Bedah Ringan Kasus Dosen UIN Ar Raniry

"Belajar agama di gereja" adlh kalimat politis. "Mengetahui perspektif gereja soal relasi lelaki dan perempuan" adlh kalimat akademis. Kok jadi keseret ke budaya/kultural Aceh?
uin aceh gereja dosen GENDER
0
Risman Rachman @atjeh01
1. Ada yg bilang, kasus Dosen RS hrs dilihat dari 3 sisi, salah satunya sisi ureung Aceh. Belajar di gereja itu sgt sensitif.
Risman Rachman @atjeh01
2. Hal itu, mnrt yg lain, krn tabu scr budaya dan krn itu bertentangan scr kultural dr masa ke masa "ralat
Risman Rachman @atjeh01
3. Kita hargai seluruh pendapat dan pandangan u memperkaya pikiran dan batin kita dl menilai & bersikap terhadap satu kasus atau peristiwa.
Risman Rachman @atjeh01
4. Hy saja kita tdk boleh berlepas diri terhadap cermin sejarah sbg unsur penguat apa yg kita sebut budaya atau kultural itu.
Risman Rachman @atjeh01
5. Sblmnya, xmat belajar agama di gereja, bila diganti dgn kalimat "mendengar perspektif gereja tt relasi lelaki dan perempuan" tentu beda
Risman Rachman @atjeh01
6. Kalimat "belajar agama di gereja" mjd kalimat politik, yg bila dibaca tergesa-gesa jd sgt berbahaya.
Risman Rachman @atjeh01
7. "Mendengar/mengetahui perspektif gereja tt relasi lelaki dan perempuan" adalah kalimat akademik.
Risman Rachman @atjeh01
8. Mendengar sbg pengganti membaca. Sama spt mereka yg membaca Kho Ping Ho yg di dlmnya sarat ajaran Kong Hu (?)
Risman Rachman @atjeh01
9. Misalnya cerita Seruling Emas. Pendekar Kwee Seng selalu mengajak muridnya Suling Emas u melepas segala ikatan dendam.
Risman Rachman @atjeh01
10. Apakah krn bacaan itu kita akan mjd budha? Tdk! Kita justru makin kagum pd Islam dgn Nabi dan Rasul teladan bergelar Terpuji.
Risman Rachman @atjeh01
11. Skrg mari kita periksa ketikan kita atas sejarah Aceh. Kita sdh mengetik ragam kekaguman kita pd masa lalu Aceh.
Risman Rachman @atjeh01
12. Sebuah sejarah yg menunjukkan hubungan kontak sosial, politik, dan dagang dgn berbagai negara lain, yg non Islam.
Risman Rachman @atjeh01
13. Kita juga msh bs membaca para sejarawan melukiskan betapa kosmopolitannya ibukota Aceh, yaitu Banda Aceh.
Risman Rachman @atjeh01
13. Msh ingat surat Ratu Inggris kpd Raja Aceh? Betapa mesranya kepala suratnya: "Kepada Saudara Hamba, Raja.Aceh..."
Risman Rachman @atjeh01
14. Kemesraan itu hingga lahir Perpetual Friendship Treaty antara Inggris dan Aceh di abad ke 17 dan diperbaharui di tahun 1811.
Risman Rachman @atjeh01
15. Itu satu contoh. Juga ada hub dgn perancis, belanda, juga cina. Ini maknanya scr budaya Aceh bukan Negeri Terlarang atau tertutup
Risman Rachman @atjeh01
16. Yg dilawan oleh Aceh adlh perilaku politik penjajah itu yg merampas, dan menjajah Aceh. Dlm budaya Aceh "poh peurago."
Risman Rachman @atjeh01
17. Coba juga periksa catatan terusirnya orang china di Aceh. Apa itu krn sentimen keacehan, keagamaan atau krn sentimen politik?
Risman Rachman @atjeh01
18. Saya berani pastikan itu semata krn sentimen politik dan juga sentimen dagang, yg membawa agama.
Risman Rachman @atjeh01
19. Saya juga msh percaya adab kita terhadap relasi lelaki dan perempuan kini bukan genuinnya kultur Aceh apalagi corak keislaman orang Aceh
Risman Rachman @atjeh01
20. Saya mencium semua ini bagian dr agenda setting ekonomi u membuat Aceh mjd negeri terasing dan mjd pasar eklusif u produk politik.
Risman Rachman @atjeh01
21. Daerah Aceh, tanoh lon sayang nibak tempat nyan, lon udep matee Demikian, terimakasih. Saleum peACEHeart jelang #10thDamaiAceh

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.