Eksekusi Hukuman Mati dari Masa ke Masa by @JokopediaID

Tata cara hukuman mati yang sekarang jauh lebih manusiawi saat ini dibandingkan dengan masa lalu.
crime law
0
JokopediaID @JokopediaID
Hi Jo, lagi apa nih? Ada yg udah sampe rumah? Atau masih di perjalanan pulang? Jomin temenin deh :D
JokopediaID @JokopediaID
Pas nih lagi malem jumat, cerita yg horor yuk? Hihi *backsound mencekam*
JokopediaID @JokopediaID
Gimana kalo Kali ini kita membahas soal Eksekusi Mati tahap kedua yg sekarang ini sedang ramai dibicarakan
JokopediaID @JokopediaID
Bagi yg lupa atau samar2 ingat, eksekusi mati tsb akan dilaksanakan pada bulan Februari 2015 terhadap 12 terpidana mati lho :O
JokopediaID @JokopediaID
Nah, Sebelum membahas masalah eksekusi mati pada masa sekarang ini di Indonesia, simak dulu yuk tempat eksekusi mati dari masa ke masa
JokopediaID @JokopediaID
dan bagaimana sih caranya eksekusi mati tersebut dilaksanakan di Indonesia?
JokopediaID @JokopediaID
sebelum lanjut next tweet, pastikan di belakang kamu ga ada apa2 :p
JokopediaID @JokopediaID
Pada jaman Majapahit hukuman mati sudah dilaksanakan lho!
JokopediaID @JokopediaID
di Bugis-Makassar jaman dulu, hukuman mati dilakukan dg mengubur badan terhukum di smpng rumah ibadah lalu melempari kepalanya dg batu. :(
JokopediaID @JokopediaID
Di pulau Bonerate, hukuman mati diberikan dg cara ditidurkan di bawah terik matahari tanpa diberi makan!(?)
JokopediaID @JokopediaID
Tuh Jo, serem2 bgt kan? :( Jomin aja ga tega bayangin rasa sakitnya si terpidana mati.
JokopediaID @JokopediaID
Masa silam Nusantara punya koleksi cara hukuman mati yang jauh lebih menyeramkan ketimbang masa sekarang.
JokopediaID @JokopediaID
Jenis hukuman mati diproduksi berdasarkan hukum lokal yang berlaku terbatas serta hukum VOC yang berlaku untuk keseluruhan wilayah jajahan
JokopediaID @JokopediaID
Di Aceh, berlaku hukuman mati bagi iztri yang berzina. Sultan yang berkuasa bisa menjatuhkan lima jenis hukuman, termasuk hukuman mati
JokopediaID @JokopediaID
Caranya? Tinggal pilih: dilempar lembing atau kepala ditumbuk di dalam lesung (sroh).
JokopediaID @JokopediaID
Sementara di pedalaman Toraja, pelaku inses dipersilakan mengambil dua opsi hukuman:
JokopediaID @JokopediaID
1)dicekik sampai mati atau (2) dimasukkan ke dalam rotan yang diberi batu pemberat lalu dilempar ke laut.
JokopediaID @JokopediaID
Dududuuu ... thats cruel enough, rite Jo? :( Lanjut ga nih?
JokopediaID @JokopediaID
Masuk ke jaman Hindia Belanda. Pada 1621, Kelompok 17 atau Heeren Zeventien, memutuskan bahwa semua hukuman
JokopediaID @JokopediaID
dan aturan yg berlaku di republik di mana Hereen Zeventien berkuasa, berlaku pula di Hindia Belanda
JokopediaID @JokopediaID
Joan Maatsuycker, gubernur jenderal saat itu, menyusun hukum kolonial yang disebut Bataviasche Ordonnanties.
JokopediaID @JokopediaID
Hukum ini memperbolehkan hukuman mati bagi yg sdh mengakui perbuatannya, dengan cara apapun
JokopediaID @JokopediaID
Pada 1808, Gubernur Jenderal Daendels yang dikenal kejam itu mengintrodusir jenis hukuman mati ala Eropa,
JokopediaID @JokopediaID
yaitu dibakar hidup-hidup dengan tubuh diikat di tiang :( OMG, sadis banget ga sih Jo :(
JokopediaID @JokopediaID
Melalui sebuah plakat tertanggal 22 April 1808, Daendels jg mengakomodasi sebuah tata cara hukuman mati lokal, yaitu dieksekusi dg keris
Load Remaining (34)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.