0
Joko Anwar @jokoanwar
1. Saya mau share tentang keanehan penggunaan dana Kementrian Pariwisata untuk partisipasi Indonesia di Berlin Film Festival.
Joko Anwar @jokoanwar
3. Dimanfaatkan untuk kegiatan jalan-jalan bawa orang-orang yg sedikit atau malah tidak ada hubungannya dengan perfilman.
Joko Anwar @jokoanwar
4. Tahun ini, ada beberapa filmmaker dan aktor Indonesia yg filmnya masuk seleksi Berlin Film Festival & Berlinale Talent Campus.
Joko Anwar @jokoanwar
5. Mereka yg berprestasi ini adalah Wregras Bhanuteja, Loeloe Hendra, Tara Basro, Arifin Putra, Rashidy Ariefiensyah.
Joko Anwar @jokoanwar
6. Kementrian Pariwisata yg masih menangani perfilman sbg limpahan dari Kemenparekraf punya dana untuk delegasi Indonesia ke Berlin...
Joko Anwar @jokoanwar
7. dan penyewaan booth untuk 'promosi' film Indonesia di Berlin Film Festival yg kabarnya sebesar 1,5M rupiah.
Joko Anwar @jokoanwar
8. Namun pengajuan bantuan pembelian tiket untuk orang-orang berprestasi yg membawa nama Indonesia ini tidak disetujui. Tapi malah...
Joko Anwar @jokoanwar
9. Sekjen Kementrian Pariwisata Ukus Kuswara lewat surat berikut malah membiayai orang-orang yg bisa dipertanyakan: pic.twitter.com/tZw3KIJ7Pf
Expand pic
Joko Anwar @jokoanwar
10. Lembar kedua surat yang ditembuskan ke Menteri Pariwisata. pic.twitter.com/oCg2sWv3dG
Expand pic
Joko Anwar @jokoanwar
Oiya. Satu lagi yang masuk Berlinale Talent Campus tahun ini. “@nicsap: dan aditya ahmad”
Joko Anwar @jokoanwar
11. Mereka-mereka yg berprestasi tentunya memiliki urgensi yang lebih tinggi untuk diberangkatkan ketimbang nama-nama yg ada di surat tadi.
Joko Anwar @jokoanwar
12. Contohnya, siapa artis Sarah Astriani dan Waliani Achmad May? Dan siapa pula 'pengamat film' Tini Afianti?
Joko Anwar @jokoanwar
13. Tentunya ini bukan praktek baru. Berikut adalah surat dinas untuk delegasi film market Cannes tahun lalu. pic.twitter.com/BqwsDluT5U
Expand pic
Joko Anwar @jokoanwar
14. Kagak ada yang pernah denger namanya, Cuy!
Joko Anwar @jokoanwar
15. Anehnya lagi, EO yang ditunjuk untuk tangani delegasi dan booth di Berlin tahun ini adalah EO sama dgn FFI tahun lalu yg ancur lebur.
Joko Anwar @jokoanwar
16. Menteri Arief Yahya harus nanya hal ini pada: Drs.Ukus Kuswara, Sekjen Kemenpar, Armein Firmansyah, Dir Pengembangan Industri Perfilman
Joko Anwar @jokoanwar
17. Sungguh tidak berguna kalau menterinya baru tapi pejabat-pejabat strukturalnya masih bermental yang sama seperti dulu.
Joko Anwar @jokoanwar
18. Semoga Badan Ekonomi Kreatif di bawah pimpinan Kang @Triawan segera fungsional shg film bisa lepas dari kementrian.
Joko Anwar @jokoanwar
19. Semoga juga Badan Ekonomi Kreatif nantinya tidak harus menampung orang-orang lama kementrian yg sebabkan film mis-managed.
Joko Anwar @jokoanwar
20. Praktek seperti ini, yang tentunya bukan cuma di film, harus dihentikan! Yang punya info harus bongkar. We have to speak up!
Joko Anwar @jokoanwar
21. Kacau sekali jawaban Sekjen Kemenpar tentang twit saya siang tadi. Dia bilang kirim orang buat JUALAN film. m.detik.com/movie/read/201…
Joko Anwar @jokoanwar
22. Pemerintah, dari negara manapun, tidak diperbolehkan berjualan film di sebuah festival atau film market.
Joko Anwar @jokoanwar
23. Booth milik pemerintah ada di film market festival hanya untuk mempromosikan perfilman negaranya secara keseluruhan.
Joko Anwar @jokoanwar
24. Yang boleh berjualan film di film market, termasuk di Berlinale, adalah perusahaan-perusahaan film atau wakil mereka.
Joko Anwar @jokoanwar
25. Karena mempromosikan perfilman Indonesia secara keseluruhan, Kemenpar harus mempromosikan film Indonesia yg layak, apapun genrenya.
Load Remaining (4)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.