0

Pada hari kesebelas pencarian korban dan pesawat AirAsia QZ 8501, awak media dikejutkan dengan kedatangan jenazah korban ke-40 di Rumah Sakit Sultan Imanuddin (RSSI) Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah.

Keterkejutan semakin bertambah, setelah mengetahui jenazah yang baru tiba tersebut, agak berbeda dengan puluhan jenazah sebelumnya.

Jika puluhan jenazah yang ditemukan hingga hari kesepuluh, kondisinya rata-rata sangat memprihatinkan karena telah membusuk dan sebagian di antaranya ada yang tidak utuh lagi. Maka jenazah yang baru dibawa ke Pangkalan Bun menggunakan helikopter tersebut, kondisinya masih lengkap.

Keberadaan jenazah yang masih utuh, tentu bisa disebabkan hal-hal yang bersifat alamiah, namun bukan mustahil merupakan bentuk pemeliharaan dari ALLAH kepada hamba-hambanya, sebagaimana terpeliharanya jasad syuhada perang uhud.

Berikut adalah sebagian dari kaset pembicaraan Dr Thariq As-Suwaidan tentang peristiwa tersebut:

“Syaikh Mahmud Ash-Shawaf telah menyampaikan kepada kami bahwa dia adalah salah seorang yang diundang daripada kalangan ulama besar untuk pemakaman semula para sahabat yang gugur syahid di perang Uhud di kompleks kuburan syuhada Uhud, yaitu sebuah kawasan perkuburan yang terkenal.

Karena dilanda banjir, maka sebagian jasadnya timbul ke permukaan. Para ulama diundang untuk menguburkan kembali para sahabat tersebut. Ia berkata, ”Di antara orang yang aku kuburkan adalah Hamzah ra, badannya besar, kedua telinga dan hidungnya terpotong, perutnya terbelah, dia meletakkan tangannya di atas perutnya... "

Sumber : http://wp.me/pPmCF-1D5

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.
Login and hide ads.