajib patuh ke suami ,sampai2 rasul hampir menyuruh istri bersujud kepada suami
Pejuang Subuh @PejuangSubuh
Jika aku boleh menyuruh seseorang utk sujud kepada orang lain, tentu aku akan menyuruh seorang istri utk sujud kepada suaminya (HR Tirmidzi)
Pejuang Subuh @PejuangSubuh
Suami adalah pengganti posisi ayahnya ketika terjadi ijab kabul, ini yg jarang dipahami oleh kebanyakan orang
Pejuang Subuh @PejuangSubuh
Bukankah anak tetap wajib taat kepada orang tuanya,selama bukan dalam hal maksiat ,sekalipun orangtuanya ahli maksiat?
Pejuang Subuh @PejuangSubuh
Bahkan seandainya orang tua kita penjahat sekalipun dan tidak pernah sholat, bukankah anak tetap wajib hormat?
Load Remaining (49)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.
Login and hide ads.