2
#99 @PartaiSocmed
Kami sangat tidak percaya bahwa pimpinan KPK saat ini adalah 'orangnya' penguasa lama. Terlalu banyak bukti yg membantah hal tsb
#99 @PartaiSocmed
Ada satu hal menarik tentang KPK ini. Proses rekrutmen dan seleksi pimpinannya adalah proses politik. Tapi pihak pemilih selalu kecele..
#99 @PartaiSocmed
Harus kita ingat bahwa AS bukanlah ranking terbaik pada proses seleksi pimpinan KPK. Banyak yg bilang AS adlh 'titipan' politisi
#99 @PartaiSocmed
Calon pemegang ranking tertinggi tidak pernah menjadi ketua KPK, biasanya cukup wakil ketua saja
#99 @PartaiSocmed
Ini tentu terkait dgn ketakutan para politisi senayan apabila calon terbaik yg jadi ketua. Seperti membesarkan anak macan
#99 @PartaiSocmed
Namun yg selalu terjadi justru sebaliknya. Para politisi itu pada akhirnya kecele oleh pilihannya sendiri.
#99 @PartaiSocmed
Keputusan memilih 'yang tak terbaik' sebagai ketua KPK itu sia2 begitu sang ketua mulai menjabat. Disinilah rahasia kehebatan KPK
#99 @PartaiSocmed
Siapapun yg masuk di lingkungan KPK langsung berubah. Mereka terjamin komitmennya dalam pemberantasan korupsi
#99 @PartaiSocmed
Seperti kepompong yg menjelma jadi kupu2. Mulai dari pimpinan hingga pegawai, mereka langsung berubah begitu masuk KPK
#99 @PartaiSocmed
Bukan hanya politisi saja senayan yg pusing oleh 'salah pilih' mereka. Bahkan Megawati pernah secara tersirat mengeluh terkait KPK ini
#99 @PartaiSocmed
Dulu Megawati pernah mengeluh kira2 spt ini; "KPK itu saya yg ikut melahirkan, tapi kok sekarang mrk sibuk menangkapi kader2 PDIP".
#99 @PartaiSocmed
Ada 3 kemungkinan atas fenomena ini: 1. Budaya organisasi yg hebat. 2. Sistem yg kuat. 3. Ada org yg berpengaruh yg bertahan lama di KPK
#99 @PartaiSocmed
Alasan pertama dan kedua lebih masuk akal. Sebab siapapun yg masuk di KPK akan dipaksa jadi 'malaikat'
#99 @PartaiSocmed
Ada pepatah; "Sistem yg baik akan mengubah iblis menjadi malaikat, sedangkan sistem yg buruk akan mengubah malaikat jadi iblis".
#99 @PartaiSocmed
Oleh karenanya kita benar2 harus berterimakasih pada para pimpinan dan anggota KPK periode pertama
#99 @PartaiSocmed
KPK periode pertama inilah penanam budaya organisasi dan pembangun sistem di internal KPK hingga menjadi spt sekarang ini
#99 @PartaiSocmed
Saat itu memang tidak banyak prestasi dlm hal menyeret koruptor ke meja hijau. Tapi mereka berfokus menaman budaya dan membangun sistem
#99 @PartaiSocmed
Hasilnya seperti kita nikmati sekarang ini. Mau siapapun dipilih oleh politisi senayan utk jadi pimpinan KPK, mereka akan kecele
#99 @PartaiSocmed
Begitu juga dgn para penyelidik dan penyidik KPK. Meski berasal dari korps sarang penyamun, begitu masuk KPK mereka berubah total
#99 @PartaiSocmed
Untuk kemungkinan ketiga sebenarnya hanyalah spekulasi kami. Kemungkinan satu orang mempengaruhi sekian banyak orang sangatlah kecil
#99 @PartaiSocmed
Tapi banyak juga politisi senayan yg gerah dgn satu orang di KPK yg dianggap biang 'kecelenya' mereka. Abaikan saja..
#99 @PartaiSocmed
Saat ini adalah puncak frustasinya para koruptor terhadap KPK ini. KPK sedang berada di ujung tanduk
#99 @PartaiSocmed
Jangan dikira KPK tidak bisa 'dibunuh', sebab beberapa negara punya pengalaman atas matinya lembaga anti korupsi mereka
#99 @PartaiSocmed
Berbeda dgn ICAC Hongkong yg berjaya dan legendaris itu, di Korsel dan Thailand lembaga anti korupsinya justru 'terbunuh'
#99 @PartaiSocmed
Melihat apa yg sedang terjadi saat ini bisa saja kita mengulang pengalaman 'terbunuhnya' lembaga anti korupsi di Korsel dan Thailand itu.
Load Remaining (14)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.