BG VS AS: KILL OR TO BE KILLED |By: @Jenderal_Stroke

Chirpified
3262 View 0 comments
Add to Favorite
0
Chat Mesum @Portal_Kriminal
1. Pertarungan politik Budi Gunawan vs Abraham Samad belum selesai? Publik kembali dihebohkan dgn penangkapan Bambang Wijojanto
Chat Mesum @Portal_Kriminal
2. Wakil Ketua KPK Bambang Wijojanto (BW) ditangkap anggota Bareskrim Polri atas perintah Kabareskrim Irjen Budi Waseso (Buwas) Jumat 230115
Chat Mesum @Portal_Kriminal
3. Sengaja kulwit ini kita angkat dengan judul : BG vs AS : kill or to be killed (membunuh atau dibunuh). Serem ya? Gak juga kali. Hehe
Chat Mesum @Portal_Kriminal
4. Saya tak ingin menyebut pertempuran ini adalah perang antar KPK vs Polri sebagai lembaga hukum. Ini hanya pertarungan personal (oknum)
Chat Mesum @Portal_Kriminal
5. Tepatnya pertarungan politik antara oknum KPK dan oknum Polri. Kenapa politik? Wong memang dari awalnya ini adalah masalah politik.
Chat Mesum @Portal_Kriminal
6.Terus kenapa harus sampai menangkap Bambang Widjojanto. Ini hanya ekses. Karena BW adalah "otak" KPK. Dialah orang "pinter" di KPK RI.
Chat Mesum @Portal_Kriminal
7. Masih terbayang di benak publik. Satu hari sebelum fit and proper test di Komisi III DPR, BG ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK
Chat Mesum @Portal_Kriminal
8. Walaupun rapat paripurna DPR RI sudah mensetujui BG jadi Kapolri, namun urung dilantik oleh Presiden Jokowi. Bahasa halusnya ditunda.
Chat Mesum @Portal_Kriminal
9. Sakitnya tuh di sini (kata Budi Anduk sambil memegang dadanya) sambil meringis :)
Chat Mesum @Portal_Kriminal
10. Jokowi ambil langkah cerdas. Tak lantik BG. Melantik BG bunuh diri. Opini publik pasti pro KPK. Jokowi pasti salah. KMP pasti bersorak!
Chat Mesum @Portal_Kriminal
11. Dalam ilmu hukum yg kita pelajari, yg namanya tersangka baru disangka, baru tertuduh, belum bersalah. Belum terdakwa apalagi terpidana
Chat Mesum @Portal_Kriminal
12. Tapi opini yg terbangun (dibangun?) selama ini di benak publik bahwa tersangka di KPK itu pasti bersalah dan berujung pasti di penjara.
Chat Mesum @Portal_Kriminal
13. Faktanya memang demikian. Tersangka di KPK memang tak ada yg lepas dari jerat hukum. Karena KPK tak mengenal SP3 (Penghentian perkara)
Chat Mesum @Portal_Kriminal
14. Cuma "kelemahan" KPK, terlalu cepat menjadikan seseorang tersangka. Harusnya kumpulkan bukti maksimal baru tersangkakan dan tahan.
Chat Mesum @Portal_Kriminal
15. Makanya banyak yg "komplain" ke KPK. Sudah lama jadi tersangka kok belum ditahan? Belum diapa2in? Belum juga diadili? Itu kesan publik
Chat Mesum @Portal_Kriminal
16. Lihat kasus SDA, Hadi Purnomo, Sutan Batugana, Jero Wacik dll. Dalih KPK, ini hanya soal waktu. Atau sedang lengkapi bukti2 yg lain
Chat Mesum @Portal_Kriminal
17. Kalau memang bukti2 belum lengkap jangan buru2 tersangkakan orang. Kasihan keluarga mereka. Menyandang status tersangka pasti gak nyaman
Chat Mesum @Portal_Kriminal
18. Kembali ke soal Budi Gunawan dan Abraham Samad. Ada apa dengan kalian berdua Bung? Betulkan ada dendam politik diantara kalian?
Chat Mesum @Portal_Kriminal
19. Langkah KPK mentersangkakan BG, bikin heboh republik. Makin heboh setelah BG batal dilantik. Istilahnya ditunda. Ditunda sampai kapan?
Chat Mesum @Portal_Kriminal
20. Perkiraan saya, BG tak akan pernah dilantik. Kariernya tamat. Hari2nya ke depan suram - bersama putra tercintanya yg juga tersangka.
Chat Mesum @Portal_Kriminal
21. Presiden Jokowi ditekan empat penjuru mata angin. Ditekan partai pengusung (terutama PDIP dan Nasdem), DPR, KPK dan opini publik.
Chat Mesum @Portal_Kriminal
22. Opini publik ini yg paling sulit dihadapi presiden. Sisa2 dendam Pilpres belum selesai. Yg kalah dalam Pilpres dpt panggung hajar Jokowi
Chat Mesum @Portal_Kriminal
23. Dan, itu terbukti. Walau pun telah mengambil jalan tengah, tidak melantik BG, tidak memunculkan calon baru, Presiden tetap dihujat.
Chat Mesum @Portal_Kriminal
24. Setelah batal melantik BG dan mengganti Sutarman dgn Wakapolri Badrodin Haiti sebagai PLT Kapolri, kegaduhan politik sedikit mereda.
Chat Mesum @Portal_Kriminal
25. Namun tak sepenuhnya reda. Pencopotan Suhardi Alius dari Kabareskrim dan menggantinya dgn Irjen Budi Waseso, juga jadi sorotan publik.
Load Remaining (73)
Login and hide ads.