Chirpstory will close the service later this year. At the end of September, you will not be able to post stories or comments.

*SILAHKAN BACA, BAGUS BANGET!!* AKANKAH KPK TERBUNUH??? | by @PartaiSocmed

Berikut adalah kultwit tentang KPK saat ini
2
#99 @PartaiSocmed

Kami sangat tidak percaya bahwa pimpinan KPK saat ini adalah 'orangnya' penguasa lama. Terlalu banyak bukti yg membantah hal tsb

03/02/2015 10:22:44 WIB
#99 @PartaiSocmed

Ada satu hal menarik tentang KPK ini. Proses rekrutmen dan seleksi pimpinannya adalah proses politik. Tapi pihak pemilih selalu kecele..

03/02/2015 10:24:17 WIB
#99 @PartaiSocmed

Harus kita ingat bahwa AS bukanlah ranking terbaik pada proses seleksi pimpinan KPK. Banyak yg bilang AS adlh 'titipan' politisi

03/02/2015 10:26:23 WIB
#99 @PartaiSocmed

Calon pemegang ranking tertinggi tidak pernah menjadi ketua KPK, biasanya cukup wakil ketua saja

03/02/2015 10:28:40 WIB
#99 @PartaiSocmed

Ini tentu terkait dgn ketakutan para politisi senayan apabila calon terbaik yg jadi ketua. Seperti membesarkan anak macan

03/02/2015 10:30:20 WIB
#99 @PartaiSocmed

Namun yg selalu terjadi justru sebaliknya. Para politisi itu pada akhirnya kecele oleh pilihannya sendiri.

03/02/2015 10:35:26 WIB
#99 @PartaiSocmed

Keputusan memilih 'yang tak terbaik' sebagai ketua KPK itu sia2 begitu sang ketua mulai menjabat. Disinilah rahasia kehebatan KPK

03/02/2015 10:36:59 WIB
#99 @PartaiSocmed

Siapapun yg masuk di lingkungan KPK langsung berubah. Mereka terjamin komitmennya dalam pemberantasan korupsi

03/02/2015 10:39:50 WIB
#99 @PartaiSocmed

Seperti kepompong yg menjelma jadi kupu2. Mulai dari pimpinan hingga pegawai, mereka langsung berubah begitu masuk KPK

03/02/2015 10:41:59 WIB
#99 @PartaiSocmed

Bukan hanya politisi saja senayan yg pusing oleh 'salah pilih' mereka. Bahkan Megawati pernah secara tersirat mengeluh terkait KPK ini

03/02/2015 10:44:33 WIB
#99 @PartaiSocmed

Dulu Megawati pernah mengeluh kira2 spt ini; "KPK itu saya yg ikut melahirkan, tapi kok sekarang mrk sibuk menangkapi kader2 PDIP".

03/02/2015 10:46:35 WIB
#99 @PartaiSocmed

Ada 3 kemungkinan atas fenomena ini: 1. Budaya organisasi yg hebat. 2. Sistem yg kuat. 3. Ada org yg berpengaruh yg bertahan lama di KPK

03/02/2015 10:50:06 WIB
#99 @PartaiSocmed

Alasan pertama dan kedua lebih masuk akal. Sebab siapapun yg masuk di KPK akan dipaksa jadi 'malaikat'

03/02/2015 10:52:21 WIB
#99 @PartaiSocmed

Ada pepatah; "Sistem yg baik akan mengubah iblis menjadi malaikat, sedangkan sistem yg buruk akan mengubah malaikat jadi iblis".

03/02/2015 10:53:39 WIB
#99 @PartaiSocmed

Oleh karenanya kita benar2 harus berterimakasih pada para pimpinan dan anggota KPK periode pertama

03/02/2015 10:55:40 WIB
#99 @PartaiSocmed

KPK periode pertama inilah penanam budaya organisasi dan pembangun sistem di internal KPK hingga menjadi spt sekarang ini

03/02/2015 10:57:04 WIB
#99 @PartaiSocmed

Saat itu memang tidak banyak prestasi dlm hal menyeret koruptor ke meja hijau. Tapi mereka berfokus menaman budaya dan membangun sistem

03/02/2015 10:59:13 WIB
#99 @PartaiSocmed

Hasilnya seperti kita nikmati sekarang ini. Mau siapapun dipilih oleh politisi senayan utk jadi pimpinan KPK, mereka akan kecele

03/02/2015 11:00:47 WIB
#99 @PartaiSocmed

Begitu juga dgn para penyelidik dan penyidik KPK. Meski berasal dari korps sarang penyamun, begitu masuk KPK mereka berubah total

03/02/2015 11:01:51 WIB
#99 @PartaiSocmed

Untuk kemungkinan ketiga sebenarnya hanyalah spekulasi kami. Kemungkinan satu orang mempengaruhi sekian banyak orang sangatlah kecil

03/02/2015 11:03:09 WIB
#99 @PartaiSocmed

Tapi banyak juga politisi senayan yg gerah dgn satu orang di KPK yg dianggap biang 'kecelenya' mereka. Abaikan saja..

03/02/2015 11:07:15 WIB
#99 @PartaiSocmed

Saat ini adalah puncak frustasinya para koruptor terhadap KPK ini. KPK sedang berada di ujung tanduk

03/02/2015 11:08:05 WIB
#99 @PartaiSocmed

Jangan dikira KPK tidak bisa 'dibunuh', sebab beberapa negara punya pengalaman atas matinya lembaga anti korupsi mereka

03/02/2015 11:09:42 WIB
#99 @PartaiSocmed

Berbeda dgn ICAC Hongkong yg berjaya dan legendaris itu, di Korsel dan Thailand lembaga anti korupsinya justru 'terbunuh'

03/02/2015 11:13:23 WIB
#99 @PartaiSocmed

Melihat apa yg sedang terjadi saat ini bisa saja kita mengulang pengalaman 'terbunuhnya' lembaga anti korupsi di Korsel dan Thailand itu.

03/02/2015 11:15:54 WIB
Load Remaining (14)

Comment

No comments yet. Write yours!