Ramayana, Ekspedisi dramatis para Vanara serta menguraikan topografi pada Tretayuga.

Chirpified
0
Sanatan Dharma | Indonesian @infoHINDU

Epik Ramayana terdiri dari sapta khanda atau tujuh bab. Yaitu; Bala-Khanda, Ayodhya-Khanda, Aranyaka-Khanda, Kiskinda-Kanda,..

02/02/2015 21:39:21 WIB
Sanatan Dharma | Indonesian @infoHINDU

.. Sundara-Khanda, Yudha-Khanda dan Uttara-Khanda. Itulah semua Sapta Khanda..

02/02/2015 21:46:01 WIB
Sanatan Dharma | Indonesian @infoHINDU

Bala-Khanda menguraikan tentang silsilah keluarga kerajaan Ayodhya. Shri Rama muncul dlm dinasti Suryavamsa yg berasal dari Vaivasvata-Manu.

02/02/2015 21:51:40 WIB
Sanatan Dharma | Indonesian @infoHINDU

Ayodhya-Khanda menguraikan masamasa bahagia di kerajaan Kosala yang beribu kota di Ayodhya. Kosala nama kerajaan Shri Rama.

02/02/2015 21:58:16 WIB
Sanatan Dharma | Indonesian @infoHINDU

Selanjutnya Ayodhya-Khanda juga mengisahkan pertemuan Shri Rama dengan Devi Sita.

02/02/2015 22:01:43 WIB
Sanatan Dharma | Indonesian @infoHINDU

Aranyaka-Khanda mengisahkan perjanan Shri Rama selama pengasingan diri ke hutan danhaka dan berakhir ketika Devi Sita diculik oleh Ravana.

02/02/2015 22:03:58 WIB
Sanatan Dharma | Indonesian @infoHINDU

Selanjutnya Aranyaka-Khanda juga mengisahkan tempat2 suci yang dilalui Shri Rama ketika dalam pengasingan.

02/02/2015 22:07:30 WIB
Sanatan Dharma | Indonesian @infoHINDU

Kiskinda-Khanda mengisahkan pertemuan Shri Rama dengan Shri Hanuman beserta bala pasukan seperti kera tapi bukan kera.

02/02/2015 22:09:23 WIB
Sanatan Dharma | Indonesian @infoHINDU

Sundara-Khanda mengisahkan kunjungan Shri Hanuman ke Lanka untuk menyerahkan cincin milik Shri Rama kepada Devi Sita.

02/02/2015 22:13:15 WIB
Sanatan Dharma | Indonesian @infoHINDU

Yudha-Khanda mengisahkan pertempuran melawan Ravana dan tewasnya Ravana beserta sekutunya.

02/02/2015 22:15:24 WIB
Sanatan Dharma | Indonesian @infoHINDU

Uttara-Khanda mengisahkan pembuangan Devi Sita ke dalam hutan, kelahiran Kusa dan Lava, serta latar belakang siapakah Devi Sita.

02/02/2015 22:17:34 WIB
Sanatan Dharma | Indonesian @infoHINDU

Shri Hanuman bukan kera tapi Vanara (Sanskrit) atau Hominid (Latin). Kalau manusia adalah Homo (Latin). @bagustriyoko

02/02/2015 22:39:46 WIB
Sanatan Dharma | Indonesian @infoHINDU

Pagi semua.. Saya lanjutkan kicaukan tentang Ramayana. Jay Shri Rama!

03/02/2015 08:35:20 WIB
Sanatan Dharma | Indonesian @infoHINDU

Singkat cerita, para vanara yang dipimpin oleh Sugriva bersepakat untuk membantu misi Shri Rama utk menyelamatkan Sita dan membunuh Ravana.

03/02/2015 08:43:20 WIB
Sanatan Dharma | Indonesian @infoHINDU

Sugriva memanggil dan mengumpulkan para vanara diseluruh muka bumi utk berkumpul di Kiskinda-Puri dan Kemudian pecah menjadi 4 kelompok.

03/02/2015 09:04:18 WIB
Sanatan Dharma | Indonesian @infoHINDU

Keempat kelompok ini ditugaskan selama 1 bulan utk menelusuri keempat penjuru dunia dan menemukan dimana Devi Sita berada.

03/02/2015 09:26:04 WIB
Sanatan Dharma | Indonesian @infoHINDU

Ke4 kelompok ini melakukan ekspedisi dramatis para vanara ke seluruh penjuru dunia serta menguraikan topografi permukaan bumi pada Tretayug.

03/02/2015 09:38:09 WIB
Sanatan Dharma | Indonesian @infoHINDU

Atas petunjuk Shri Rama, Raja Sugriva Memberikan sekilas perjalanan yang akan mereka lalui selama ekspedisi dari keempat kelompok tsb.

03/02/2015 09:57:33 WIB
Sanatan Dharma | Indonesian @infoHINDU

Ekspedisi Timur dipimpin oleh Vinata, dengan rute sebagai berikut. Lihat foto.. pic.twitter.com/HIgGf8Jp9t

03/02/2015 10:20:09 WIB
Expand pic
Sanatan Dharma | Indonesian @infoHINDU

Yava-Dvipam (P.Jawa-Bali) dan lainnya di Nusantara pada Tretayug masih menyatu sblm kenaikan permukaan air laut pada akhir zaman Pleistosen.

03/02/2015 10:28:23 WIB
Sanatan Dharma | Indonesian @infoHINDU

Raja Sugriva menyatakan bahwa di Kep.Nusantara terdapat sebuah gunung yg tinggi & bersalju bernama Sisira-parvata yaitu Gn Jayawijaya Papua.

03/02/2015 11:13:30 WIB
Sanatan Dharma | Indonesian @infoHINDU

Dinyatakan samudra Iksu (perairan Masalembo hingga Banda) memilki gelombang yg mengerikan krn perbedaan kedalam, arus laut dan kadar garam.

03/02/2015 11:28:41 WIB
Sanatan Dharma | Indonesian @infoHINDU

Mengetahui Ramayana secara tidak langsung mengungkap misteri perairan Majene/Masalembo yang sering disebut Segitiga Bermuda Indonesia.

03/02/2015 11:31:45 WIB
Sanatan Dharma | Indonesian @infoHINDU

Hingga kini perairan timur Indonesia diakui oleh berbagai pihak, nelayan tradisional hingga pilot pesawat sbg perairan yg cukup berbahaya.

03/02/2015 11:38:13 WIB
Sanatan Dharma | Indonesian @infoHINDU

Selanjutnya Kep. Nusatenggara disebutkan terdapat pohon kapuk/Salmali. Hingga skg nusatenggara adalah penghasil kapuk terbesar di Indonesia.

03/02/2015 11:46:04 WIB
Load Remaining (70)

Comment

No comments yet. Write yours!