0
Aksi Cepat Tanggap @ACTforHumanity
Patut kita sadari Sahabat, tatkala hati sulit berbagi dan memberi, itu tanda keras hati. pic.twitter.com/wo81Pbk8nh
Expand pic
Aksi Cepat Tanggap @ACTforHumanity
Patut kita ingat pula Sahabat, setiap harta yang kita nafkahkan dijalannya dengan ikhlas, Allah akan membalas dengan kebaikan berlipat.
Aksi Cepat Tanggap @ACTforHumanity
Kita lihat kisah Abdullah bin Umar bin Khattab yang selalu menyedekahkan sesuatu yang ia cintai. Karena ia tahu balasan dari Rabb-nya.
Aksi Cepat Tanggap @ACTforHumanity
Abdullah bin Umar pernah diberi 10.000 riyal, namun ia tak menikmatinya sepeserpun. Semua ia bagikan kepada para fakir miskin.
Aksi Cepat Tanggap @ACTforHumanity
Sehingga hal tersebut menyebabkan ia harus berhutang makanan senilai 1 dirham untuk makan hewan yang dikendarainya.
Aksi Cepat Tanggap @ACTforHumanity
Namun ia ikhlas dan tetap bertawakal kepada Allah. Karena beliau lebih mencintai balasanNya kelak dibanding ribuan riyal tersebut.
Aksi Cepat Tanggap @ACTforHumanity
Pernah juga suatu kali Ibnu Umar ingin sekali makan ikan. Lalu ia meminta istrinya untuk menghidangkannya.
Aksi Cepat Tanggap @ACTforHumanity
Ternyata saat itu ikan sedang sulit ditemukan. Namun beruntungnya sang istri mendapatkannya. Segeralah ia memasakkan untuk Ibnu Umar.
Aksi Cepat Tanggap @ACTforHumanity
Ketika hidangan sudah siap disantap, datanglah seorang miskin di depan pintu rumahnya. Ia datang dengan perut yang sangat lapar.
Aksi Cepat Tanggap @ACTforHumanity
Lalu Ibnu Umar berkata, ‘Berikan ikan tersebut kepadanya’. Istrinya menjawab, “Subhanallah, kita beri saja ia 1 dirham, suamiku”.
Aksi Cepat Tanggap @ACTforHumanity
"Tidak, karena aku menyukai ikan tersebut, dan tatkala aku menyukai sesuatu, niscaya aku tinggalkan hal itu untuk Allah sbg suatu sedekah".
Aksi Cepat Tanggap @ACTforHumanity
Lihatlah Sahabat, betapa Ibnu Umar yakin dengan kebaikan yang ia akan dapat jika ia menyedekahkan sesuatu yang ia cintai karena Allah.
Aksi Cepat Tanggap @ACTforHumanity
Harta adalah suatu hal yang sangat dicintai manusia pada hakikatnya. Dan memberi, adalah bukti cinta kita kepada Rabb dan sesama manusia.

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.