0
Sang Guru @GuruSocrates
1. Eng ing eeng … Ketika menerima info Raden Nuh akan ditangkap pada 28 Okt 2014 lalu, rasanya sulit mempercayai info itu. Kenapa?
Sang Guru @GuruSocrates
2. Karena, selama menjalankan tugasnya hampir 4 thn Raden Nuh selalu dijaga polisi. Juga ketika ada percobaan pembunuhan, polda yg amankan
Sang Guru @GuruSocrates
3. Percobaan pembunuhan tdhp Raden, terakhir terjadi di lap golf driving range Senayan, petugas2 Polda dipimpin Kompol Budi amankan Raden
Sang Guru @GuruSocrates
4. Juga ketika ada info intelijen, kantor Raden Nuh di Tebet akan dilempar granat, 2 petugas Polres Jakarta Barat datang infokan dan amankan
Sang Guru @GuruSocrates
5. Juga saat ada rencana pembunuhan thdp. Raden Nuh oleh sekelompok pembunuh bayaran dari luar kota, Resmob Polda. Metro Jaya yg bertindak
Sang Guru @GuruSocrates
6. Intinya, Polda Metro Jaya selama ini bertindak protectif thdp Raden Nuh karena tugas2nya yang berisiko tinggi dan kerap mendapat ancaman
Sang Guru @GuruSocrates
7. Di samping itu, aktifitas yg dikerjakan Raden Nuh selama ini terkait langsung & tdk langsung dgn penugasan dari negara, termasuk Polri
Sang Guru @GuruSocrates
8. Sedikitnya 4 penugasan langsung Kapolri pernah dipercayakan kepada Raden Nuh. Alhamdulillah ke 4 tugas itu tuntas dan sukses. @mabespolri
Sang Guru @GuruSocrates
9. Demikian jg penugasan dari institusi lain, termasuk dari pimpinan tertinggi yg disampaikan via pejabat yg berwenang. Alhamdulilah sukses
Sang Guru @GuruSocrates
10. Raden Nuh masih ingat ketika ia ditawarkan jabatan setingkat menteri tapi ia tolak secara halus krna lebih memilih menjadi ‘hantu’.
Sang Guru @GuruSocrates
11. “Mas, negara utang banyak jasa pada anda” demikian kurang lebih ucapan seorang petinggi republik ini kepada Raden Nuh, sekitar Mei 2014
Sang Guru @GuruSocrates
12. Juga ketika ada kunjungan kenegaraan terakhir ke Eropa dan AS, Raden Nuh ditawarkan utk ikut serta. Namun, ditolaknya scra halus
Sang Guru @GuruSocrates
13. Sebab itu, Raden Nuh tdk percaya ketika disebutkan ia akan ditangkap petugas Polda. Metro Jaya. Bukankah Polri mitra kerjanya lbh 3 thn
Sang Guru @GuruSocrates
14. Apalagi Raden Nuh merasa tdk pernah melakukan kejahatan. Sehingga wajar timbul keheranan knp bisa ada perintah penangkapan thdp dirinya
Sang Guru @GuruSocrates
15. Info penangkapan Raden sdh diketahui 28 Okt 2014 via senior2nya. Krn ga tahu apa yg disangkakan, Raden Nuh diperintah utk menghadapinya
Sang Guru @GuruSocrates
16. Perintah itu tegas :”Hadapi dan jangan pergi jauh2. Tunggu di kantor atau depan kantor. Kita akan cari apa dibalik semua ini”
Sang Guru @GuruSocrates
17. Ketika penangkapan terjadi, salah satu perwira polda yg menangkap, tahu siapa Raden karena pernah menangani ‘urusan’ Raden tahun lalu”
Sang Guru @GuruSocrates
18. Ketika ditangkap, pihak polda tak dapat tunjukan bukti permulaan dan tak berikan surat penangkapan pada keluarga.
Sang Guru @GuruSocrates
19. Ketika diperiksa, juga tak jelas apa yang dituduhkan kepada Raden Nuh. Yg banyak ditanya soal pencucian uang. Pidana asalnya ga jelas
Sang Guru @GuruSocrates
20. Baru bbrp hari, setelah dijdkan TSK dan ditahan, Raden Nuh baru tahu, dia ditangkap trkait laporan Abdul Satar thdp Koes Hardjono
Sang Guru @GuruSocrates
21. Jadi, ternyata ada laporan dari Abdul Satar ke Polda bahwa Koes Hardjono dituduh melakukan pengancaman dan pemerasan thdp abdul satar
Sang Guru @GuruSocrates
22. Menurut Satar, Koes Hardjono, staf Raden yg sdh dipecat 1 Sept 2014 krn penggelapan, ‘pernah memeras abdul satar’ pada 22-25 Agust 14
Sang Guru @GuruSocrates
23. Bgmn Koes Hardjono memeras Abdul Satar, dimana, dalam hal apa dll, tidak diketahui Raden Nuh. Pokoknya Koes Hardjono mengaku memeras
Sang Guru @GuruSocrates
24. Setelah Koes Hardjono ditangkap dan dijadikan tersangka, Koes Hardjono “mengaku pernah memeras Abdul Satar atas perintah Raden Nuh”
Load Remaining (32)
Login and hide ads.