0
ruang @ruangarsitektur
Sekian untuk liputan #RAVB saat ini. Selanjutnya kami tetap membahas isi pameran Arsenale, mulai dr Zaha Hadid, Herzog&deMeuron, dst.
ruang @ruangarsitektur
#RAVB 34: ..dg slideshow ttg fngsi ruang publik kota (lahan demokrasi,kgiatan sehari2),urban disaster,arsitektur vernakular & monumental.(2)
ruang @ruangarsitektur
#RAVB 33:Pengunjung diajak menghubungkan nama-nama arsitek besar yang tersebar dilantai, mulai dari Plato hingga Kazuyo Sejima ..(1)
ruang @ruangarsitektur
#RAVB 32:Instalasi ini memfokuskan pada public space dan sejarah arsitektur sbg "common ground" (video: http://t.co/dPaBUP9C )
ruang @ruangarsitektur
#RAVB 31:GATEWAY: Instalasi oleh Norman Foster bersama seniman, Charles Sandison dan sutradara, Carlos Carcas. http://t.co/i3kqR0RM
ruang @ruangarsitektur
#RAVB 30:Apakah menurut sahabat RUANG pameran Tschumi telah menjawab tema “Common Ground” biennale?
ruang @ruangarsitektur
#RAVB 28: ..dan perbedaan persepsi dalam melihat ilmu arsitektur, yang dia angkat kembali dgn poster biennale. (2)
ruang @ruangarsitektur
#RAVB 27:Dalam essay “Pleasure of Architecture” (78), Tschumi telah mendefinisikan perbedaan antara arsitektur dengan bangunan biasa..(1)
ruang @ruangarsitektur
#RAVB 26:Tschumi percaya bahwa arsitek harus paham kondisi sosial sebuah konteks. Tidak utk mewadahinya, tetapi untuk membuatnya lebih baik.
ruang @ruangarsitektur
#RAVB 25: .."Why not advertisements for the production (and reproduction) of architecture?" –Bernard Tschumi- (2)
ruang @ruangarsitektur
#RAVB 24:There are advertisements for architectural “products,” the logic of the Advertisements for Architecture asks .. (1)
ruang @ruangarsitektur
#RAVB 23:Strategi iklannya yang ringkas dan dapat direproduksi kapanpun, adalah demi edukasi manifesto ke kalangan yang lebih luas
ruang @ruangarsitektur
#RAVB 22:Tschumi merekonseptualisasi “advertisement for architecture (1976-77)”-nya untuk menjawab tema common ground http://t.co/N9X3vJyT
ruang @ruangarsitektur
#RAVB 21:Menginjak ke isi pameran, saya akan mulai dari venue Arsenale dengan pembahasan tentang Bernard Tschumi dan Norman Foster.
ruang @ruangarsitektur
#RAVB 20:Indonesia ternyata berperan aktif di Venice Art Biennale, namun tidak untuk arsitektur. Apkah kita, arsitek, kurang memperjuangkan?
ruang @ruangarsitektur
#RAVB 19:Dari negara-negara Asia, terdapat Jepang, Korea Selatan, Cina, Thailand, Malaysia. Singapura menyatakan mundur untuk tahun ini.
ruang @ruangarsitektur
#RAVB 18:Total negara peserta adalah 48, dan total peserta pameran adalah 71. Link peserta & map venue dpat dilihat di: http://t.co/0j6m2LRv
ruang @ruangarsitektur
#RAVB 17:Pelajar dan pengunjung dbawah 26 tahun hanya membayar 12 euro. Salah satu cara supportif terhadap edukasi generasi muda.
ruang @ruangarsitektur
#RAVB 16:Untuk harga tiket, ternyata cukup terjangkau yaitu berkisar dari 12 euro hingga 20 euro. 1 euro sekitar Rp. 12.000
ruang @ruangarsitektur
#RAVB 15:Sebelum menginjak isi biennale saya ingin berbagi sedikit tentang hal-hal praktis dari pameran ini.
ruang @ruangarsitektur
#RAVB 14:Salah satu perwujudannya adalah David mengajak para starchitects berkolaborasi dengan pihak lain dalam pndirian unit pameran.
ruang @ruangarsitektur
#RAVB 13:Dan saatnya arsitek terfokus kembali kpda arsitektur, bukan individu. Arstktur untuk publik, tidak utk fashion, ego & trend semata.
ruang @ruangarsitektur
#RAVB 12:Arsitek juga berbagi lahan sejarah, budaya dan inspirasi yang sama. Inovasi selalu merupakan peningkatan dari apa yang telah ada.
ruang @ruangarsitektur
#RAVB 11: ..arsitektur yang baik pasti merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, termasuk pengguna arsitektur itu sendiri. (2)
Load Remaining (12)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.
Login and hide ads.