2
Pribumi Nusantara @TPK_RI
KPK tengah membangun emage kriminalisasi. Melalui mengerahan massa, penggiringan media melalui isu terror. Kini melalui Arifin Ilham.
Pribumi Nusantara @TPK_RI
1. Beberapa hari pasca meletusnya konflik BG dan Samad, yg meupakan murni konflik pribadi dgn mengatasnamakan instansi, Arifin datangi KPK.
Pribumi Nusantara @TPK_RI
2. Maksud kedatangan Ust. Arifin Ilham untuk memberi dukungan pada KPK agar bisa menyelesaikan masalah sesuai hukum.
Pribumi Nusantara @TPK_RI
3. Ust. Arifin dirasa perlu mendatangi KPK, lantaran pemberitaan konflik kedua manusia ini melebar ke institusi masing-masing.
Pribumi Nusantara @TPK_RI
4. Hingga publik terkuras energi menyorot berita terkait BG dan Samad. Sedangkan Jokowi lebih memilih menunda penyelesaian masalah ini.
Pribumi Nusantara @TPK_RI
5. Akibat ketidaktegasan Jokowi meredam konflik dua manusia ini, masalah pun kian memanas, hingga saling melancarkan serangan.
Pribumi Nusantara @TPK_RI
6. Samad dibantu sahabatnya di KPK menebar isu kriminalisasi, pun demikian dgn BG yg di Tersangkakan tanpa melalui proses pemeriksaan,
Pribumi Nusantara @TPK_RI
7. Manuver KPK melalui isu kriminalisasi diawali dgn pernyataan terkait penangkapan BW saat mengantar anaknya ke sekolah.
Pribumi Nusantara @TPK_RI
8. Dalam perkembangan sekanjutnya, pasca BW ditetapkan sbg TSK, KPK menggiring opini dgn menebar isu diteror. Tujuannya agar publik simpati.
Pribumi Nusantara @TPK_RI
9. Dan banyak publik yg tertipu dgn aksi Samad cs. Mereka mulai terpengaruh dan berkeyakinan bahwa KPK tengah dilemahkan. #OpiniTerbalik
Pribumi Nusantara @TPK_RI
10. KPK pun terus bermanuver, hingga meminta bantuan dan perlindungan Presiden untuk menjamin keamanannya.
Pribumi Nusantara @TPK_RI
11. Wakapolri Komjen Pol. Badroedin Haiti mengatakan bahwa dirinya siap melidungi dan menjamin keamanan Samad cs selama proses kasusnya.
Pribumi Nusantara @TPK_RI
12. Usut punya usut, ternyata teror itu sengaja dihembuskan guna meraih simpati publik, sejatinya teror itu adalah skenario Samad cs.
Pribumi Nusantara @TPK_RI
13. Sbb berdasarkan penyelidikan, teror tsb tak cukup bukti. Hanya mengada-ada, tak ada bukti baik brupa rekaman suara peneror dan lainnya,
Pribumi Nusantara @TPK_RI
14. Mendapati kenyataan hasil penyidikan thd teror tsb, pihak Samad berusaha menyusun skenario kembali. Apa itu? Memanfaatkan Arifin Ilham.
Pribumi Nusantara @TPK_RI
15. Ust. Arifin Ilham dikenal banyak jama'ahnya, hal ini dinilai oleh Samad berpeluang besar dijadikan alat skenario kriminalisasi.
Pribumi Nusantara @TPK_RI
16. Dukungan Ust. Arifin Ilham dgn mendatangi KPK, akhirnya dimanfaatkan pula oleh Samad cs. Skenario penyerbuan pun dimulai.
Pribumi Nusantara @TPK_RI
17. Tujuannya, agar publik menilai bahwa kelompok penyerbu tsb berasal dari Kepolisian. Tentu skenario tsb bkn Samad saja yg merancang.
Pribumi Nusantara @TPK_RI
18. Tapi melibatkan agen intelijen didalamnya. Samad mendapat bantuan pihak lain yg sengaja ingin menggagalkan BG.
Pribumi Nusantara @TPK_RI
19. Dan penyerbuan Markas Az-Zikra milik Ust. Arifin Ilham pun terjadi, sekitar pukul 23:00, markas Az-Zikra didatangi gerombolan orang.
Pribumi Nusantara @TPK_RI
20. Dgn beringas dan terkesan ingin membunuh Ust. Arifin, tetapi sangat bodoh bila aksi mereka dinilai ingin membunuh Ust. Arifin.
Pribumi Nusantara @TPK_RI
21. Mreka sebenarnya hnya ingin menciptakan opini. Bila ingin membunuh tentu mlalui operasi silent, tnpa gerudukan. Apalgi mengundang media.
Pribumi Nusantara @TPK_RI
22. Sungguh berbagai manuver kriminalisasi terus diupayakan @KPK_RI untuk meraih simpati publik untuk menutupi kebusukan para komisionernya.
Pribumi Nusantara @TPK_RI
23. Fakta dirancang berbalik, publik dibodohi media. Rakyat dipengaruhi, digiring melalui pernyataan-pernyataan palsu. Astaghfirullah....
Load Remaining (16)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.