0
I'm Just Budi @CumaSiBudi
#Rolasan Bahas film sekilas. Tentang Hanung Bramantyo
I'm Just Budi @CumaSiBudi
Dari kmrn saya baca TL rame gara2 film HIJAB-nya Hanung. Saya malah heran, kenapa pada baru rame sekarang?
I'm Just Budi @CumaSiBudi
Sy pribadi, jika ada film kok sutradaranya Hanung Bramantyo, maka yang pertama kali sy lakukan adl ngasi cap: pasti Tendensius + Berpolemik
I'm Just Budi @CumaSiBudi
Dilihat dari sisi marketing, metode Hanung dlm berkarya memang luar biasa, pasti laku keras, krn yg "dijual" adl hal yang kontroversi
I'm Just Budi @CumaSiBudi
Tidak hanya yang berbau kontroversi, Hanung juga sangat doyan "menjual" agama sebagai tema filmnya. Tentu dr sisi yg "mengganggu"
I'm Just Budi @CumaSiBudi
Saya pribadi suka film2nya Hanung BEFORE Ayat-ayat Cinta, sebut saja Brownies, Catatan Akhir Sekolah, Sayekti & Hanafi. Memang bagus banget
I'm Just Budi @CumaSiBudi
Tapi sy mulai tdk menyukai film2 karya Hanung AFTER Ayat-ayat Cinta. Entah kenapa, film Ayat2 Cinta sy tidak suka, begitu juga seterusnya
I'm Just Budi @CumaSiBudi
Mungkin, ini analisa ngawur saya, kesuksesan Ayat2 Cinta yang memuat tema Poligami menyadarkan Hanung bahwa: Tema Agama itu Marketable
I'm Just Budi @CumaSiBudi
Lihat film2 karya Hanung setelahnya: Perempuan Berkalung Surban, ?, Cinta Tapi Beda, Hijab, ah, payah semua. Saya tertarik nonton saja tidak
I'm Just Budi @CumaSiBudi
Bahkan film "biografi" (tanda kutip) seperti Sang Pencerah & Sukarno pun berantakan tidak karuan, ngikutin selera marketingnya dia
I'm Just Budi @CumaSiBudi
Pengandaiannya gimana ya.... Gini....
I'm Just Budi @CumaSiBudi
Andaikan dalam sebuah kebun Apel yang panen raya, ada 2-3 pohon yang gagal panen. Sialnya, ada seorang tetangga yang sedemikian rupa...
I'm Just Budi @CumaSiBudi
...selalu mbahas 2-3 pohon yg gagal panen tsb, berulang2, dimana2, seakan2 ini adl kejadian luar biasa yg patut dijadikan perhatian max...
I'm Just Budi @CumaSiBudi
...dengan menafikan fakta bahwa 2-3 pohon gagal panen tadi hanyalah secuil dari SERIBU pohon Apel yang panen raya.
I'm Just Budi @CumaSiBudi
Bgmnpn, bad news is a good news, masyarakat menyukai itu sebagai sebuah bahan gosip. Maka jadilah. Dan itulah metode Hanung dalam berkarya
I'm Just Budi @CumaSiBudi
Mengangkat sebuah kejadian minor dari sebuah fakta mayor, dan mempermaknya sedemikian rupa, sehingga membuat obyek rill-nya menjadi jengah
I'm Just Budi @CumaSiBudi
Dan memang, sentimen agama adl jualan paling laku, di berbagai bidang: Politik, Ekonomi, bahkan Film. Untuk ini, Hanung harus dikasi jempol
I'm Just Budi @CumaSiBudi
Untuk mereka yg cm just for fun, cuma nonton doang tanpa mau mikir, film2-ny Hanung cocok. Anak2 SMP, SMU kuliahan adl pasar yg sangat besar
I'm Just Budi @CumaSiBudi
Tapi untuk yang lain, terutama mereka yg nonton sambil mikir DasSollen-DasSein, mending tdk usah nonton, adanya emosi thok. Percaya saja...
I'm Just Budi @CumaSiBudi
Menjual hal2 kontroversi (terutama berbalut agama) dengan kemasan yang ciamik dan Judul yg menarik = Film2 karya Hanung Bramantyo
I'm Just Budi @CumaSiBudi
Kalau rekan2 sdh membaca kultwit sy ini, tp msh nekat nonton film2nya Hanung, lalu setelahny menggerutu...yaa...kan sdh dikasi peringatan :)
I'm Just Budi @CumaSiBudi
Kl niatnya nonton utk dukung film Indonesia + hiburan thok, ya silahkan. Tapi kl niatnya "nonton" Ilmu agama, mending mondok di pesantren :)
I'm Just Budi @CumaSiBudi
Iya. Bercerita ttg kisah yg to good to be true :) RT @lizttyo bukankah ayat2 cinta itu saduran dr novel yg laris manis
I'm Just Budi @CumaSiBudi
Saya hanya "Catatan Akhir Sekolah" :) RT @agusdoankz aya nonton filmnya hanung yg pake ngerogoh kocek film "?" tok

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.