0
Pesantren Sidogiri @sidogiri
Assalamualaikum. Habis hujan gini enaknya nyruput kopi sambil nyimak kultwit #NgajiHikam tweeps. Jangan ketinggalan. Monggo rileks dulu...
Pesantren Sidogiri @sidogiri
1) Malam ini adalah #NgajiHikam bab-74. Tema besarnya "Jangan Pesimis Lantaran Dosa2 Kelam Masa Lalu". Baca kalimat berikut ini ya ~>>
Pesantren Sidogiri @sidogiri
2) فُقْدانِ الطَّاعة مع عدم النُّهُوْض إلَيْها, مِن علامة الإِغْتِرار
Pesantren Sidogiri @sidogiri
3) Maknanya: “Tanda2 orang yang tertipu adalah; saat ia merasa sedih karena ketidak patuhan pada aturan Allah, tapi ia tak bangkit lagi”.
Pesantren Sidogiri @sidogiri
4) Maksud "sedih" dari hikmah ini adalah kesedihan hati seorang hamba yang galau memikirkan kondisi dirinya, lantaran banyak salah & dosa.
Pesantren Sidogiri @sidogiri
5) Kadang perasaan ini timbul ketika hamba itu ingin bertobat dari perbuatan2 dosa atau maksiat yang dilakukan kepada Allah dahulu.
Pesantren Sidogiri @sidogiri
6) Pada saat2 itulah hamba tersebut bimbang, apakah Allah akan menerima tobatnya atau tidak? Apakah Allah akan murka sebab dosa2 besarnya?
Pesantren Sidogiri @sidogiri
7) Nah, pada fase2 inilah tweeps tak sedikit hamba Allah yang malah terjerembab dalam tipu muslihat setan dan tak bisa bangkit lagi.
Pesantren Sidogiri @sidogiri
8) Bisikan setan memaksa dirinya untuk selalu meratapi dosa2 masa lalunya yang bertumpuk2. Hingga akhirnya ia putus asa dan tak bersemangat.
Pesantren Sidogiri @sidogiri
9) Misalnya, Anda sedih karena dulu sering mabuk2an atau main perempuan. Psikologis Anda tentu menurun ketika itu, atau mungkin Anda stres.
Pesantren Sidogiri @sidogiri
10) Meratapi dosa2 mungkin saja buat Anda putus asa. Semangat & gairah hidup Anda mulai pudar. Hidup ini tak berarti lagi, kata hati Anda.
Pesantren Sidogiri @sidogiri
11) Maka ketahuilah, kata Ibnu Athaillah, bahwa kesedihan yang berlarut2 macam itu adalah tipuan belaka & tak baik jika dibiarkan begitu.
Pesantren Sidogiri @sidogiri
12) Tak ada manfaat positif apapun yang bisa diambil dari ratapan sedih. Jika ada yang bilang meratap itu baik, berarti ia salah persepsi!
Pesantren Sidogiri @sidogiri
13) Yang benar, kesedihan itu tidak boleh selalu diratapi. Dosa2 berat masa lalu, tidak boleh buat diri Anda putus asa selamanya. Iya kan...
Pesantren Sidogiri @sidogiri
14) Kata pepatah: “Menangis itu bukan untuk bikin genangan air mata, tapi tujuan menangis adalah untuk menjauhi penyebab dirimu menangis”.
Pesantren Sidogiri @sidogiri
15) Maksudnya, problem atau masalah yang berat hingga membuat diri Anda menangis, harus diimbangi dengan semangat bangkit dari keterpurukan.
Pesantren Sidogiri @sidogiri
16) Kesedihan bisa juga diartikan “kekhawatiran & ketakutan”. Khawatir karena dosa2 masa lalunya tak diampuni, atau takut pada siksa neraka.
Pesantren Sidogiri @sidogiri
17) Maka, jika Anda merasa khawatir dengan dosa2 masa lalu, seharusnya Anda bangkit & tak putus asa. Anda harus semangat menebus dosa2 itu.
Pesantren Sidogiri @sidogiri
18) Anda harus banyak ibadah & dzikir pada Allah, agar dosa2 Anda cepat dilebur & diampuni oleh Allah. Bukan malah mundur. Gitu logikanya.
Pesantren Sidogiri @sidogiri
19) Kalo ada pertanyaan begini: "mungkinkah seorang pecandu maksiat bisa lepas dari pengaruh buruk yang mencengkram kuat dalam dirinya?"
Pesantren Sidogiri @sidogiri
20) Jawabannya, tentu saja bisa & itu bukanlah hal yang mustahil direalisasikan. Banyak sekali bukti2 kehidupan orang2 terkait kasus ini.
Pesantren Sidogiri @sidogiri
21) Ibnu Athaillah bercerita: Saya pernah mengunjungi seorang teman yang telah bertobat secara tulus dari perbuatan buruk masa lalunya.
Pesantren Sidogiri @sidogiri
22) Ia bercerita dengan mata berkaca2, bahwa sebagian besar umurnya terjerumus dalam kubangan penuh dosa. Ia menyesal masa lalunya demikian.
Pesantren Sidogiri @sidogiri
23) Saat masih muda, ia suka mabuk2an, berjudi, main perempuan & segala hal negatif yang tak ada manfaatnya. Dosanya mungkin kayak gunung.
Pesantren Sidogiri @sidogiri
24) Yang unik, ia lalu bercerita jujur, bahwa setiap kali melakukan hal buruk atau bermaksiat itu, ia selalu mengadu pada Allah begini: ~>>
Load Remaining (17)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.