0
Pribumi Nusantara @TPK_RI
"Anda ternyata tdk loyal, setelah ini kita bikin perhitungan". Nada ancaman yg dilontarkan melalui sms. Kalian tahu, siapa pengirimnya?
Pribumi Nusantara @TPK_RI
1. Adanya asap menjadi akibat munculnya api. Hingga kobaran api tsb diluapkan melalui ancaman sms. Untuk mengetahui selengkapnya, simak!
Pribumi Nusantara @TPK_RI
2. Dinamika internal Partai Demokrat (PD) adalah sbab yg paling mendasar timbulnya gejolak hingga berujung pd kasus hukum Anas Urbaningrum.
Pribumi Nusantara @TPK_RI
3. Apabila kita ingin memahami scara utuh, tentu kita hrs mengetahui dr awal hingga kasus itu bermuara. Bermula dr Konflik internal partai.
Pribumi Nusantara @TPK_RI
4. Tepatnya pada Mei 2011 di Propinsi Sulawesi Utara digelar kongres Musyawarah Daerah (Musda) PD yg bertempat di Hotel Peninsula Manado.
Pribumi Nusantara @TPK_RI
5. Musda tsb dilaksanakan untuk memilih Ketua DPD masa bhakti 2011-2016. Saat itu ada dua kandidat yg bertarung dlm kongres tsb,
Pribumi Nusantara @TPK_RI
6. Yakni Gubernur Sulawesi Utara Sinyo Harry Sarundajang dan  Walikota Manado Vicky Lumentut.
Pribumi Nusantara @TPK_RI
7. Ketum PD saat itu, Anas Urbaningrum dan Sekjen PD Eddy Baskoro Yudhoyono diutus Susilo Bambang Yudhoyono untuk menghadiri kongres tsb.
Pribumi Nusantara @TPK_RI
8. Sblm berangkat, Anas menyampaikan kondisi politik DPC-DPC pd SBY. Mereka cenderung memilih Walikota Manado dgn berbagai pertimbangan.
Pribumi Nusantara @TPK_RI
9. Tetapi SBY bersikukuh menginginkan Gubernur Sulawesi Utara, SH Sarundajang kelak yg terpilih menjadi Ketua DPD Partai Demokrat.
Pribumi Nusantara @TPK_RI
10. Sedangkan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara EE Mangindaan (Anggota Dewan Kehormatan Partai Demokrat) mendukung Walikota Manado.
Pribumi Nusantara @TPK_RI
11. Terjadi perang kepentingan antara SBY dan menterinya. Ternyata dlm Musda yg trpilih jadi Ketua DPD adlh Walikota Manado Vicky Lumentut,
Pribumi Nusantara @TPK_RI
12. Sesuai apa yg dikatakan oleh Anas terkait kondisi politik DPC saat itu, bhw merka cenderung memilih Vicky Lumetut.
Pribumi Nusantara @TPK_RI
13. Anas mengetahui kondisi politik DPC lantaran sering turba ke daerah, untuk mendengar aspirasi mereka, guna kepentingan membesarkan PD.
Pribumi Nusantara @TPK_RI
14. Dari sinilah SBY geram lantaran orang yang dia kehendaki menjadi Ketua DPD ternyata tidak terpilih alias gagal.
Pribumi Nusantara @TPK_RI
15. Keesokan harinya Anas mendapat SMS dari SBY : “Ternyata Saudara Tidak Loyal, Selesai Ini Kita Bikin Perhitungan”. pic.twitter.com/Z5kQ76SQI6
Expand pic
Pribumi Nusantara @TPK_RI
16. Sms SBY yg diterima oleh Anas bernada ancaman yg kemudian menjadi asap permasalahan. Inilah permulaan konflik terjadi.
Pribumi Nusantara @TPK_RI
17. Komunikasi politik makin memburuk pasca kegagalan SBY dlm menentukan Ketua DPD yg membuat hubungan antara SBY dan Anas semakin memanas.
Pribumi Nusantara @TPK_RI
18. Akibatnya prasangka demi prasangka negatif selalu muncul dari SBY ketika Anas melakukan segala apapun aktivitasnya.
Pribumi Nusantara @TPK_RI
19. Maklum, orang yg hatinya dipenuhi dgn kecintaan terhadap perkara duniawi, cenderung gelap mata untuk menggapai hasrat dan keinginannya.
Pribumi Nusantara @TPK_RI
20. Akibatnya hati menjadi keras & timbullah kebengisan, kekejaman dan kesadisan. Dari masalah Musda inilah konflik SBY versus Anas dimulai.
Pribumi Nusantara @TPK_RI
21. Berbagai manuver-manuver politik SBY dibidikkan pada Anas dgn cara melemahkan posisinya sebagai Ketua Umum Partai Demokrat.
Pribumi Nusantara @TPK_RI
22. Puncaknya, digelarlah Kongres Luar Biasa (KLB) yg bertujuan mengambil alih kendali partai Demokrat, dibawah pimpinan @SBYudhoyono .
Pribumi Nusantara @TPK_RI
23. Drama konflik ini kian hari kian memanas, bhkn dlm Mata Najwa edisi 25 Mei 2013, Anas mengatakan bhw ada sebuah operasi sunyi senyap.
Load Remaining (25)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.